Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh jajaran DPC dan DPAC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo untuk menjaga kekompakan. Ia menyebut sinergi antara PKB dan pemerintah daerah selama ini terus dibangun.
Hal itu disampaikan Bupati Subandi saat menghadiri pengukuhan DPC PKB Sidoarjo dan DPAC PKB se-Kabupaten Sidoarjo masa bakti 2026-2031 di Hotel Sun City Sidoarjo, Minggu (4/10/2026) malam.
“Alhamdulillah kita terus berkolaborasi antara PKB Kabupaten Sidoarjo dengan pemerintah daerah. Kita selalu memberikan support dan dukungan terhadap program-program pemerintah daerah,” kata Subandi.
Subandi juga menyampaikan apresiasinya kepada Ketua DPC PKB Sidoarjo baru. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Daerah dengan jajaran DPC PKB selama ini berjalan baik.
“Mas Reza sebagai Ketua DPC PKB Sidoarjo selalu berkoordinasi dalam setiap kegiatan. Tentu pengalaman kita saat menjadi Ketua DPC PKB selama empat tahun akan terus kita berikan untuk kemajuan Sidoarjo,” ujarnya.
Subandi mengaku dirinya memiliki kedekatan dengan PKB. Ia menyebut dukungan partai tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan politiknya hingga menjabat sebagai Bupati Sidoarjo.
“Saya sendiri sebagai kepala daerah selalu memberikan support terhadap DPC PKB Sidoarjo. Saya bisa masuk dan menjadi bupati juga tidak lepas dari peran PKB. Karena itu saya tidak bisa meninggalkan PKB,” katanya.
Subandi pun mengingatkan jajaran PKB Sidoarjo agar tidak kembali terpecah seperti pada Pemilu tahun 2024. Menurutnya, perbedaan dan konflik internal justru dapat melemahkan kekuatan partai politik.
“Peristiwa tahun 2024 harus kita ingat. Gara-gara kita bertengkar, PKB bisa lepas. Hari ini tidak usah lagi. Kita harus kompak. Siapa pun bupatinya, ayo kita dukung bersama,” tegasnya.
Subandi juga mendorong PKB melakukan pemetaan kekuatan politik di setiap daerah pemilihan (dapil). Hal itu dinilai penting untuk mencapai target perolehan 23 kursi DPRD Kabupaten Sidoarjo.
“Kalau targetnya 23 kursi, kita harus menghitung kemampuan masing-masing dapil. Dapil 1 berapa, dapil 2 berapa, sampai dapil 6. Kelemahan kita kadang ada di dapil 5 dan dapil 6. Ini harus kita petakan,” jelasnya.
Subandi menilai target tersebut membutuhkan kerja politik yang terukur. Terlebih, setiap partai politik saat ini berlomba-lomba memperoleh kursi sebanyak-banyaknya di DPRD.
“Semua partai politik berlomba-lomba mencari kursi. Kemarin saja di Sidoarjo kita hanya 16 kursi, sementara lawan kita 34 kursi. Kalau hanya hitung-hitungan, tidak mungkin PKB dengan 16 kursi bisa menang,” imbuhnya.
Subandi mengajak seluruh kader, pengurus, dan tokoh PKB untuk menyusun strategi bersama. Ia optimistis target PKB dapat dicapai jika seluruh elemen partai kembali solid.
“Kalau PKB solid, saya yakin insyaallah bisa. PKB adalah rumah kita, Sidoarjo adalah rumahnya PKB. Mari kita kembalikan PKB untuk Sidoarjo,” pungkasnya.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Syaiful Hidayat