Pemkab Sidoarjo Targetkan Penlok Flyover Gedangan Rampung 20 Oktober 2026

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Sidoarjo Targetkan Penlok Flyover Gedangan Rampung 20 Oktober 2026. (Dok. Syaiful)

Pemkab Sidoarjo Targetkan Penlok Flyover Gedangan Rampung 20 Oktober 2026. (Dok. Syaiful)

Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menargetkan penetapan lokasi (penlok) pembangunan flyover Gedangan rampung pada 20 Oktober 2026. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses pengadaan lahan guna mengatasi kemacetan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Target tersebut disampaikan Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo, Ainur Rahman, dalam konsultasi publik rencana pembangunan flyover Gedangan di Kantor Kecamatan Gedangan, Sabtu (10/10/2026) malam.

Ainur mengatakan, Pemkab Sidoarjo mengubah metode pengadaan lahan dari pengadaan langsung menjadi metode pentahapan. Perubahan itu dilakukan setelah pihaknya berkonsultasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Langkah itu diambil untuk meminimalkan potensi persoalan hukum dan kendala dalam pelaksanaan proyek di kemudian hari,” ujarnya.

Setelah penetapan lokasi rampung, proses pengadaan lahan akan dilanjutkan dengan penilaian harga tanah atau appraisal oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Penetapan lokasi ditargetkan selesai pada 20 Oktober. Setelah itu, proses selanjutnya akan ditangani BPN,” jelasnya.

Dari sisi anggaran, Ainur menyebut Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan dana untuk pembebasan lahan. Namun, kebutuhan anggaran berpotensi meningkat seiring bertambahnya luas lahan yang diperlukan untuk pembangunan flyover tersebut.

Menurutnya, luas lahan yang semula diperkirakan sekitar 14.000-16.000 meter persegi kini meningkat menjadi sekitar 62.000 meter persegi. Jika anggaran yang tersedia belum mencukupi, kekurangannya akan diusulkan dalam penganggaran 2027.

“Luas lahan yang semula diperkirakan sekitar 14.000 hingga 16.000 meter persegi kini menjadi sekitar 62.000 meter persegi. Jika anggaran yang tersedia belum mencukupi, kekurangannya akan diusulkan dalam penganggaran tahun 2027,” katanya.

Ainur menambahkan, lahan yang direncanakan untuk dibebaskan mencakup 122 bidang tanah. Sementara itu, jumlah pemilik lahan masih perlu dipastikan karena satu orang bisa memiliki lebih dari satu bidang tanah.

BACA JUGA  Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan

“Pembangunan flyover Gedangan diharapkan dapat mengurai kemacetan di kawasan tersebut sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat yang terdampak pembebasan lahan,” tambahnya.

Selain mengatasi kemacetan, Ainur menegaskan bahwa proyek ini juga berkaitan dengan pengembangan infrastruktur transportasi, termasuk Surabaya Regional Railway Line dan jalur ganda atau double track.

“Karena itu, penyelesaian tahapan pengadaan lahan menjadi salah satu langkah penting sebelum proyek berlanjut ke tahap berikutnya,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan
Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan
DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan
Wagub Emil Bertemu Dubes Austria, Kerja Sama Ekonomi hingga Budaya Jadi Sorotan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp