Wagub Emil Ajak Masyarakat Lestarikan Batik, Pengrajin Daerah Diberi Ruang Lebih Besar

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghadiri Puncak Peringatan Hari Batik Nasional 2026 di Monumen Kapal Selam (Monkasel) Surabaya. (dok. Humas Pemprov)

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghadiri Puncak Peringatan Hari Batik Nasional 2026 di Monumen Kapal Selam (Monkasel) Surabaya. (dok. Humas Pemprov)

Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak masyarakat terus melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia. Ia juga mendorong agar para pengrajin mendapat ruang lebih luas untuk mengembangkan dan memperkenalkan karya mereka.

Hal itu disampaikan Emil saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Batik Nasional 2026 di Monumen Kapal Selam (Monkasel) Surabaya, Jumat (2/10/2026) malam.

Emil mengatakan batik tidak lahir dari satu daerah atau kelompok tertentu. Menurutnya, batik berkembang dari kreativitas para pengrajin di berbagai daerah di Indonesia.

“Bagi kita yang menjadi generasi penerus, kita harus terus semangat untuk melestarikan batik. Batik ini adalah karya dari seluruh pengrajin batik dari Sabang sampai Merauke. Mereka semua berhak untuk diapresiasi karyanya,” kata Emil dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).

Menurut Emil, melestarikan batik tidak cukup hanya dengan mengenakannya pada momentum tertentu. Masyarakat juga perlu mengenal, menggunakan, dan menghargai karya para pengrajin yang menjaga keberlangsungan batik dari generasi ke generasi.

Ia menilai pemberian ruang yang lebih luas kepada pengrajin dapat membuka kesempatan bagi batik untuk terus berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan akar budayanya.

“Jadi bukan hanya batiknya yang kita lestarikan, tetapi juga orang-orang yang membuat batik itu sendiri. Mereka harus mendapatkan ruang untuk berkarya, berinovasi dan memperkenalkan hasil karyanya kepada masyarakat,” ujarnya.

Emil mengatakan perkembangan batik menunjukkan bahwa warisan budaya dapat terus hidup ketika mampu beradaptasi dengan kebutuhan dan selera masyarakat. Karena itu, generasi muda dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberadaan batik.

“Batik harus terus hidup. Salah satu caranya adalah bagaimana kita memberikan kesempatan kepada para pengrajin untuk terus berkarya dan bagaimana masyarakat ikut menggunakan serta menghargai karya mereka,” katanya.

BACA JUGA  Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis

Ia berharap peringatan Hari Batik Nasional tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut diharapkan dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap batik sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap para pengrajinnya.

“Semangatnya adalah bagaimana warisan budaya ini terus kita jaga, tetapi pada saat yang sama para pengrajinnya juga mendapatkan manfaat dan ruang yang semakin luas,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Bidang Usaha Dekranas Metty Herindra, Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Ketua Dekranasda Kota Surabaya Rini Heri Cahyadi, para ketua Dekranasda kabupaten/kota se-Jatim, serta sejumlah perwakilan daerah dari berbagai wilayah Indonesia.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis
Sambut Hari Jadi Jatim ke-81, Gubernur Khofifah Hadirkan Servis Gratis 8.100 Motor
Pansus DPRD Sidoarjo Kaji Aturan Sound Horeg, Visual hingga Aktivitas Pertunjukan Disorot
Komisi C DPRD Sidoarjo Bongkar Masalah 411 PSU, Developer Hilang hingga Siteplan Tak Ada
Komisi D DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Pesantren, Ada 3 Bidang yang Difasilitasi
Grahadi Bergemuruh! Wagub Emil dan Ribuan Warga Rayakan Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Peringatan HUT ke-81 TNI, Gubernur Khofifah Apresiasi Pengabdian Prajurit Jaga Kedaulatan
Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Khataman Al-Qur’an dan Santuni 81 Anak Yatim
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Sambut Hari Jadi Jatim ke-81, Gubernur Khofifah Hadirkan Servis Gratis 8.100 Motor

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Pansus DPRD Sidoarjo Kaji Aturan Sound Horeg, Visual hingga Aktivitas Pertunjukan Disorot

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Komisi C DPRD Sidoarjo Bongkar Masalah 411 PSU, Developer Hilang hingga Siteplan Tak Ada

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:21 WIB

Komisi D DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Pesantren, Ada 3 Bidang yang Difasilitasi

Berita Terbaru

Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis

Kamis, 8 Okt 2026 - 11:42 WIB

Sambut Hari Jadi Jatim ke-81, Gubernur Khofifah Hadirkan Servis Gratis 8.100 Motor. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut Hari Jadi Jatim ke-81, Gubernur Khofifah Hadirkan Servis Gratis 8.100 Motor

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:11 WIB

WhatsApp