Transformasi Layanan Kesehatan, Gubernur Khofifah Luncurkan Grand Paviliun RSSA Malang

- Publisher

Kamis, 23 April 2026 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Grand Paviliun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Saiful Anwar (RSSA) Provinsi Jawa Timur di Kota Malang. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Grand Paviliun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Saiful Anwar (RSSA) Provinsi Jawa Timur di Kota Malang. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Malang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Grand Paviliun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Saiful Anwar (RSSA) Provinsi Jawa Timur di Kota Malang, Rabu (22/4/2026).

Turut mendampingi, Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, serta Direktur RSSA Mochamad Bachtiar Budianto.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kehadiran Grand Paviliun merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas layanan kesehatan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis berkualitas tinggi di dalam negeri.

Gedung Grand Paviliun terdiri dari tujuh lantai dengan luas sekitar 15.000 meter persegi. Pembangunannya menelan investasi hampir Rp150 miliar yang seluruhnya bersumber dari pendapatan mandiri RSSA, tanpa menggunakan dana APBD maupun APBN.

Saat ini, fasilitas tersebut dilengkapi 77 tempat tidur serta didukung 202 tenaga medis, yang terdiri dari 61 dokter spesialis dan 141 dokter subspesialis/konsultan.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa Grand Paviliun diproyeksikan untuk melayani segmen masyarakat menengah ke atas (middle-up), sehingga diharapkan mampu menjadi alternatif layanan kesehatan berkualitas tanpa harus berobat ke luar negeri.

“Kalau boleh saya menyebut ini diproyeksikan untuk kelas middle up ya. Jadi harus dilayani semua lini dengan kualitas tertentu. Kalau kita tidak menyiapkan pasti mereka akan mencari sampai ke luar negeri kan,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/4/2026).

Gubernur Khofifah melanjutkan, Grand Paviliun RSSA mengusung konsep one stop service yang terintegrasi. Fasilitas ini dilengkapi ruang perawatan modern, ruang operasi terpadu, serta layanan farmasi dalam satu gedung. Sistem tersebut memungkinkan pasien mendapatkan layanan medis secara efisien tanpa perlu berpindah lokasi.

Dengan sistem ini, pasien yang membutuhkan tindakan operasi tidak perlu lagi dipindahkan antar gedung, sehingga proses penanganan medis menjadi jauh lebih efisien dan nyaman.

“InsyaAllah ini integrated system yang sudah disiapkan di Grand Paviliun ini. Selain itu, RSUD Dr. Saiful Anwar juga sudah menjadi top reference untuk lab terintegrasi dari banyak rumah sakit baik dari dalam dan luar Jawa Timur,” imbuhnya.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp 1 Triliun Saat Pimpin Misi Dagang Jatim-Riau

Tidak hanya keberadaan Grand Paviliun, Khofifah menyampaikan, RSSA tercatat sebagai salah satu Rumah Sakit tipe A yang unggul akan laboratorium terintegrasinya. Ditambah dengan fasilitas premium yang dimiliki Grand Paviliun, ia optimistis bahwa RSSA mampu menjadi opsi bagi masyarakat menengah ke atas, tanpa harus pergi ke luar negeri.

“Makanya tadi saya sampaikan bahwa tidak usah ke Singapura, tidak usah ke Malaysia ke sini saja, ke Grand Paviliun RSUD Dr. Syaiful Anwar,” ajaknya.

Di sisi lain, Khofifah juga mendorong seluruh rumah sakit di bawah naungan Pemprov Jawa Timur untuk terus melakukan inovasi, khususnya dalam tata kelola pengadaan alat kesehatan dan obat obatan melalui sistem konsolidasi.

Menurutnya, sistem tersebut terbukti mampu meningkatkan efisiensi, menekan biaya pengadaan, serta menjamin ketersediaan alat kesehatan dan obat-obatan, bahkan melalui kerja sama lintas provinsi.

“Artinya efisiensi untuk semua kebutuhan rumah sakit itu kita lakukan tidak hanya untuk rumah sakit di Jawa Timur tapi juga bersama rumah sakit yang lain dari berbagai provinsi. Sehingga bisa terkontrol harganya dan jaminan bahwa ketersediaan itu bisa dijamin oleh pihak penyedia,” tutur Khofifah.

Gubernur Khofifah berharap, peresmian Grand Paviliun ini menjadi tonggak penting dalam transformasi layanan kesehatan di Jawa Timur menuju sistem yang lebih profesional, efisien, dan berdaya saing global.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemprov Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya di wilayah Malang Raya.

Wahyu pun berharap kehadiran Grand Paviliun dapat meningkatkan kapasitas pelayanan sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat.

“Keberadaan Grand Paviliun ini diharapkan mampu menjadi penopang dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Dengan layanan yang lebih representatif, modern dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan pasien,” ungkapnya.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Perkuat Pengendalian Inflasi Lewat Pasar Murah dan Dorong UMKM di Desa Bulukandang Pasuruan

“Grand Paviliun ini menjadi bagian penting yang memperkuat peran RSSA sebagai rumah sakit dengan dukungan yang semakin memadai dan berkualitas,” tambahnya optimis.

Senada dengan itu, Direktur RSSA Mochamad Bachtiar Budianto menyebut pembangunan Grand Paviliun sebagai tonggak penting dalam pengembangan layanan rumah sakit yang modern dan berkelanjutan.

Menurutnya, fasilitas ini juga menjadi bagian dari strategi diversifikasi layanan guna mendukung keberlanjutan operasional rumah sakit.

“Kehadiran Gedung Grand Paviliun ini menjadi strategi diverfifikasi layanan yang diharapkan mampu memberi kontribusi pendapatan yang berkelanjutan bagi operasional dan rumah sakit,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, pendirian Grand Paviliun juga sejalan dengan cita-cita besar Gubernur Khofifah dalam mewujudkan Jatim World Class Hospital Collaboration. Dimana rumah sakit di Jatim bisa setara dengan kualitas pelayanan internasional.

Sejak mulai beroperasi pada 2025, Grand Paviliun telah mencatatkan 13.906 kunjungan klinik dan 2.356 kunjungan rawat inap. Selain itu, tiga ruang operasi yang mulai beroperasi sejak Februari telah melayani puluhan tindakan medis.

“Tentu RSSA akan terus menjunjung tinggi nilai kesetaraan dan keadilan tanpa diskriminasi. Kami berkomitmen untuk terus menjalankan Sedekah Pelayanan sesuai arahan Ibu Gubernur,” tegas Bachtiar.

Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah juga meninjau sejumlah fasilitas unggulan RSSA, antara lain laboratorium sentral, instalasi radiologi dengan MRI 1.5 Tesla, ruang operasi, ICU, hingga ruang rawat inap VVIP.

Khusus laboratorium sentral RSSA, telah dilengkapi sistem robotik otomatis yang mampu mendeteksi bakteri dan virus secara cepat, akurat, dan sangat aman. Ini adalah satu dari sedikit fasilitas laboratorium rujukan terbaik yang ada di Jawa Timur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Bangga RSUD Dr. Soetomo Jadi Rumah Sakit Terbaik Nasional Versi SCImago 2026
Pemadaman Listrik di Jatim Jadi Sorotan, Puguh DPRD Minta Rumah Sakit Diprioritaskan
Puguh Wiji Pamungkas Raih Maklumat Award 2026, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Akses Kesehatan Warga Jatim
Surabaya Temukan 4.191 Kasus TBC, Lilik Hendarwati Minta Warga Tidak Panik
Dokter Benjamin DPRD Jatim Prihatin, 7.129 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Sidoarjo dalam Tiga Bulan
Kasus HIV/AIDS Sidoarjo Naik Signifikan, Ketua Komisi D DPRD Dorong Pemetaan Wilayah Rawan dan Skrining Massal
KRIS BPJS Jadi Perhatian Publik, Suli Da’im Minta Warga Tidak Cemas Soal Iuran dan Hak Pelayanan
Ancaman Hantavirus di Jawa Timur Kian Serius, dr. Benjamin DPRD Ungkap Dua Profil Mematikan

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 22:37 WIB

Gubernur Khofifah Bangga RSUD Dr. Soetomo Jadi Rumah Sakit Terbaik Nasional Versi SCImago 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:49 WIB

Pemadaman Listrik di Jatim Jadi Sorotan, Puguh DPRD Minta Rumah Sakit Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:37 WIB

Puguh Wiji Pamungkas Raih Maklumat Award 2026, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Akses Kesehatan Warga Jatim

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:05 WIB

Surabaya Temukan 4.191 Kasus TBC, Lilik Hendarwati Minta Warga Tidak Panik

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:18 WIB

Dokter Benjamin DPRD Jatim Prihatin, 7.129 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Sidoarjo dalam Tiga Bulan

Berita Terbaru