Resmikan Graha Nusantara SMAN 2 Surabaya, Gubernur Khofifah: Bukti Kuatnya Peran Alumni

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Graha Nusantara di SMA Negeri 2 Surabaya. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Graha Nusantara di SMA Negeri 2 Surabaya. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Graha Nusantara di SMA Negeri 2 Surabaya, Senin (1/6/2026). Turut mendampingi peresmian tersebut Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno, Ketua IKASMADABAYA Nora Lelyana dan Kepala Sekolah SMAN 2 Surabaya Titik Hariani,

Gubernur Khofifah berharap, fasilitas yang merupakan hasil gotong royong dari para alumni SMADA ini nantinya akan mampu menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih modern, adaptif, dan representatif bagi seluruh warga sekolah di SMAN 2 Surabaya.

Terlebih, peresmian yang bertepatan dengan momentum peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 ini juga diharapkan menjadi simbol penguatan bangsa yang merajut keberagaman dalam semangat Harmonious Partnership yang berlandaskan Pancasila sebagai perekat utamanya.

“Hari ini adalah hari yang akan membangun penguatan kita sebagai sebuah bangsa. Alumni SMADA yang sekarang beraktivitas mengabdikan diri dari berbagai profesi di berbagai sektor. Hari ini hatinya merah putih, pikirannya merah putih dan gerakannya juga merah putih. SMADA luar biasa kontribusinya,” ucap Gubernur Khofifah dalam keterangannnya, Selasa (3/6/2026).

Tidak hanya itu, kehadiran Graha Nusantara SMADA dianggap sebagai bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, sekolah, komite, orang tua hingga para alumni terus tumbuh subur dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Jawa Timur.

“Ini jadi simbol komitmen bersama dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang semakin berkualitas dan mampu menjawab tantangan masa depan. Pertemuan ini menjadi bagian dari pertemuan yang tidak sekedar gagasan, tetapi menjadi bagian dari penguatan kebangsaan,” ucapnya Khofifah optimis.

Gubernur Khofifah juga mengingatkan nilai historis SMADA yang merupakan salah satu sekolah yang secara historis sangat kuat karena Proklamator RI Bung Karno pernah sekolah disini dan pejuang kemerdekaan pernah bermarkas disini..

BACA JUGA  Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional

Selain itu sangat banyak alumni SMADA yang sukses menduduki posisi penting di berbagai bidang di Indonesia. Hal ini disebutnya patut menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi para siswa.

“Presiden RI pertama Bung Karno tercatat pernah ditempa di lingkungan SMADA. Secara nasab pemikiran, beliau meyakini ada aliran kekuatan terhadap karakter dan nilai kebangsaan bagi ikatan alumni dan siswa yang sedang belajar dalam mengawal  perjalanan bangsa Indonesia ke depan,” jelasnya.

Gubernur Khofifah mengajak seluruh pihak untuk terus bergandengan tangan dalam menjaga dedikasi bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Segala bentuk kontribusi yang diberikan dalam pembangunan fasilitas ini diharapkan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat.

“Ketika panjenengan sudah menyatukan dan bergandengan tangan, menguatkan semangat, sesungguhnya SMADA telah memberikan dedikasi dari kontribusi untuk masyarakat bangsa negara,” pesannya.

Gubernur Khofifah menyampaikan rencana program revitalisasi 15 ruang kelas di SMAN 2 Surabaya pada bulan Juni mendatang. Pemprov Jatim rencananya akan menggelontorkan dana sebesar Rp1,5 Miliar sedangkan dari Kemendikti RI sekitar Rp781 juta yang diharapkan akan terus berkembang.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa ruang kelas bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang untuk membangun harapan dan penguatan tumbuh kembang para siswa.

“Ruang kelas itu adalah bagian dari penguatan bagaimana tumbuh kembang anak-anak terbangun. Semangat mereka untuk terus bertumbuh berkembang lebih baik dan lebih baik lagi,” kata Khofifah.

Melalui langkah revitalisasi yang dilakukan Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah berharap agar nantinya dapat sejalan dengan program pemerintah pusat dalam menyambut Indonesia Emas 2045 mendatang. Pada 2035 mendatang telah masuk pada bonus demografi, sehingga ia meyakini perlu upaya memberseiringi kebutuhan akan SDM bagi keberlangsungan sebuah bangsa.

BACA JUGA  Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Cita-cita tersebut juga didorong dengan prestasi Jawa Timur dalam dunia pendidikan nasional. Terbukti Jatim berhasil memiliki capaian tertinggi selama 7 kali berturut-turut untuk penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi negeri, baik jalur tanpa tes pada Maret lalu maupun jalur tes.

“Saat nantinya Indonesia Emas 2045, Insya Allah yang mendapatkan posisi pos strategis di negeri ini sebagian besar  adalah anak-anak Jawa Timur. Kita ingin menyiapkan Jawa Timur Juara, pantas menjadi juara dan memang kita sudah jadi juara,” pungkas Gubernur Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Khofifah menyerahkan Bantuan Biaya Pendidikan Kepada 10 orang Murid Berprestasi Dari Keluarga Kurang Mampu. Kesepuluh orang murid dari berbagi kelas tersebut menerima bantuan masing-masing senilai Rp 1 juta.

Sementara itu, Ketua IKASMADABAYA Nora Lelyana menegaskan bahwa pembangunan dan renovasi Graha Nusantara sepenuhnya bersumber dari hasil gotong royong para alumni SMAN 2 Surabaya dari berbagai tahun.

Dimulai perencanaan pada Oktober 2024 yang dilanjut peletakan batu pertama pada 9 Februari 2025, renovasi dan pembangunan Graha Nusantara menelan biaya mencapai Rp 3 Miliar.

“Pembangunan Graha Nusantara ini murni dari Gotong Royong dari lara alumni yang diharapkan bisa menjadi sebagai sebuah legacy. Dari yang berkapasitas 150 orang telah menjadi 400 orang dengan posisi teater,” jelasnya.

“Graha Nusantara ini dibangun dengan rasa cinta dan keikhlasan para alumni dan donatur. Ketika semua bergandengan tangan bisa membuat harapan menjadi kenyataan,” ucap Nora Lelyana.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi
Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional
Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB
DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif
Wacana Siswa Tidak Naik Kelas, Puguh DPRD Jatim Soroti Kesenjangan Fasilitas Pendidikan
Dukung Transformasi Pendidikan, UNESA Latih Guru Akuntansi Manfaatkan Platform Wayground
Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SMA-SMK dan SLB
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:00 WIB

DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:48 WIB

DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp