Sidoarjo – Kebersamaan Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi perhatian publik. Dalam kegiatan yang mengusung tema “Sidoarjo Bergerak Menuju ASRI”, keduanya tampak kompak menanam pohon pucuk merah bersama.
Momen tersebut dinilai sejumlah pihak sebagai simbol harmonisasi kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya disampaikan Pengamat Politik Sidoarjo, Nanang Haromain.
Nanang menilai pemilihan tanaman pucuk merah memiliki makna filosofis yang menarik. Menurutnya, karakter tanaman tersebut dapat dimaknai sebagai proses pendewasaan dalam kehidupan maupun kepemimpinan.
“Sebuah pilihan tanaman yang menarik. Sebab pucuk merah mengajarkan bahwa yang muda dan menyala pada akhirnya harus belajar menjadi hijau, lebih tenang, lebih teduh, dan lebih dewasa,” kata Nanang, Jumat (12/6/2026).
Ia mengatakan, kebersamaan Bupati Subandi dan Wabup Mimik dalam kegiatan lingkungan hidup itu dapat dimaknai sebagai pesan positif bagi masyarakat.
“Terlebih, keduanya terlihat menanam pohon secara bersama-sama di tengah semangat menjaga kelestarian lingkungan,” jelas Nanang.
Nanang mengaku tidak ingin berspekulasi terkait makna politik di balik momen tersebut. Namun, ia menilai kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama selalu memberikan pesan tersendiri.
“Entah ini sekadar agenda seremonial atau semesta sedang menyampaikan pesan halus. Yang jelas, pohon yang ditanam bersama biasanya lebih mudah tumbuh daripada ego yang terus dipelihara,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Yoyok
Sumber Berita: digitaljatim.com












