Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau

Editor Yoyok

- Author

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau.

Jelang Pilkades, Kerawanan Politik Desa Jumput Rejo Jadi Sorotan Pemantau.

Editor: Yoyok

Sidoarjo — Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 80 desa tahun ini mendapat sorotan dari sejumlah pemantau desa. Salah satunya terkait potensi kerawanan Pilkades di Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

Sorotan itu disampaikan Suryanto, penggiat kontrol sosial sekaligus penggerak Gerakan Masyarakat Peduli Pilkades Damai dan Anti Money Politik. Menurut dia, Desa Jumputrejo masuk kategori rawan berdasarkan hasil pemantauan pihaknya.

Ia berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung aman, damai, dan terbebas dari praktik kecurangan maupun politik uang.

“Pilkades di 80 desa ini kami harapkan berjalan damai. Namun, di Jumputrejo kami melihat ada potensi kerawanan,” ujar Suryanto saat ditemui awak media, Sabtu (23/5/2026) sore.

Selain menyoroti potensi kerawanan, Suryanto juga menekankan pentingnya netralitas panitia penyelenggara. Menurutnya, profesionalitas panitia menjadi faktor utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di tingkat desa.

“Penyelenggara harus netral. Itu prinsip utama agar masyarakat yakin prosesnya berlangsung jujur,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan timnya, lanjut dia, terdapat dugaan ketidaknetralan penyelenggara di lapangan. Meski demikian, ia belum membeberkan secara rinci bentuk dugaan tersebut.

“Menurut pemantauan kami, penyelenggara di Jumputrejo ini agak berat sebelah,” ungkapnya.

Suryanto menambahkan, pihaknya masih terus mengumpulkan data dan menerima laporan masyarakat terkait dugaan tersebut. Ia juga meminta pemerintah desa, pihak kecamatan, hingga aparat terkait segera melakukan pengecekan dan klarifikasi agar pelaksanaan Pilkades tetap berjalan sesuai aturan.

“Ini pesta demokrasi tingkat desa. Jangan sampai tercoreng hanya karena ada oknum atau keputusan yang tidak adil. Harapan kami, Pilkades berjalan bersih, damai, dan tetap mengedepankan kepentingan warga,” pungkasnya.

BACA JUGA  Senator Lia Istifhama Masuk Tiga Besar DPD RI Awards 2026, Angkat Kiprah Pembatik Lamongan

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senator Lia Istifhama Kunjungi Sanggar Mbah Guru, Terpukau Pesona Batik Alami Lamongan
Senator Lia Istifhama Masuk Tiga Besar DPD RI Awards 2026, Angkat Kiprah Pembatik Lamongan
Dugaan Pelecehan Seksual di MTs Hasanuddin, Komisi D DPRD Sidoarjo Dorong Penanganan Sesuai Hukum
Gubernur Khofifah Resmikan Jalan Gerilya Jenderal Sudirman dan Infrastruktur Jalan-Jembatan di Pacitan
Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Senator Lia Istifhama Kunjungi Sanggar Mbah Guru, Terpukau Pesona Batik Alami Lamongan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Senator Lia Istifhama Masuk Tiga Besar DPD RI Awards 2026, Angkat Kiprah Pembatik Lamongan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di MTs Hasanuddin, Komisi D DPRD Sidoarjo Dorong Penanganan Sesuai Hukum

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Jalan Gerilya Jenderal Sudirman dan Infrastruktur Jalan-Jembatan di Pacitan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Berita Terbaru

WhatsApp