Ledakan San Antonio Surabaya Jadi Sorotan, Senator Lia Istifhama Ingatkan Pelaku Usaha soal K3

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. (Dok. Istimewa)

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. (Dok. Istimewa)

Surabaya – Ledakan yang diduga berasal dari tabung gas terjadi di kawasan ruko San Antonio, Pakuwon, Surabaya mendapatkan sorotan legislatif. 

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama meminta insiden tersebut menjadi momentum untuk memperkuat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya di sektor usaha yang menggunakan tabung gas.

Senator Lia menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut. Selain menimbulkan kerusakan material, ledakan itu menyebabkan lima warga terluka dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo.

“Kita turut prihatin dan bersedih atas musibah ledakan akibat tabung gas di Pakuwon Surabaya. Terlebih bukan hanya kerusakan material, namun juga membuat lima warga menjadi korban luka yang kini masih dirawat intensif di RSUD Soetomo,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (6/10/2026).

Senator Lia juga mengapresiasi pelayanan medis yang diberikan RSUD Dr Soetomo kepada para korban. Ia berharap seluruh korban mendapat penanganan terbaik dan segera pulih.

Menurutnya, investigasi menyeluruh perlu dilakukan pihak berwenang. Hasil penyelidikan, kata Ning Lia, tidak hanya penting untuk mengetahui penyebab ledakan, tetapi juga menjadi bahan evaluasi dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Harapannya, investigasi yang dilakukan pihak berwajib memberikan hasil yang detail dan komprehensif. Ini penting sebagai bahan analisa dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terjadi di manapun,” katanya.

Senator Lia menilai pencegahan kecelakaan kerja harus dimulai dari kesadaran terhadap potensi bahaya atau hazard. Menurutnya, pemahaman tersebut harus menjadi bagian dari manajemen internal setiap tempat usaha.

“Yang paling pokok terkait pencegahan adalah kembali pada manajerial internal kita semua, terutama para pelaku usaha. Bagaimana upaya mencegah kecelakaan melalui pemahaman hazard atau potensi bahaya, serta bagaimana ketika insiden bahkan accident terjadi,” jelasnya.

BACA JUGA  Wisata Madura Tumbuh, Sucipto Usul Karyawan Hotel Kenakan Batik hingga Sakera

Karena itu, Senator Lia mendorong penguatan sosialisasi K3 di berbagai sektor usaha yang memiliki risiko kerja. Sosialisasi, menurutnya, sebaiknya tidak hanya dilakukan secara formal, tetapi juga disertai pendampingan objektif dari instansi terkait.

Senator Lia menyoroti sektor usaha yang menggunakan tabung gas berkapasitas 12 kilogram hingga 50 kilogram. Menurutnya, setiap usaha perlu memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang mengatur potensi bahaya dan faktor intrinsik dalam penggunaan tabung gas.

“Harus ada SOP terkait potensi hazard atau faktor intrinsik bahaya yang melekat pada tabung itu,” ujarnya.

Selain SOP, Senator Lia mengingatkan pentingnya memperhatikan penempatan tabung gas. Kondisi lingkungan dan sirkulasi udara harus diperhitungkan, termasuk memastikan ventilasi memadai serta tidak menempatkan tabung secara sembarangan atau terlalu dekat dengan sumber maupun tabung lainnya.

Fasilitas keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR) juga harus tersedia dan mudah dijangkau. Pengelola usaha, lanjut Lia, perlu memahami langkah yang harus dilakukan ketika terjadi near miss, yakni kondisi atau kejadian yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Intinya situasional. Yang terpenting bagaimana pelaku usaha memahami risiko, menyediakan sarana keselamatan, dan mengetahui langkah antisipasi ketika terjadi kondisi bahaya,” katanya.

Senator Lia menegaskan pengawasan terhadap penerapan SOP juga menjadi hal penting. Menurutnya, keselamatan kerja tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan peralatan, tetapi juga kemampuan sumber daya manusia dalam memahami risiko dan menjalankan prosedur keselamatan.

“Pengawasan SOP kerja ini juga meliputi kemampuan SDM atau pelaku usaha untuk memahami risiko dan segala antisipasi kecelakaan kerja di sektor pekerjaan yang digelutinya,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wisata Madura Tumbuh, Sucipto Usul Karyawan Hotel Kenakan Batik hingga Sakera
Semarakkan Hari Jadi ke-81 Jatim dan ke-351 Kabupaten Magetan, Gubernur Khofifah Bawa Pasar Murah dan Doorprize untuk Masyarakat
Rumah Pompa Lippo Sidoarjo Ditarget Rampung Sebelum Desember, Progres 26,67%
Semarakkan Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan untuk Petani Magetan
Sambut Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Salurkan Bansos dan Pemberdayaan Rp9,87 Miliar di Magetan
Akademisi Sambut Positif Industrialisasi Madura, Dorong Serapan Tenaga Kerja Lokal
Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam Gubernur Soerjo
Jelang HUT ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam Bung Karno
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Wisata Madura Tumbuh, Sucipto Usul Karyawan Hotel Kenakan Batik hingga Sakera

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Rumah Pompa Lippo Sidoarjo Ditarget Rampung Sebelum Desember, Progres 26,67%

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Semarakkan Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan untuk Petani Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Sambut Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Salurkan Bansos dan Pemberdayaan Rp9,87 Miliar di Magetan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Akademisi Sambut Positif Industrialisasi Madura, Dorong Serapan Tenaga Kerja Lokal

Berita Terbaru

Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis

Kamis, 8 Okt 2026 - 11:42 WIB

Sambut Hari Jadi Jatim ke-81, Gubernur Khofifah Hadirkan Servis Gratis 8.100 Motor. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut Hari Jadi Jatim ke-81, Gubernur Khofifah Hadirkan Servis Gratis 8.100 Motor

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:11 WIB

WhatsApp