Warung Sederhana Rasa Sultan, Bandeng Bakar Om Rey Hadirkan Sambal Khas Sulawesi di DKB

- Pewarta

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu Ikan Bandeng Pakar di Warung Bandeng Bakar Om Rey, Driyorejo kota Baru Gresik.

Menu Ikan Bandeng Pakar di Warung Bandeng Bakar Om Rey, Driyorejo kota Baru Gresik.

Gresik – Menyusuri kawasan Driyorejo Kota Baru (DKB), Kabupaten Gresik, Jawa Timur, rasanya belum lengkap tanpa mencicipi sajian ikan bandeng bakar di Warung Bandeng Bakar Om Rey. Meski tampil sederhana, warung ini menawarkan sensasi bandeng bakar dengan cita rasa khas Sulawesi yang gurih dan pedas.

Pemilik Bandeng Bakar Om Rey, Riawan Syamsir mengatakan usaha tersebut berawal dari hobi keluarga yang gemar menikmati olahan ikan bakar. Dari kebiasaan itu, kata dia, kemudian tertarik terjun langsung menjadi pelaku UMKM kuliner.

“Awalnya, karena keluarga kami memang suka makan, terutama ikan bakar. Kebetulan kami juga banyak berhubungan dengan pelaku UMKM, sehingga muncul keinginan untuk ikut membangun usaha kuliner sendiri,” ujarnya saat ditemui wartawan Digitaljatim.com, Minggu (17/5/2026).

Pria dipanggil akrab Rey menjelaskan memilih ikan bandeng sebagai menu utama lantaran Gresik dikenal sebagai salah satu sentra ikan bandeng di Jawa Timur. Selain itu, latar belakang keluarganya yang memiliki keturunan Makassar menjadi inspirasi menghadirkan olahan bandeng dengan bumbu khas Sulawesi.

“Kalau bandeng bakar di Gresik atau Sidoarjo umumnya identik dengan rasa manis karena menggunakan kecap. Nah, kami hadir dengan rasa yang lebih gurih dan pedas khas Sulawesi,” ujarnya.

Menurut Rey, konsep tersebut menjadi pembeda sekaligus daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner nusantara.

“Kami pun optimistis cita rasa khas Makassar memiliki pasar yang cukup besar, khususnya bagi konsumen yang menyukai makanan berbumbu kuat,” terangnya.

Tak hanya mengandalkan rasa, Rey juga menilai ikan bandeng memiliki banyak manfaat kesehatan sehingga cocok dikonsumsi berbagai kalangan.

“Bandeng ini selain enak juga kaya manfaat. Kami berharap masyarakat tidak hanya menikmati rasanya, tapi juga mendapatkan manfaat kesehatannya,” tuturnya.

BACA JUGA  Arumi Bachsin Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Berintegritas dan Siap Bersaing Global

Meski baru beroperasi beberapa hari, respons masyarakat disebut cukup positif. Sejumlah pelanggan bahkan kembali datang untuk makan di tempat maupun membeli secara bungkus.

Untuk harga, Bandeng Bakar Om Rey menawarkan konsep satu harga yaitu Rp 25 ribu per porsi. Harga tersebut sudah termasuk minuman es teh atau air putih dengan sistem isi ulang gratis.

“Kami ingin harga tetap terjangkau supaya semua kalangan bisa menikmati,” ucap dia.

Rey memilih kawasan Driyorejo Kota Baru karena dinilai memiliki perkembangan UMKM yang pesat. Aktivitas kuliner di kawasan tersebut disebut semakin hidup, terutama pada sore hingga malam hari.

“Potensi pasarnya bagus. Kami melihat masyarakat di kawasan ini cukup antusias dengan pilihan kuliner baru, termasuk olahan ikan bakar khas Sulawesi,” imbuhnya.

Ke depan, Bandeng Bakar Om Rey ini berencana membuka beberapa cabang di wilayah Surabaya dan Gresik. Meski mengusung konsep warung sederhana, Rey memastikan kualitas ikan, bumbu, dan sambal tetap menjadi prioritas utama.

“Kami ingin Bandeng Bakar Om Rey bisa dikenal lebih luas dan menjadi salah satu pilihan kuliner khas Sulawesi di Jawa Timur,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serentak di 11 Kabupaten, Gubernur Khofifah Gaungkan Komitmen Jatim Jadi Garda Industri Gula Nasional
Sukses Transformasi JConnect, Bank Jatim Raih Digital Innovation Award 2026
Penandatanganan Kerja Sama PT PWU Jatim dan Kejati Jatim Perkuat Pemulihan Aset
Bank Jatim Didorong Jadi Role Model, Wagub Emil Tegaskan Jatim Siap Jadi Gerbang Baru Nusantara
UMKM Disabilitas Jadi Fokus, FEB Unesa Bangun Kolaborasi Strategis dengan Baznas Mojokerto
Fraksi PKS Jatim Setujui Dua Raperda Strategis, Tekankan Reformasi Birokrasi dan Penguatan Petrogas Jatim Utama
PWU Jatim Raih Predikat Sehat 2025, Dirut Erlangga Soroti Penguatan Fundamental Bisnis
Pertama di Indonesia, Karantina Terpadu Jatim Hub Diresmikan Gubernur Khofifah dan Kepala Badan Karantina RI

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:52 WIB

Serentak di 11 Kabupaten, Gubernur Khofifah Gaungkan Komitmen Jatim Jadi Garda Industri Gula Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:28 WIB

Sukses Transformasi JConnect, Bank Jatim Raih Digital Innovation Award 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:05 WIB

Penandatanganan Kerja Sama PT PWU Jatim dan Kejati Jatim Perkuat Pemulihan Aset

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:14 WIB

Bank Jatim Didorong Jadi Role Model, Wagub Emil Tegaskan Jatim Siap Jadi Gerbang Baru Nusantara

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:10 WIB

Warung Sederhana Rasa Sultan, Bandeng Bakar Om Rey Hadirkan Sambal Khas Sulawesi di DKB

Berita Terbaru