Ditemui Puguh Wiji Pamungkas, Mahasiswa FISIP Unair Soroti Isu Disabilitas dan Pengangguran di DPRD Jatim

- Publisher

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

uluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melakukan kunjungan akademik ke DPRD Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

uluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melakukan kunjungan akademik ke DPRD Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Surabaya – Puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melakukan kunjungan akademik ke DPRD Jawa Timur, Kamis (11/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa berdiskusi langsung dengan Anggota Komisi E DPRD Jatim, Puguh Wiji Pamungkas.

Sebanyak sekitar 50 mahasiswa yang didampingi dua dosen pengampu hadir dalam kegiatan yang merupakan bagian dari Praktik Kuliah Lapangan (PKL) untuk memahami perspektif kelembagaan dan peran DPRD dalam sistem pemerintahan daerah.

Puguh yang juga Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jatim mengatakan, audiensi berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para mahasiswa aktif menyampaikan pertanyaan, masukan, hingga pandangan kritis terkait berbagai isu pembangunan di Jawa Timur.

“Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan menerima kunjungan mahasiswa FISIP Universitas Airlangga Surabaya. Ada sekitar 50 mahasiswa yang didampingi dua dosen pengampu. Mereka berkunjung ke DPRD Jawa Timur dalam rangka Praktik Kuliah Lapangan untuk mengetahui perspektif kelembagaan,” ujar Puguh.

Menurutnya, antusiasme mahasiswa terlihat dari beragam isu yang mereka angkat selama diskusi. Mulai dari ruang partisipasi mahasiswa dalam pembangunan daerah, hak-hak penyandang disabilitas, hingga persoalan ekonomi dan ketenagakerjaan.

“Mereka mengkritisi ruang mahasiswa dalam memberikan sumbangsih pemikiran kepada pemerintah. Selain itu, mereka juga menyoroti bagaimana hak-hak penyandang disabilitas untuk mendapatkan kesempatan kerja, baik di sektor formal maupun informal,” katanya.

Tak hanya itu, mahasiswa juga menaruh perhatian pada laju pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, yang merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia. Mereka mempertanyakan bagaimana kekayaan sumber daya yang dimiliki Jawa Timur dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Isu lain yang turut menjadi perhatian adalah angka pengangguran, ketersediaan lapangan kerja, iklim industri, dan investasi di Jawa Timur.

BACA JUGA  Kecelakaan Beruntun Akses Suramadu Jadi Sorotan, Harisandi DPRD Jatim Desak Audit Keselamatan

Puguh mengaku mengapresiasi semangat kritis yang ditunjukkan para mahasiswa. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam mengawal arah pembangunan daerah melalui gagasan dan pemikiran konstruktif.

“Saya mengapresiasi agenda ini. Saya melihat mereka memiliki semangat dan antusiasme yang luar biasa untuk memberikan sumbangsih terhadap kemajuan dan pembangunan Jawa Timur,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Puguh juga menjawab satu per satu pertanyaan yang diajukan mahasiswa. Diskusi yang berlangsung interaktif itu menjadi ruang pertukaran gagasan antara wakil rakyat dan kalangan akademisi.

Ia menegaskan bahwa DPRD Jawa Timur terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat, khususnya mahasiswa, dalam bentuk kajian maupun rekomendasi kebijakan.

“Saya sampaikan kepada mereka bahwa apa yang dilakukan hari ini adalah tabungan peristiwa bagi masa depan mereka. DPRD Jawa Timur memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat, terutama mahasiswa, untuk menyampaikan saran, pemikiran, maupun policy brief terkait berbagai persoalan yang terjadi di Jawa Timur. Tujuannya tentu untuk kemajuan dan pembangunan Jawa Timur yang lebih baik,” tegasnya.

Puguh berharap sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga legislatif terus diperkuat sehingga lahir berbagai gagasan inovatif yang dapat menjadi solusi atas tantangan pembangunan di Jawa Timur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seminar Nasional IPM Jatim, Lia Istifhama Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Kekerasan
DPD RI Lia Istifhama Beberkan Cara Membangun Generasi Tangguh dan Bebas Kekerasan
Gubernur Khofifah Ajak Alumni UNAIR di Riau Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Daerah
Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik
Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera
Gubernur Khofifah Sambut 120 Murid ADEM Repatriasi 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas di Jatim
KKN UWKS Hadirkan Program Lingkungan, UMKM dan Literasi Digital untuk Warga Desa Pengalangan
Puguh DPRD Jatim Dorong Gaji Guru Rp5 Juta, Minta Pemerintah Pakai Acuan UMP-UMK

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:26 WIB

Seminar Nasional IPM Jatim, Lia Istifhama Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Kekerasan

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:12 WIB

DPD RI Lia Istifhama Beberkan Cara Membangun Generasi Tangguh dan Bebas Kekerasan

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:47 WIB

Gubernur Khofifah Ajak Alumni UNAIR di Riau Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:56 WIB

Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:09 WIB

Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera

Berita Terbaru