Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp3 Miliar di Sidoarjo, 533 Keluarga Terima PKH Plus

Penulis Syaiful Hidayat

- Author

Kamis, 19 Februari 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah menyalurkan bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan Sapa Bansos yang digelar di awal Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah di Pendopo Kabupaten Sidoarjo. (Foto : Adpim For Digitaljatim.com)

Gubernur Khofifah menyalurkan bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan Sapa Bansos yang digelar di awal Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah di Pendopo Kabupaten Sidoarjo. (Foto : Adpim For Digitaljatim.com)

Penulis: Syaiful Hidayat

DigitalJatim.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat desa di Sidoarjo senilai total Rp3.016.350.000 dalam kegiatan Sapa Bansos yang digelar di awal Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Rabu (18/2/2026).

Penyaluran ini merupakan Sapa Bansos kedua pada Tahun Anggaran 2026 setelah sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Pasuruan. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat bantalan sosial dan bantalan ekonomi masyarakat menjelang Ramadan.

“Ini adalah Sapa Bansos kita yang kedua di tahun 2026 setelah sebelumnya ada di Pasuruan. Ini akan menjadi bantalan sosial dan bantalan ekonomi. Kita berharap sebelum 1 Maret akan selesai,” ujar Khofifah.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa program bansos merupakan agenda rutin tahunan Pemprov Jatim yang diarahkan untuk menekan angka kemiskinan, meningkatkan kemandirian, serta mendorong kewirausahaan masyarakat dengan dukungan pilar-pilar sosial di Jawa Timur.

Dari total Rp3.016.350.000 tersebut, rincian bantuan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) Plus kepada 533 keluarga dengan total Rp1.066.000.000, Bantuan Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) kepada 66 penerima sebesar Rp237.600.000, serta Bantuan Permakanan LKS Lanjut Usia kepada 10 penerima sebesar Rp45.750.000.

Gubernur Khofifah berharap seluruh bantuan dapat tepat sasaran, tepat manfaat, serta dimanfaatkan secara bijak sehingga memberikan dampak positif bagi penerima dan keluarganya.

Selain perlindungan sosial, Pemprov Jatim juga memperkuat aspek pemberdayaan ekonomi melalui program KIP Putri Jawara (Kewirausahaan Inklusif Produktif Perempuan Tangguh Jawa Timur Sejahtera) dan KIP PPKS Jawara (Kewirausahaan Inklusif Produktif Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial Jawa Timur Sejahtera). Total bantuan yang disalurkan melalui kedua program tersebut mencapai Rp327.000.000 kepada 109 penerima manfaat.

BACA JUGA  DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa KIP Jawara menyasar perempuan kepala keluarga atau orang tua tunggal agar mampu menjadi penggerak ekonomi keluarga secara mandiri dan berkelanjutan.

“Selain KIP Jawara ada Zakat Produktif bagi mereka penjual-penjual Ultra Mikro. Paling tidak mereka mendapat support permodalan,” tutur Khofifah.

Penguatan juga diberikan kepada pilar sosial melalui penyerahan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) dan tali asih kepada 77 orang yang terdiri atas Pendamping PKH Plus, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pendamping Disabilitas, hingga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

“Kawan-kawan pilar sosial inilah yang memberikan support agar bansos sampai kepada penerima,” ucapnya.

Kepada para pilar sosial, Gubernur Khofifah berpesan agar terus melakukan ground checking secara cermat guna meminimalkan potensi exclusion error maupun inclusion error dalam pendataan penerima bantuan.

“Tolong ada yang groundcheck ulang karena mungkin ada exclussion error dan inclussion error. Exclussion bagi yang seharusnya menerima tapi belum terdata, inclussion bagi yang sudah cukup tetapi masuk sebagai penerima,” pesan Khofifah.

Di sektor pemberdayaan desa, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Jawa Timur, disalurkan bantuan BUMDesa sebesar Rp500.000.000 kepada lima desa, bantuan Desa Berdaya Rp200.000.000 kepada dua desa, serta bantuan Jatim Puspa Rp332.400.000 kepada tiga desa di Kabupaten Sidoarjo.

Gubernur Khofifah berharap, penyaluran bansos yang bertepatan dengan momentum Ramadan ini tidak hanya menjadi penguat ekonomi masyarakat, tetapi juga menghadirkan ketenangan dalam menjalankan ibadah.

“Mudah-mudahan memasuki bulan ramadhan ini Panjenengan menjadi lebih tenang. Dan semua yang kita terima hari ini akan memberikan manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Pemprov Jawa Timur kepada masyarakat Sidoarjo. Menurutnya, berbagai bantuan yang disalurkan merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat kurang mampu.

BACA JUGA  Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

“Bantuan-bantuan ini adalah bukti bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam. Bantuan ini jadi instrumen penting guna memastikan bahwa tidak ada satupun masyarakat kita yang tertinggal dalam proses pembangunan,” ucapnya.

Bupati Subandi juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus menyalurkan berbagai bantuan sosial bagi masyarakat Desil 1 hingga 5, termasuk bantuan kursi roda dan program bedah rumah, sebagai bagian dari upaya menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan.

“Pemkab Sidoarjo akan terus menyalurkan berbagai bansos seperti bantuan kursi roda dan bedah rumah. Harapannya bansos-bansos ini akan dapat menurunkan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan perekonomian di Sidoarjo,” terangnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Benjamin Kristianto, Anggota Komisi E DPRD Jatim sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun, jajaran Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jawa Timur, Forkopimda Sidoarjo, serta ratusan penerima manfaat.

Penulis : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi D DPRD Sidoarjo Hearing soal Bansos Beras di Desa Kalimati, Soroti Transparansi Data Penerima Manfaat
Gapura Jenggala Bakal Jadi Ikon Perbatasan Sidoarjo-Surabaya, Ini Rencana Bupati Subandi
Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan
Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan
DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Komisi D DPRD Sidoarjo Hearing soal Bansos Beras di Desa Kalimati, Soroti Transparansi Data Penerima Manfaat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru

WhatsApp