Komisi E DPRD Jawa Timur Bahas Raperda Disabilitas, Target Rampung Tahun Ini

- Publisher

Kamis, 9 April 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Komisi E DPRD Jawa Timur bersama 35 organisasi yang tergabung dalam Koalisi Disabilitas Jawa Timur terus mematangkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perlindungan dan pelayanan bagi penyandang disabilitas.

Pembahasan dilakukan melalui rapat dengar pendapat umum yang digelar di ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jatim, Surabaya, Kamis (9/4/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari didampingi Wakil Ketua Komisi E Jairi Irawan. Dalam forum itu, sedikitnya sembilan lembaga penyandang disabilitas menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari akses layanan kesehatan hingga jaminan kesejahteraan sosial.

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari menegaskan, perbaikan layanan bagi penyandang disabilitas menjadi hal mendesak, terutama pada sektor kesehatan, BPJS, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan sosial. Ia menyebut, kebijakan daerah harus lebih berpihak dan tidak lagi menyulitkan kelompok disabilitas.

“Kita akan kawal kesejahteraan penyandang disabilitas, salah satunya melalui penguatan alokasi APBD yang berpihak pada mereka,” ujar Untari.

Untari juga menyoroti keluhan terkait akses layanan kesehatan melalui BPJS yang dinilai masih berbelit. Menurutnya, pelayanan tidak seharusnya hanya berbasis kategori ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan kondisi disabilitas.

“Penyandang disabilitas harus mendapat kemudahan layanan kesehatan tanpa prosedur yang rumit,” tegasnya.

Selain itu, Untari menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah daerah lintas sektor, termasuk dunia usaha, agar tercipta lingkungan yang inklusif bagi penyandang disabilitas.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Jairi Irawan mengatakan pihaknya mendorong pembentukan Komisi Disabilitas Daerah sebagai lembaga khusus pendamping Disabilitas. Menurutnya, lembaga ini penting untuk mengawal implementasi kebijakan dan memastikan layanan berjalan sesuai kebutuhan.

“Komisi ini nantinya memantau sejauh mana pelayanan di masyarakat benar-benar ramah disabilitas,” kata Jairi saat dikonfirmasi awak media di ruang pribadinya DPRD Jawa Timur.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp 1 Triliun Saat Pimpin Misi Dagang Jatim-Riau

Ia menjelaskan, Raperda tersebut merupakan pembaruan dari regulasi serupa yang disahkan pada tahun 2016.

“Salah satu poin penguatan adalah pengawasan terhadap implementasi, termasuk kewajiban BUMD mempekerjakan minimal 2 persen penyandang disabilitas,” jelas Politisi Partai Golkar ini.

Jairi menambahkan, sejumlah daerah seperti Yogyakarta, Jakarta, dan NTB telah memiliki lembaga serupa. DPRD Jatim pun kini masih mengkaji model terbaik untuk diterapkan.

“Harapannya, perda ini tidak hanya selesai di atas kertas, tapi bisa langsung diimplementasikan secara efektif,” tambahnya.

Menurut Jairi, Raperda ini adalah inisiatif DPRD Jatim itu telah dibahas selama sekitar tujuh bulan dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari akademisi hingga pegiat disabilitas.

“DPRD menargetkan regulasi tersebut rampung pada tahun ini,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mega Citra Alam Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif, Ketua Tidar Mojokerto: Layak Jadi Teladan Perempuan Muda
Belum Ada Titik Temu, DPRD Sidoarjo Akan Sidak Bengkel CV Multi Triloka Cemerlang Pekan Depan
DPD RI Lia Istifhama: Perpres 111/2025 Jadi Langkah Preventif Cegah Penyebaran LGBTQ
Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Segera Susun Regulasi Turunan Usai Terbitnya Perpres soal LGBTQ
Kecelakaan Beruntun Akses Suramadu Jadi Sorotan, Harisandi DPRD Jatim Desak Audit Keselamatan
Puguh DPRD Jatim: Jangan Sampai Trans Jatim Matikan Mata Pencaharian Sopir Angkot
Lilik DPRD Ajak Warga Jadi Penjaga Demokrasi, Bukan Hanya Pemilih Saat Pemilu
Maraknya Curanmor Libatkan Anak, Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Perkuat Ketahanan Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:44 WIB

Mega Citra Alam Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif, Ketua Tidar Mojokerto: Layak Jadi Teladan Perempuan Muda

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:20 WIB

Belum Ada Titik Temu, DPRD Sidoarjo Akan Sidak Bengkel CV Multi Triloka Cemerlang Pekan Depan

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:54 WIB

DPD RI Lia Istifhama: Perpres 111/2025 Jadi Langkah Preventif Cegah Penyebaran LGBTQ

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:03 WIB

Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Segera Susun Regulasi Turunan Usai Terbitnya Perpres soal LGBTQ

Senin, 6 Juli 2026 - 17:47 WIB

Kecelakaan Beruntun Akses Suramadu Jadi Sorotan, Harisandi DPRD Jatim Desak Audit Keselamatan

Berita Terbaru