Aktivis Jatim Mematangkan Nama-nama Kader NU untuk Pilgub 2029

Penulis Firman Syah Ali
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Selasa, 8 September 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Jatim Mematangkan Nama-nama Kader NU untuk Pilgub 2029. (Dok. Pribadi)

Aktivis Jatim Mematangkan Nama-nama Kader NU untuk Pilgub 2029. (Dok. Pribadi)

Siang ini, saya dan beberapa tokoh aktivis Jawa Timur (Jatim) melakukan aktivitas Ngolah Pikir (Ngopi) di Resto Soto Kudus (Sodus) Kedai Taman Gayungsari Surabaya. Kedai Sodus yang terletak di dekat Kantor KAHMI Jatim ini merupakan kedai langganan HR Sudarsono Rahman (Cak Dar), bahkan Cak Dar sampai dijuluki Sunan Sodus. Selain dijuluki sebagai Sunan Sodus, beliau juga dijuluki sebagai Rois Aam IPNU.

Awalnya, kami membahas perkembangan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pasca Muktamar, kemudian obrolan sehat tersebut mengarah pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2029.

Diantara tokoh aktivis yang ikut kegiatan ngopi adalah HR Sudarsono Rahman (Cak Dar), HR Mas’ud Adnan (Cak Ud), Nonot Sukrasmono (Cak Not), Bustomi Menggugat (Cak Tomi), Rusmanhadi (Cak Rusman), Cak Septa dan lain-lainnya.

Tentang perkembangan PBNU, kami berharap personalia PBNU yang akan dibentuk oleh Tim Formatur berisi kader-kader terbaik yang jelas latar belakang ke-NU-annya, berintegritas dan memiliki kapasitas untuk menginfaqkan segala potensinya kepada NU.

Kami berharap tidak ada lagi nama-nama yang membuat publik NU bertanya-tanya tentang siapa dia, kok namanya ada dalam kepengurusan dan orangnya tidak pernah muncul.

Selain itu, kami membahas Pilkada Jatim 2029. Mengingat Jatim adalah bumi NU, maka wajar jika kami bercita-cita Gubernur Jatim mendatang diamanahkan kepada kader terbaik NU.

Beberapa nama sempat kami bahas, baik yang saat ini sedang menjadi Kepala Daerah, Wakil Kepala Daerah, pejabat pusat, DPR RI, DPD RI, DPRD Jatim, Birokrat, LSM maupun tokoh media.

Bahkan kami mencetuskan ide Konvensi Hijau, yaitu kegiatan penjaringan Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jatim dari kader-kader NU. Konsepnya sangat matang. Namun ketika pembicaraan mengarah pada biaya kegiatan, kamipun saling pandang, sementara asap rokok tetap mengepul, dan warna kopi tetap hitam pekat. Ya begitulah aktivis, semua ide akan terbentur masalah biaya haha. (*)

Penulis : Firman Syah Ali

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menjaga Benteng Etika Akademik di Panggung Kekuasaan
Meritokrasi Terkhianati Dinasti Serakah
Kader IPNU dan Marwah NU
Menelisik Siklus Abadi LAPAS Mewah di Indonesia
Haruskah Menempuh Cara Jahat Untuk Mengalahkan Para Penjahat?
Urgensi Pencopotan Wakil Presiden: Jangan Biarkan Perbedaan Tafsir Hukum Menjadi Kegaduhan Nasional
Bolo Sego vs Bolo Kurowo: Ketika UMKM Dijegal Oknum
Fajar Menyingsing di Bumi Seribu Bhuju
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Menjaga Benteng Etika Akademik di Panggung Kekuasaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 02:50 WIB

Meritokrasi Terkhianati Dinasti Serakah

Selasa, 29 September 2026 - 12:16 WIB

Kader IPNU dan Marwah NU

Senin, 28 September 2026 - 04:38 WIB

Menelisik Siklus Abadi LAPAS Mewah di Indonesia

Minggu, 27 September 2026 - 11:01 WIB

Haruskah Menempuh Cara Jahat Untuk Mengalahkan Para Penjahat?

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp