Gubernur Khofifah Dampingi Kapolri Safari Ramadan Bersama KSPSI Jatim, Bahas Kesejahteraan Pekerja

Belum ada data penulis & editor

- Author

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Safari Ramadan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Timur di Surabaya. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Safari Ramadan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Timur di Surabaya. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Safari Ramadan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Timur di Surabaya, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan kalangan pekerja dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis serta meningkatkan kesejahteraan pekerja di Jawa Timur.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolri di tengah para pekerja dan buruh di Jawa Timur. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen bersama dalam memperkuat komunikasi serta membangun dialog yang konstruktif antara pemerintah, pekerja, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Selamat datang Bapak Kapolri di Jawa Timur. Kehadiran Bapak di tengah para pekerja dan buruh merupakan wujud komitmen untuk memperkuat kedekatan serta membangun dialog yang konstruktif guna menjaga stabilitas dan kondusivitas hubungan industrial di Jawa Timur,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/3/2026).

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pekerja dan buruh merupakan pilar penting penggerak ekonomi daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja harus terus diperkuat agar tercipta iklim investasi yang sehat sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja.

“Para pekerja dan buruh adalah pilar utama penggerak ekonomi daerah. Karena itu, membangun hubungan industrial yang harmonis menjadi kunci untuk menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja,” ungkapnya.

Khofifah juga memaparkan sejumlah indikator ketenagakerjaan di Jawa Timur yang menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah angkatan kerja di Jawa Timur pada November 2025 mencapai 24,96 juta orang atau meningkat 194,96 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan

Selain itu, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga mengalami peningkatan menjadi 74,39 persen. Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat sebesar 3,71 persen pada November 2025 atau turun 0,17 persen poin dibandingkan Agustus 2025.

“Capaian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Timur mampu menciptakan kesempatan kerja yang semakin luas dan inklusif,” kata Khofifah.

Lebih lanjut, menjelang Hari Raya Idul Fitri, Gubernur Khofifah juga mengingatkan para pengusaha di Jawa Timur agar membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja secara tepat waktu, paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya.

Menurutnya, THR bukan hanya kewajiban administratif bagi perusahaan, melainkan hak pekerja yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan serta memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat menjelang Lebaran.

“THR bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan hak pekerja yang dilindungi undang-undang serta instrumen penting untuk mendongkrak daya beli masyarakat,” tegasnya.

Untuk memastikan pemenuhan hak tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur telah membuka 54 titik Posko Pelayanan THR Keagamaan di berbagai wilayah Jawa Timur sejak 26 Februari hingga 17 Maret 2026.

Posko tersebut berfungsi sebagai sarana konsultasi, pengaduan, serta fasilitasi penyelesaian permasalahan terkait pembayaran THR bagi para pekerja.

“Kami berharap para pengusaha dapat memenuhi kewajibannya dengan membayarkan THR tepat waktu karena itu merupakan hak pekerja sekaligus penting untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang Hari Raya,” katanya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Khofifah atas perhatian dan dukungan yang secara konsisten diberikan kepada para pekerja serta organisasi serikat buruh di Jawa Timur, khususnya KSPSI.

BACA JUGA  Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat penting dalam menjaga keharmonisan hubungan industrial sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Ibu Gubernur Jawa Timur yang selama ini secara konsisten memberikan dukungan kepada para buruh, khususnya kepada keluarga besar KSPSI di Jawa Timur,” ungkapnya.

Kapolri Sigit mengatakan, dukungan tersebut menjadi semakin penting mengingat jumlah anggota KSPSI di Jawa Timur yang sangat besar dan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas hubungan industrial.

“Di Jawa Timur, anggota KSPSI mencapai sekitar 1,1 juta orang. Ini merupakan kekuatan besar dalam ekosistem ketenagakerjaan. Karena itu dukungan dari pemerintah daerah, termasuk dari Ibu Gubernur Khofifah, sangat berarti bagi para pekerja,” ujarnya.

Kapolri Sigit juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan global yang tengah terjadi.

“Dalam situasi global yang penuh tantangan, kita harus tetap bersatu dan saling mendukung agar stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat saat ini juga terus berupaya menahan berbagai potensi lonjakan harga akibat dinamika global, termasuk dampak konflik internasional.

“Pemerintah pusat terus berupaya semaksimal mungkin menahan lonjakan harga dan dampak ekonomi global agar masyarakat tetap terlindungi,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan
Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan
DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan
Wagub Emil Bertemu Dubes Austria, Kerja Sama Ekonomi hingga Budaya Jadi Sorotan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp