Dinamika Munas IKA UPN: Mentan Amran Puji Khofifah, Senator Lia Istifhama Beri Sinyal Kuat untuk Emil

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni (IKA) UPN Veteran Indonesia di The Trans Luxury Hotel, Surabaya. (Dok. Istimewa)

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni (IKA) UPN Veteran Indonesia di The Trans Luxury Hotel, Surabaya. (Dok. Istimewa)

Surabaya – Pesan tentang kesinambungan pembangunan dan pentingnya menyiapkan pemimpin masa depan mewarnai Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni (IKA) UPN Veteran Indonesia di The Trans Luxury Hotel, Surabaya, Sabtu (17/10/2026).

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan pembangunan Jawa Timur sekaligus memperkuat peran alumni dan generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Senator yang akrab disapa Ning Lia itu mengawali sambutannya dengan sebuah pantun yang ditujukan kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Pantun tersebut menjadi pembuka suasana sekaligus pengantar pesannya mengenai kepemimpinan dan masa depan pembangunan daerah.

“Indah memandang hingga tak keluar kata, 

Padahal cinta yang dipendam hanya menjadi kegalauan.

Hati berbinar berjumpa Bapak Emil Dardak tercinta,

Sosok pemimpin yang menjadi panutan kita semua,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026).

Dari pantun tersebut, Ning Lia kemudian mengaitkan pembahasan dengan momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Ia menyoroti arah pembangunan yang diusung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui semangat Jatim unggul, maju, dan berkelanjutan.

Ning Lia juga menyinggung pandangan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dalam Rapat Paripurna Istimewa peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, pandangan mengenai pentingnya kelincahan seorang gubernur dalam memimpin daerah menjadi pengingat bahwa pembangunan membutuhkan kepemimpinan yang memahami tantangan dan kebutuhan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Ning Lia menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan agar program pembangunan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Timur.

Baginya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari capaian saat ini, tetapi juga dari kemampuan menjaga arah kebijakan dan memastikan keberlanjutan program di masa mendatang.

BACA JUGA  Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal

Di luar persoalan kepemimpinan daerah, Ning Lia turut menyoroti peran perguruan tinggi dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menilai UPN Veteran Jawa Timur memiliki identitas kuat sebagai Kampus Bela Negara yang mempertemukan mahasiswa dari beragam latar belakang sosial, budaya, dan pemikiran dalam semangat persatuan.

“Ketika sebuah institusi pendidikan mampu mengolaborasikan berbagai keberagaman dalam semangat persatuan, di situlah kekuatan kebangsaan sesungguhnya. Dan UPN Veteran menjadi salah satu jawabannya,” ungkap Ning Lia.

Ia berharap UPN Veteran semakin berkembang sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepekaan sosial, dan kapasitas kepemimpinan.

Ning Lia juga menekankan pentingnya meritokrasi dalam membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang berdasarkan kemampuan, kompetensi, dan prestasi. Prinsip tersebut dinilai penting agar kesempatan berkontribusi bagi bangsa dapat terbuka secara adil bagi mereka yang memiliki kapasitas.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya menyoroti pentingnya pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan atau knowledge-based economy. Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berdaya saing.

“Solusinya memang selalu dengan menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jadi, knowledge-based economy sangat penting didorong,” ujar Emil.

Munas IKA UPN Veteran Indonesia tersebut turut dihadiri anggota DPR RI Reni Astuti, Rektor UPN Veteran Jawa Timur Prof. Akhmad Fauzi, Wakil Rektor III Prof. Lukman Arif, serta KH. Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans.

Dalam forum tersebut, RM Bramastyo Kusumonegoro dipercaya memimpin IKA UPN Veteran Indonesia untuk periode 2026–2031 melalui mekanisme pergiliran kepemimpinan antardaerah.

Ning Lia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat jejaring alumni dan membangun kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat.

BACA JUGA  Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan nasional sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Anak Disabilitas Jadi Korban Perundungan hingga Meninggal, Senator Lia Istifhama Soroti Pentingnya Deteksi Dini
Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Bangga Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal

Berita Terbaru

WhatsApp