Bertemu Senator Lia Istifhama, Jurnalis Cilik Surabaya Dapat Pesan Terus Berkarya

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Minggu, 27 September 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Jurnalis cilik SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya wawancarai Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr Lia Istifhama, yang akrab disapa Ning Lia. (Dok. Istimewa)

Tiga Jurnalis cilik SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya wawancarai Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr Lia Istifhama, yang akrab disapa Ning Lia. (Dok. Istimewa)

Surabaya – Tiga jurnalis cilik SD Muhammadiyah 6 Gadung, Surabaya, mendapat pengalaman berbeda. Mereka berkesempatan mewawancarai Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr Lia Istifhama, yang akrab disapa Ning Lia.

Ketiga jurnalis cilik itu yakni Naura Qonita Aulia Z., Aisyah Nabila Azzahra R., dan Michelle Alesha Hermawan. Dengan percaya diri, mereka bergantian mengajukan sejumlah pertanyaan, mulai dari cita-cita saat kecil, pelajaran favorit, hobi, hingga alasan Ning Lia memilih jalan pengabdian kepada masyarakat.

Suasana wawancara berlangsung cair. Ning Lia menjawab pertanyaan ketiganya dengan bahasa sederhana sembari mengenang masa kecilnya.

Ning Lia mengaku memiliki berbagai cita-cita saat masih kecil. Dia pernah ingin menjadi dokter karena dapat membantu orang lain. Dia juga sempat bercita-cita menjadi guru agar bisa mengajar.

“Banyak sekali cita-cita. Intinya pekerjaan-pekerjaan yang membuat kita bisa menolong dan memberikan manfaat kepada orang lain,” tutur Ning Lia dalam keterangannya, Minggu (27/9/2026).

Keinginan menjadi anggota dewan juga pernah muncul dalam benaknya. Salah satu alasannya karena pekerjaan tersebut membuatnya bisa bertemu banyak orang sekaligus mendengarkan persoalan yang mereka hadapi.

Menurut Ning Lia, menjadi wakil masyarakat bukan sekadar menjalankan kegiatan formal. Ada tanggung jawab untuk mendengar aspirasi dan bersama masyarakat mencari solusi atas berbagai persoalan.

“Kita bisa mendengarkan orang lain, mengetahui persoalan mereka, kemudian bersama-sama mencari solusi,” ujarnya.

Pertanyaan para jurnalis cilik kemudian membawa obrolan pada masa sekolah Ning Lia. Dia mengaku menyukai matematika karena pelajaran tersebut membiasakan seseorang berpikir dan mencari strategi untuk memecahkan masalah.

Selain matematika, membaca juga menjadi salah satu kegemarannya. Ning Lia pun berpesan kepada ketiga jurnalis cilik agar tidak berhenti membaca dan belajar.

Menurutnya, kebiasaan membaca dan belajar dapat menjadi modal bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menemukan potensi diri.

Ning Lia juga mengapresiasi keberanian Naura, Aisyah, dan Michelle yang mulai belajar menjadi jurnalis sejak duduk di bangku sekolah dasar.

“Contohnya kalian sebagai jurnalis dari Muhammadiyah. Kalian bisa mewawancarai orang, belajar berkomunikasi, memberikan senyuman kepada orang lain. Itu juga merupakan sebuah kontribusi,” katanya.

Dia menegaskan kontribusi kepada bangsa tidak selalu harus dilakukan melalui dunia politik. Anak-anak dapat mengambil peran melalui pendidikan, prestasi, maupun karya sesuai kemampuan masing-masing.

Ning Lia berharap para jurnalis cilik SD Muhammadiyah 6 Gadung terus mengasah kemampuan menulis dan mengamati lingkungan di sekitar mereka.

“Jadilah anak yang pintar, suka belajar. Nanti kalau sudah besar, kalian bisa mengharumkan nama bangsa dengan karya dan prestasi. Banyak yang bisa kalian berikan untuk negara ini, tidak harus melalui kancah politik,” pesannya.

Secara khusus, Ning Lia menyampaikan tiga pesan kepada para jurnalis cilik. Mereka diminta gemar membaca dan belajar, menghormati orang tua serta guru, dan terus bersemangat menghasilkan karya.

“Kepada anak-anak hebat, jurnalis cilik SD Muhammadiyah 6 Surabaya, jadilah anak-anak yang suka membaca, suka belajar, selalu menghormati orang tua dan guru kalian. Kemudian teruslah bersemangat membangun karya,” ujarnya.

Menurut Ning Lia, karya tidak harus selalu berukuran besar. Tulisan sederhana mengenai lingkungan sekolah, keluarga, maupun kejadian sehari-hari dapat menjadi langkah awal untuk belajar memberikan manfaat kepada orang lain.

“Kami para orang tua menunggu karya-karya kalian. Karya itu tidak harus besar. Karya sederhana saja, misalnya kalian menulis tentang apa pun yang ada di sekitar kalian,” imbuhnya.

Menutup wawancara, Ning Lia berpesan kepada anak-anak Indonesia agar tumbuh menjadi pribadi tangguh dan tidak mudah menyerah.

“Jadilah pribadi yang tangguh. Jangan pernah merasa sendiri karena kalian memiliki orang tua, teman dan keluarga yang selalu menyayangi serta mendoakan kalian. Teruslah bersemangat membangun karya,” pungkas Ning Lia.

Bagi Naura, Aisyah, dan Michelle, wawancara tersebut menjadi pengalaman tersendiri. Selain berlatih mengajukan pertanyaan kepada narasumber, ketiganya mendapat pesan bahwa kebiasaan membaca, menulis, dan berani berkarya dapat menjadi langkah awal untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Subandi Ungkit Konflik PKB di Pemilu 2024, Jangan Terulang Lagi
DPC PKB Sidoarjo Resmi Dikukuhkan 2026-2031, Target 22 Kursi dan Menang Pilkada 2029
Surokim: PT 6 Persen Jadi Jalan Tengah untuk Penataan Sistem Politik
Jelang Pemilu 2029, Perindo Jatim Petakan 14 Dapil dan Fokus Ekonomi Kerakyatan
Batik Jadi Pilihan Senator Lia, Wujud Konsistensi Merawat Warisan Nusantara
Fraksi NasDem Setujui Raperda Hak Keuangan DPRD Jatim, Khusnul Arif Soroti Transparansi dan Akuntabilitas
Dokter Rizal Octavian Resmi Pimpin Partai Gerindra Mojokerto, Ketua TIDAR: Siap Satu Komando
Ketua Demokrat Sidoarjo Dukung Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim, Dorong Kepemimpinan Muda
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:56 WIB

Bupati Subandi Ungkit Konflik PKB di Pemilu 2024, Jangan Terulang Lagi

Senin, 5 Oktober 2026 - 00:23 WIB

DPC PKB Sidoarjo Resmi Dikukuhkan 2026-2031, Target 22 Kursi dan Menang Pilkada 2029

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Surokim: PT 6 Persen Jadi Jalan Tengah untuk Penataan Sistem Politik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Jelang Pemilu 2029, Perindo Jatim Petakan 14 Dapil dan Fokus Ekonomi Kerakyatan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Batik Jadi Pilihan Senator Lia, Wujud Konsistensi Merawat Warisan Nusantara

Berita Terbaru

Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis

Kamis, 8 Okt 2026 - 11:42 WIB

Sambut Hari Jadi Jatim ke-81, Gubernur Khofifah Hadirkan Servis Gratis 8.100 Motor. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut Hari Jadi Jatim ke-81, Gubernur Khofifah Hadirkan Servis Gratis 8.100 Motor

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:11 WIB

WhatsApp