Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Geopolitik Memanas, Lia Istifhama Apresiasi Transparansi Menhaj Gus Irfan

Editor Yoyok

- Author

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan bersama Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan bersama Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Di tengah dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah yang terus menjadi perhatian global, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan penyelenggaraan ibadah haji 2026 tetap berjalan sesuai jadwal.

Kepastian ini mendapat apresiasi dari Anggota DPD RI, Lia Istifhama, yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menegaskan bahwa persiapan penyelenggaraan haji 2026 telah mencapai hampir 100 persen dan masih berjalan sesuai rencana (on schedule).

Menurut Ning Lia, kebijakan Kemenhaj yang transparan menjadi faktor penting dalam menjaga ketenangan calon jemaah. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan terhadap situasi global yang berkembang.

“Dengan kebijakan Kemenhaj yang selalu transparan dan komunikatif, calon jemaah bisa lebih tenang dan tidak perlu berpikir macam-macam. Negara hadir memastikan semua berjalan dengan baik,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3/2026).

Keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah itu menilai kesiapan pemerintah ini mencerminkan tata kelola kebijakan publik yang adaptif dan responsif terhadap situasi global. Menurutnya, langkah antisipatif yang disiapkan Kemenhaj menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya reaktif, tetapi juga proaktif dalam melindungi warga negara.

“Saya mengapresiasi Gus Irfan yang tidak hanya memastikan keberangkatan, tetapi juga menyiapkan skenario terburuk. Artinya, keselamatan jemaah benar-benar menjadi prioritas,” tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat, khususnya calon jemaah haji, untuk tetap tenang dan mempercayakan proses penyelenggaraan kepada pemerintah.

“Dengan persiapan yang hampir rampung serta dukungan koordinasi internasional yang terus berjalan, saya berharap penyelenggaraan ibadah haji 2026 tetap lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah Indonesia,” harap putri KH Maskur Hasyim tersebut.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Sebelumnya, Menhaj Gus Irfan menegaskan keselamatan ratusan ribu jemaah haji Indonesia menjadi prioritas utama, sesuai arahan Presiden. Pemerintah juga terus menjalin koordinasi intensif dengan otoritas Arab Saudi yang hingga kini menyatakan kondisi masih aman dan kondusif.

“Persiapan kita sudah hampir 100 persen dan sampai hari ini tidak ada kendala,” kata Gus Irfan saat kunjungan kerja di Sampang.

Ia menjelaskan, pemerintah tidak hanya fokus pada kesiapan teknis, tetapi juga telah menyiapkan langkah mitigasi dan skenario darurat (contingency plan) untuk mengantisipasi potensi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Sejumlah skenario telah disusun pemerintah, mulai dari penyesuaian jumlah keberangkatan hingga perubahan rute penerbangan apabila terjadi kondisi darurat.

“Seandainya terjadi konflik, berbagai kemungkinan sudah disiapkan. Apakah itu berangkat separuh, melewati rute penerbangan berbeda, atau mitigasi jika situasi memburuk saat jemaah sudah di sana. Semua sudah siap,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

WhatsApp