Sidoarjo – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pabrik sepeda PT Insera Sena (Polygon Factory) di Sidoarjo, Jumat (16/10/2026). Kunjungan tersebut menyoroti potensi industri dalam negeri dalam memperkuat daya saing ekspor sekaligus mendorong pengembangan kendaraan ramah lingkungan.
Dalam kunjungan itu, Wapres Gibran dan Gubernur Khofifah didampingi Bupati Sidoarjo Subandi serta Production Manager Polygon, Dian Ardhi Kurniawan. Mereka meninjau sejumlah fasilitas produksi, mulai dari pembuatan dan pemotongan rangka sepeda, laboratorium pengujian kualitas (quality control), produksi sepeda listrik (e-bike), hingga gudang penyimpanan barang siap kirim.
Gibran dan Khofifah juga berkeliling menggunakan sepeda Polygon untuk melihat langsung produk yang dihasilkan industri tersebut.
Khofifah mengatakan Polygon menjadi salah satu contoh produk dalam negeri yang mampu bersaing di pasar internasional. Menurutnya, sebagian besar produk perusahaan tersebut telah menembus pasar ekspor.
“Bahkan, hampir sebagian besar produknya diekspor dan diserap pasar luar negeri,” kata Khofifah dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).
Ia menyebut peningkatan kapasitas produksi yang tengah dilakukan Polygon sebagai perkembangan positif bagi industri Jawa Timur. Ekspansi tersebut dinilai berpotensi memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian, terutama melalui peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja.
“Kenaikan kapasitas produksi akan memberi dampak positif pada peningkatan pendapatan dan pembukaan lapangan kerja,” ujarnya.
Khofifah juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kebanggaan terhadap produk buatan Indonesia. Menurutnya, dukungan terhadap produk lokal dapat dimulai dari diri sendiri, kemudian diperluas melalui lingkungan keluarga, pertemanan, hingga media sosial.
“Rekomendasikan jika barang buatan Indonesia tidak kalah bagus dengan buatan asing,” ajaknya.
Selain mendorong gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI), Khofifah menyoroti peluang pengembangan sepeda listrik seiring meningkatnya perhatian terhadap kendaraan ramah lingkungan. Polygon, kata dia, telah mengambil langkah strategis dengan melakukan ekspor perdana sepeda listrik pada akhir 2024 menggunakan baterai produksi dalam negeri.
“Inovasi ini sejalan dengan program hilirisasi industri dan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia,” jelasnya.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) PT Insera Sena, Soni Hartanto, mengapresiasi kunjungan pemerintah tersebut. Ia menilai perhatian pemerintah terhadap sektor industri penting untuk mendukung keberlanjutan usaha sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.
Soni mengatakan Polygon berkomitmen memperluas kerja sama dengan pemerintah daerah dan institusi pendidikan, terutama melalui program pelatihan, magang, serta kunjungan industri bagi siswa sekolah menengah kejuruan (SMK).
“Para siswa mendapat bekal ilmu yang mungkin tidak didapatkan di sekolah, misalnya teknik pengelasan dan perakitan. Selain menambah wawasan dan pengalaman, kolaborasi dengan institusi pendidikan juga dapat membuka peluang kerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan produk Polygon tidak hanya menyasar pasar domestik, tetapi juga pasar global. Eropa menjadi salah satu pasar utama dengan kontribusi sekitar 70 persen, terutama di Prancis. Selain itu, produk Polygon juga dipasarkan ke Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.
Menurut Soni, penguatan inovasi dan ekspor menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing industri nasional di pasar internasional.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Syaiful Hidayat