Surabaya – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Sabtu (4/4/2026). Agenda ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan strategi politik partai ke depan di tingkat daerah.
Jelang Muscab tersebut mendapat respons dari berbagai pihak, salah satunya Ketua Umum DPP Lira Disability Care (LDC) Abdul Majid. Ia menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya Muscab PKB Sidoarjo 2026, sekaligus menitipkan harapan besar terhadap kepemimpinan yang akan terpilih.
Majid menekankan pentingnya perhatian terhadap isu disabilitas dalam kepemimpinan PKB Sidoarjo ke depan. Menurutnya, siapapun yang terpilih sebagai Ketua DPC PKB Sidoarjo diharapkan mampu memperkuat dukungan terhadap kelompok disabilitas yang selama ini sudah mulai berjalan di daerah tersebut.
“Siapapun pemimpin terpilih nanti, saya berharap bisa lebih mendukung isu disabilitas. Saat ini, perhatian terhadap disabilitas di Kabupaten Sidoarjo sudah mulai berjalan, sehingga ke depan perlu dioptimalkan melalui peran Partai Politik,” ujar Majid kepada Digitaljatim.com, Jumat (3/4/2026).
Ia juga berharap para calon ketua memiliki visi dan misi yang secara jelas memasukkan isu disabilitas sebagai bagian dari program kerja politik.
“Hal itu dinilai penting agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” imbuh Majid.
Menurut Majid, implementasi visi tersebut bisa dilakukan melalui kerja-kerja politik kader PKB, baik di legislatif maupun di tingkat akar rumput. Ia pun mendorong agar kader partai turut aktif melakukan advokasi terhadap disabilitas di Sidoarjo.
“Visi dan misi itu harus diwujudkan dalam program nyata. Kader di legislatif maupun relawan di akar rumput perlu terlibat langsung dalam advokasi isu disabilitas di Sidoarjo,” tegas Ketua Koalisi Disabilitas Kabupaten Sidoarjo.
Lebih lanjut, Majid menilai posisi PKB yang memiliki kekuatan signifikan di parlemen daerah menjadi peluang besar untuk mendorong kebijakan pro-disabilitas. Salah satu yang didorong adalah berhasil pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang disabilitas di Kabupaten Sidoarjo.
“Dengan dukungan mayoritas kursi di parlemen, ini menjadi langkah positif untuk mendorong lahirnya Perda Disabilitas di Sidoarjo,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor : Yoyok












