Meriah! 1.250 Undangan dari 21 Daerah Jatim Rayakan Imlek 2577 di Surabaya

- Publisher

Senin, 9 Maret 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Sekitar 1.250 undangan dari berbagai daerah di Jawa Timur menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577 yang digelar Yayasan Sosial Budi Mulia Abadi Indonesia bersama komunitas Shenyu. Acara berlangsung di Convention Hall Level 3 Grand City Convex Surabaya, Minggu (8/3/2026) siang.

Bagi komunitas ini, Imlek bukan sekadar perayaan pergantian tahun dalam kalender lunar. Momentum tersebut juga menjadi ajang menjaga tradisi yang telah berlangsung lebih dari satu abad.

Perayaan Imlek kali ini juga dirangkai dengan tradisi ulang tahun bersama. Tradisi tersebut telah diwariskan secara turun-temurun sejak awal berdirinya komunitas.

Ketua Yayasan Budi Mulia Abadi Indonesia, Yuli Puspa mengatakan tradisi tersebut sudah berlangsung sekitar 104 tahun, hampir sepanjang usia yayasan yang kini memasuki tahun ke-105.

“Tradisi ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjaga warisan budaya leluhur sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antaranggota komunitas,” kata Yuli di sela acara.

Perayaan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi anggota komunitas yang tersebar di berbagai daerah. Para undangan datang dari 21 cabang yayasan di Jawa Timur, di antaranya Situbondo, Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Panarukan, Besuki, Asembagus, hingga Lawang.

Salah satu agenda utama dalam acara tersebut adalah ulang tahun bersama. Wakil Ketua Panitia Handoko menjelaskan tradisi itu berakar dari kebiasaan masyarakat pada masa lalu.

“Dulu tidak semua orang bisa merayakan ulang tahun secara pribadi. Karena itu setiap tahun kami berkumpul dan merayakannya bersama. Kami juga memanjatkan doa agar semua yang hadir diberkati Tuhan Yang Maha Esa, memperoleh kebahagiaan dalam keluarga, kesuksesan dalam hidup, serta umur panjang,” ujar Handoko.

Pada tahun ini, sebanyak 65 anggota komunitas merayakan ulang tahun bersama. Usia mereka bervariasi, mulai dari 60 tahun hingga 100 tahun. Bahkan, salah satu peserta tercatat telah berusia satu abad.

BACA JUGA  Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah

Jumlah peserta yang mencapai sekitar 1.250 orang juga menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah penyelenggaraan acara tersebut.

Selain kegiatan budaya, Yayasan Budi Mulia Abadi Indonesia juga aktif menjalankan program sosial. Selama 16 tahun terakhir, yayasan rutin mengadakan kegiatan jalan pagi bersama setiap minggu yang terbuka bagi anggota tanpa dipungut biaya.

Yayasan juga kerap menggelar kegiatan bakti sosial pada berbagai momentum keagamaan. Saat Ramadan, misalnya, yayasan membagikan sekitar 400 paket bantuan kepada penarik becak, petugas kebersihan, penjaga lampu jalan, serta masyarakat kurang mampu di kawasan Tanjung Anom.

Bantuan serupa juga diberikan saat perayaan Natal maupun ketika terjadi bencana alam. Baru-baru ini, yayasan menyalurkan bantuan kepada warga Situbondo yang terdampak angin topan melalui cabang setempat.

Bentuk kepedulian lainnya adalah penyediaan lahan pemakaman gratis bagi anggota komunitas yang kurang mampu secara ekonomi di kawasan Gunung Gangsir.

Perayaan Imlek tahun ini turut dimeriahkan oleh penampilan musisi muda Lorenzo Anson Poedijono. Ia dikenal sebagai Young Soloist Indonesia untuk alat musik biola.

Dalam kesempatan itu, Lorenzo membawakan dua karya musik klasik, yakni Beethoven Five Secrets karya Ludwig van Beethoven dan Libertango karya komposer Argentina Astor Piazzolla.

“Aku senang bisa tampil di acara ini. Harapanku bisa terus menginspirasi orang dan menyebarkan harapan melalui musik,” kata Lorenzo.

Menutup rangkaian acara, Handoko berharap tradisi yang telah berlangsung lebih dari satu abad tersebut dapat terus dilestarikan oleh generasi penerus komunitas.

“Harapan saya masyarakat Indonesia semakin maju, semakin sukses, semakin sehat, dan semakin kompak. Bangsa kita harus terus berkembang menjadi negara yang kuat dan bersatu,” pungkasnya.

Pewarta : Bagas
Editor : Syaiful

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Tegaskan Sensus Ekonomi Jadi Dasar Kebijakan Pemerintah yang Tepat Sasaran
Gubernur Khofifah dan Pangdam V/Brawijaya Buka Karya Bakti TNI AD di Madura, Percepat Pemerataan Pembangunan
8.000 Massa Forkom MBG Sidoarjo Gelar Aksi Damai, Wabup Mimik Siap Teruskan Aspirasi ke Pemerintah Pusat
Diskominfo Bangkalan Apresiasi Kiprah LensaJatim.id, Harap Tetap Profesional dan Kredibel
LensaJatim.id Rayakan Hari Jadi ke-6, Santuni Anak Yatim dan Gelar Doa Bersama
Menko AHY Cek Langsung Proyek Gedung Ponpes Al Khoziny, Masjid 4 Lantai dan Asrama 850 Santri
Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Hadiri Rakernas Lajnah Wathanah JATMAN, Perempuan Tarekat Jadi Garda Ketahanan Keluarga
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Sosial Keagamaan Lewat Munas-Konbes NU 2026 di Ploso

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:53 WIB

Wagub Emil Tegaskan Sensus Ekonomi Jadi Dasar Kebijakan Pemerintah yang Tepat Sasaran

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:36 WIB

Gubernur Khofifah dan Pangdam V/Brawijaya Buka Karya Bakti TNI AD di Madura, Percepat Pemerataan Pembangunan

Senin, 29 Juni 2026 - 13:19 WIB

8.000 Massa Forkom MBG Sidoarjo Gelar Aksi Damai, Wabup Mimik Siap Teruskan Aspirasi ke Pemerintah Pusat

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:33 WIB

Diskominfo Bangkalan Apresiasi Kiprah LensaJatim.id, Harap Tetap Profesional dan Kredibel

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:25 WIB

LensaJatim.id Rayakan Hari Jadi ke-6, Santuni Anak Yatim dan Gelar Doa Bersama

Berita Terbaru