Nelayan Hilang di Perairan Sepulu Bangkalan Ditemukan Meninggal Dunia

- Publisher

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya melalui tim Pos SAR Sumenep melakukan Operasi SAR terhadap seorang nelayan yang diduga jatuh dari perahu saat menjaring ikan di Perairan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Madura. Korban diketahui bernama Andi Yuswandi (38), warga Dusun Pesisir, Desa Sepulu, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan.

Berdasarkan laporan, korban berangkat melaut pada Kamis (26/2) sekitar pukul 12.00 WIB untuk mencari ikan. Korban sempat kembali ke rumah, lalu kembali melaut. Namun hingga keesokan harinya, korban tak kunjung pulang.

Nelayan setempat kemudian menemukan perahu korban dalam kondisi terbalik tanpa keberadaan korban. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak terkait.

Laporan diterima Kantor SAR Surabaya pada Sabtu (28/2) pagi. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue Pos SAR Sumenep langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 08.00 WIB. Pada hari kedua operasi, Minggu (1/3) sekitar pukul 08.27 WIB, nelayan setempat menemukan korban di koordinat 6°53’32″S 113°8’36″E atau sekitar ±20 kilometer dari lokasi penemuan perahu.

Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia dan membawa jenazah ke rumah duka untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., menyampaikan operasi SAR resmi ditutup setelah korban ditemukan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR serta nelayan dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan operasi ini,” ujar Nanang.

Operasi SAR ini melibatkan Pos SAR Sumenep, BPBD Kabupaten Bangkalan, Polsek Sepulu, Koramil Sepulu, Polair Bangkalan, KUPP Telaga Biru, Poskamladu Arosbaya, PMI Kabupaten Bangkalan, serta nelayan dan masyarakat setempat.

Dengan ditutupnya operasi SAR, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

BACA JUGA  Wagub Emil Tegaskan Sensus Ekonomi Jadi Dasar Kebijakan Pemerintah yang Tepat Sasaran

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Tegaskan Sensus Ekonomi Jadi Dasar Kebijakan Pemerintah yang Tepat Sasaran
Gubernur Khofifah dan Pangdam V/Brawijaya Buka Karya Bakti TNI AD di Madura, Percepat Pemerataan Pembangunan
8.000 Massa Forkom MBG Sidoarjo Gelar Aksi Damai, Wabup Mimik Siap Teruskan Aspirasi ke Pemerintah Pusat
Diskominfo Bangkalan Apresiasi Kiprah LensaJatim.id, Harap Tetap Profesional dan Kredibel
LensaJatim.id Rayakan Hari Jadi ke-6, Santuni Anak Yatim dan Gelar Doa Bersama
Menko AHY Cek Langsung Proyek Gedung Ponpes Al Khoziny, Masjid 4 Lantai dan Asrama 850 Santri
Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Hadiri Rakernas Lajnah Wathanah JATMAN, Perempuan Tarekat Jadi Garda Ketahanan Keluarga
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Sosial Keagamaan Lewat Munas-Konbes NU 2026 di Ploso

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:53 WIB

Wagub Emil Tegaskan Sensus Ekonomi Jadi Dasar Kebijakan Pemerintah yang Tepat Sasaran

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:36 WIB

Gubernur Khofifah dan Pangdam V/Brawijaya Buka Karya Bakti TNI AD di Madura, Percepat Pemerataan Pembangunan

Senin, 29 Juni 2026 - 13:19 WIB

8.000 Massa Forkom MBG Sidoarjo Gelar Aksi Damai, Wabup Mimik Siap Teruskan Aspirasi ke Pemerintah Pusat

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:33 WIB

Diskominfo Bangkalan Apresiasi Kiprah LensaJatim.id, Harap Tetap Profesional dan Kredibel

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:25 WIB

LensaJatim.id Rayakan Hari Jadi ke-6, Santuni Anak Yatim dan Gelar Doa Bersama

Berita Terbaru