Menko AHY Cek Langsung Proyek Gedung Ponpes Al Khoziny, Masjid 4 Lantai dan Asrama 850 Santri

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama santri Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo usai meninjau pembangunan gedung. (Foto: Syaiful/DigitalJatim)

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama santri Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo usai meninjau pembangunan gedung. (Foto: Syaiful/DigitalJatim)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Sidoarjo – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau progres pembangunan kembali Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Rabu (24/6/2026) sore. Proyek yang saat ini telah mencapai lebih dari 50 persen tersebut ditargetkan rampung dalam beberapa bulan ke depan.

Dalam kunjungannya, Menko AHY didampingi Bupati Sidoarjo Subandi, jajaran Kementerian Pekerjaan Umum, Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur Dedi Irwansyah, serta Ketua Dewan Yayasan Pengasuh Ponpes Al Khoziny.

Menko AHY mengaku bangga dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar Ponpes Al Khoziny. Ia juga mengapresiasi sambutan yang diberikan pengasuh pondok dan seluruh jajaran pesantren.

Sebelum bertemu para santri, Menko AHY meninjau langsung kawasan pembangunan pesantren baru. Di lokasi tersebut sedang dibangun tiga fasilitas utama, yakni asrama santri, masjid, dan gedung pendidikan.

“Asrama yang dibangun nantinya dapat menampung sekitar 830 hingga 850 santri dari tingkat ibtidaiyah, Tsanawiyah, hingga aliyah, termasuk sebagian ustaz,” ujarnya saat konferensi pers usai tinjau tersebut.

Selain itu, masjid berlantai empat yang sedang dibangun diproyeksikan mampu menampung sekitar 1.200 jamaah. Sementara gedung pendidikan akan dilengkapi sejumlah ruang kelas yang mampu menampung sekitar 30 santri per kelas.

Menurut Menko AHY, seluruh bangunan dirancang dengan memperhatikan standar keselamatan yang ketat. Pembangunan tersebut melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum, kontraktor pelaksana, serta konsultan teknis yang terus melakukan pengawasan.

“Proses pembangunan harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya dan sesuai standar kelayakan. Tidak boleh ada pekerjaan yang dilakukan secara sembarangan,” tegas Ketua umum DPP Partai Demokrat itu.

Menko AHY menambahkan, pembangunan kembali Ponpes Al Khoziny merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih aman dan layak. Terlebih, pesantren tersebut pernah mengalami musibah yang menelan puluhan korban jiwa.

BACA JUGA  Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal

“Kita ingin membangun kembali lebih baik dari sebelumnya. Keselamatan harus menjadi prioritas, bukan hanya di Ponpes Al Khoziny, tetapi juga di seluruh pesantren dan sekolah di Indonesia,” tambahnya.

Selain bangunan utama, fasilitas pendukung seperti sanitasi dan penyediaan air bersih juga telah dipersiapkan. Menko AHY berharap lingkungan baru pesantren dapat membuat para santri lebih nyaman dalam belajar, mengaji, dan mengembangkan karakter.

Dalam kesempatan itu, Menko AHY juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah mengawal program renovasi sekitar 1.400 madrasah diberbagai daerah di Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM).

“Setiap madrasah memiliki kondisi yang berbeda, ada yang mengalami kerusakan berat maupun sedang. Semua akan kita perbaiki secara bertahap sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp