Kado HUT RI, Gubernur Khofifah Diskon Tarif Trans Jatim Jadi Rp81 via QRIS TAP

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kado HUT RI, Gubernur Khofifah Diskon Tarif Trans Jatim Jadi Rp81 via QRIS TAP. (Dok. Humas Pemprov)

Kado HUT RI, Gubernur Khofifah Diskon Tarif Trans Jatim Jadi Rp81 via QRIS TAP. (Dok. Humas Pemprov)

Pontianak – Ada kado spesial dari Pemprov Jawa Timur untuk masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Tarif Trans Jatim dipangkas mulai Rp81 sekali perjalanan selama sepekan.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemprov Jatim dengan Bank Indonesia (BI) dalam rangkaian Pekan QRIS Nasional 2026. Promo berlaku mulai 11-17 Agustus 2026.

Promo ini berlaku untuk layanan Trans Jatim di wilayah Gerbangkertasusila dan Malang Raya, kecuali layanan Trans Jatim Luxury.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan promo tersebut dihadirkan sebagai bagian dari semarak peringatan HUT ke-81 RI. Di sisi lain, program ini diharapkan mendorong masyarakat semakin terbiasa menggunakan transportasi publik.

“Ini kado kemerdekaan untuk masyarakat Jawa Timur. Silakan dinikmati dan dimanfaatkan program potongan tarif Trans Jatim selama sepekan ini. Mari kita semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus semakin membiasakan menggunakan transportasi publik,” kata Khofifah di sela kunjungan misi dagang di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (11/8/2026).

Dalam promo tersebut, masyarakat bisa mendapatkan tarif khusus melalui dua metode pembayaran, yakni QRIS Tap dan QRIS Dinamis.

Untuk pembayaran menggunakan QRIS Tap, penumpang cukup membayar Rp81 untuk satu kali perjalanan. Nominal tersebut dipilih untuk merepresentasikan usia Kemerdekaan RI yang tahun ini memasuki usia ke-81.

Sementara pembayaran menggunakan QRIS Dinamis mendapatkan potongan tarif 81 persen dari tarif normal.

Dengan promo tersebut, penumpang kategori umum cukup membayar Rp950 per perjalanan. Sedangkan pelajar, santri, dan mahasiswa hanya membayar Rp475 per perjalanan.

“Angka 81 tentu kita pilih sesuai usia kemerdekaan Indonesia tahun ini. Mudah-mudahan masyarakat bisa merasakan langsung semarak kemerdekaan melalui pelayanan transportasi publik yang semakin mudah dan terjangkau,” ujar Khofifah  dalam keterangannya, Rabu (12/8/2026).

BACA JUGA  DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Khofifah mengingatkan tarif khusus tersebut berlaku sesuai kuota yang disediakan setiap hari. Masyarakat pun diminta memperhatikan ketersediaan kuota sebelum menggunakan promo.

Untuk pembayaran melalui QRIS Dinamis, tersedia 3.135 kuota tiket per hari. Rinciannya, 2.475 kuota untuk penumpang umum dan 660 kuota bagi pelajar, santri, serta mahasiswa.

Sedangkan pembayaran melalui QRIS Tap tersedia 221 kuota per hari, terdiri dari 179 kuota untuk penumpang umum dan 42 kuota bagi pelajar, santri, serta mahasiswa.

“Karena kuota tersedia secara terbatas setiap harinya, masyarakat diimbau memperhatikan ketersediaan kuota ketika akan memanfaatkan promo tersebut,” jelasnya.

Menurut Khofifah, program tersebut tidak hanya memberikan keringanan biaya transportasi. Kolaborasi Pemprov Jatim dan BI juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem transportasi publik sekaligus memperluas penggunaan transaksi digital.

Digitalisasi pembayaran, kata dia, menjadi bagian penting dalam transformasi layanan transportasi publik. Selain memudahkan pengguna, transaksi digital juga dinilai dapat membuat pelayanan semakin cepat dan efisien.

“Trans Jatim terus kita kembangkan sebagai transportasi publik yang aman, nyaman, terjangkau dan semakin terintegrasi secara digital. Harapannya masyarakat semakin mudah mengakses transportasi publik untuk menunjang mobilitas sehari-hari,” tuturnya.

Program tersebut juga mengusung semangat kemerdekaan sekaligus kampanye “Pakai QRIS untuk Indonesia Maju”. Kampanye ini bertujuan memperluas inklusi keuangan digital melalui transaksi nontunai pada moda transportasi massal.

Khofifah menambahkan, penguatan transportasi publik memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas antardaerah. Pemprov Jatim terus mendorong agar layanan Trans Jatim semakin luas, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.

Penggunaan QRIS pada layanan Trans Jatim juga diharapkan membuat masyarakat semakin terbiasa menggunakan transaksi nontunai dalam aktivitas sehari-hari.

“Transportasi publik dan digitalisasi harus berjalan beriringan. Semakin mudah, aman dan nyaman layanannya, kita berharap semakin banyak masyarakat yang memilih transportasi publik,” katanya.

BACA JUGA  DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Khofifah pun mengajak masyarakat memanfaatkan momentum HUT ke-81 RI untuk menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap transportasi publik.

Ia berharap momentum kemerdekaan tahun ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi penggerak literasi digital dan optimalisasi transportasi publik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

“Mari manfaatkan promo ini. Semoga kado kemerdekaan ini memberikan manfaat dan menambah semarak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Jawa Timur. Dirgahayu Republik Indonesia, terus melaju bersama untuk Indonesia yang semakin maju,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan
Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan
DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan
Wagub Emil Bertemu Dubes Austria, Kerja Sama Ekonomi hingga Budaya Jadi Sorotan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp