Surabaya – Banteng Banten mengawali kiprahnya di Grup C Soekarno Cup 2026 dengan hasil positif. Mereka menundukkan Banteng Sulawesi Utara (Sulut) dengan skor 2-0 di Stadion THOR Surabaya, Kamis (13/8/2026).
Dua gol kemenangan Banteng Banten tercipta pada babak kedua. Musa mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan bola muntah hasil tendangan penalti Herjun, sedangkan gol kedua disumbangkan Viky.
Sejak menit awal, pertandingan berlangsung sengit. Kedua tim bermain dengan tempo tinggi dan silih berganti membangun serangan.
Banteng Sulut beberapa kali mencoba membongkar pertahanan lawan. Namun, barisan belakang Banteng Banten tampil disiplin dan mampu meredam sejumlah peluang.
Sebaliknya, Banteng Banten mengandalkan permainan kolektif serta serangan cepat untuk menekan pertahanan Sulut.
Momentum kemenangan Banteng Banten datang setelah wasit menunjuk titik putih. Herjun dipercaya menjadi eksekutor penalti.
Tendangan Herjun sebenarnya berhasil ditepis kiper Banteng Sulut. Namun, Musa bergerak cepat menyambar bola muntah tersebut.
Gol itu membawa Banteng Banten unggul 1-0.
Keunggulan tersebut membuat Banteng Banten semakin percaya diri. Mereka tetap menjaga intensitas serangan dan terus mencari celah untuk menambah keunggulan.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Viky berhasil menjebol gawang Banteng Sulut dan mengubah skor menjadi 2-0.
Dalam posisi tertinggal, Banteng Sulut berusaha meningkatkan tekanan. Mereka mencoba memperkecil ketertinggalan melalui sejumlah serangan.
Namun, pertahanan Banteng Banten tampil solid hingga pertandingan berakhir. Skor 2-0 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi catatan clean sheet bagi Banteng Banten pada laga pembuka Grup C Soekarno Cup 2026.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Wanto Sugito mengapresiasi penampilan para pemain. Menurutnya, kemenangan tersebut tidak lepas dari semangat, kedisiplinan, dan kekompakan tim.
“Alhamdulillah, anak-anak bermain dengan semangat, disiplin, dan kerja sama tim yang baik. Kemenangan ini tentu kita syukuri, tetapi jangan cepat puas karena perjalanan masih panjang,” kata Wanto.
Wanto juga menyoroti proses gol pertama Banteng Banten. Menurutnya, gol Musa menunjukkan mental bertanding para pemain yang tidak mudah menyerah.
Tendangan penalti Herjun memang sempat ditepis kiper. Namun, Musa tidak berhenti mengejar bola hingga akhirnya mampu memanfaatkannya menjadi gol.
“Ini yang sejak awal selalu kita tekankan. Jangan pernah berhenti berjuang sebelum peluit akhir dibunyikan. Hari ini anak-anak menunjukkan semangat itu di lapangan,” ujarnya.
Wanto meminta para pemain segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya. Dia berharap semangat juang dan kekompakan tim tetap terjaga sepanjang turnamen.
“Sekarang tetap fokus menghadapi pertandingan berikutnya. Jaga sportivitas, jaga kekompakan, dan terus berjuang. Banteng Banten Juara!,” pungkasnya.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Syaiful