Peringati Hari Perempuan Internasional 2026, Gubernur Khofifah Tekankan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan

Belum ada data penulis & editor

- Author

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Bertepatan dengan peringatan Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day) 2026, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya penguatan perlindungan serta pemberdayaan perempuan agar dapat berperan lebih optimal dalam pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan, terlebih dengan komposisi jumlah penduduk perempuan di Jawa Timur yang sangat signifikan.

“Jumlah penduduk Jawa Timur pada semester 2 tahun 2025 mencapai 42.226.212 jiwa dengan rasio perempuan sekitar 50,15 persen atau 21.179.156 jiwa. Ini menjadi kekuatan besar sekaligus tantangan dalam pembangunan daerah,” ujar Gubernur Khofifah di Surabaya, Minggu (8/3/2026).

Khofifah menjelaskan, berbagai indikator pembangunan gender di Jawa Timur menunjukkan tren yang positif. Indeks Pembangunan Gender (IPG) Jawa Timur tahun 2024 tercatat sebesar 92,19, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang mencapai 91,85. Sementara itu, Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Jawa Timur juga menunjukkan perbaikan signifikan, yakni turun menjadi 0,347 pada tahun 2024 dari sebelumnya 0,423 pada tahun 2023.

“Angka ini berada di bawah rata-rata IKG nasional sebesar 0,421 dan menempatkan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan tingkat ketimpangan gender terendah di Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, keterwakilan perempuan di lembaga legislatif Jawa Timur saat ini telah mencapai sekitar 20 persen, sementara partisipasi perempuan dalam angkatan kerja tercatat sebesar 60,64 persen. Meski demikian, Khofifah menegaskan bahwa berbagai tantangan masih perlu dihadapi bersama, seperti kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, pernikahan anak, serta persoalan stunting.

“Peningkatan kualitas hidup perempuan harus terus menjadi perhatian bersama. Karena perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga pelaku utama pembangunan,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat berbagai kebijakan perlindungan perempuan antara lain melalui penguatan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) serta Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) di berbagai daerah. Menurut Khofifah, langkah tersebut penting untuk memastikan perempuan mendapatkan perlindungan, dukungan, serta kesempatan yang setara dalam berbagai aspek kehidupan.

BACA JUGA  DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

“Hari Perempuan Internasional sendiri diperingati setiap tanggal 8 Maret sebagai momentum global untuk menyoroti perjuangan perempuan dan pentingnya kesetaraan gender,” katanya.

Mengutip laman resmi UN Women, tema Hari Perempuan Internasional tahun 2026 adalah “Rights. Justice. Action. For All Women and Girls. (Hak, Keadilan, Aksi. Untuk Semua Perempuan dan Anak Perempuan).” Tema ini menekankan pentingnya pemenuhan hak, keadilan, serta aksi nyata untuk seluruh perempuan dan anak perempuan di berbagai bidang kehidupan.

Dalam pesan globalnya, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa António Guterres menyebut bahwa hingga saat ini perempuan di dunia baru menikmati sekitar 64 persen dari hak hukum yang dimiliki laki-laki. Berbagai bentuk diskriminasi hukum masih terjadi di berbagai negara, mulai dari pembatasan hak kepemilikan properti, akses pekerjaan, hingga perlindungan hukum terhadap kekerasan dalam rumah tangga.

Karena itu, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa perjuangan kesetaraan gender harus terus diperkuat melalui kebijakan yang inklusif serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Momentum Hari Perempuan Internasional harus menjadi pengingat bahwa kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan perempuan dan anak mendapatkan hak, perlindungan, kesempatan, dan ruang yang adil dalam pembangunan,” tuturnya.

Khofifah berharap perempuan Jawa Timur dapat terus meningkatkan kapasitas, berdaya secara ekonomi, serta berkontribusi aktif dalam membangun masyarakat yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan.

“Perempuan adalah pilar penting dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa. Ketika perempuan maju dan berdaya, maka bangsa ini juga akan semakin kuat,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan
Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan
DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan
Wagub Emil Bertemu Dubes Austria, Kerja Sama Ekonomi hingga Budaya Jadi Sorotan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp