Gubernur Khofifah bersama Danjen Akademi TNI Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih di Sekolah Rakyat Pasuruan

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah bersama Danjen Akademi TNI Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih di Sekolah Rakyat Pasuruan. (Dok. Humas Pemprov)

Gubernur Khofifah bersama Danjen Akademi TNI Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih di Sekolah Rakyat Pasuruan. (Dok. Humas Pemprov)

Pasuruan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha membagikan ratusan Bendera Merah Putih kepada civitas akademika Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Pasuruan. Pembagian bendera dilakukan di Jalan Erlangga Selatan, Purworejo, Kota Pasuruan.

Kegiatan tersebut berlangsung semarak. Khofifah mengajak para siswa dan seluruh peserta menyanyikan lagu Hari Merdeka dan Halo-Halo Bandung. Lagu-lagu perjuangan itu menggema di lingkungan sekolah dan membangkitkan semangat nasionalisme.

“Karena ini sudah memasuki bulan kemerdekaan, saya rasa ini momentum tepat untuk menggelorakan semangat kemerdekaan,” ujar Khofifah dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026).

Khofifah mengatakan pembagian Bendera Merah Putih bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, bendera merupakan simbol persatuan yang dapat menyatukan masyarakat Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, hingga latar belakang sosial.

Dia menegaskan kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan dan pengorbanan seluruh elemen bangsa. Karena itu, nilai perjuangan dan persatuan perlu terus diwariskan kepada generasi muda.

“Ketika generasi muda memahami bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan yang panjang, mereka akan semakin menyadari bahwa persatuan dan kesatuan adalah modal utama untuk menjaga Indonesia tetap kuat,” katanya.

Khofifah juga mengingatkan tantangan menjaga persatuan di era teknologi informasi. Menurutnya, ancaman terhadap persatuan tidak hanya berupa konflik fisik, tetapi juga penyebaran hoaks, ujaran kebencian, disinformasi, hingga narasi provokatif.

“Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus dihidupkan. Bendera Merah Putih adalah salah satu hal yang mempersatukan kita semua dari berbagai perbedaan. Kita memiliki bendera yang sama,” jelasnya.

Dia berharap pembagian bendera tersebut dapat menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan terhadap Tanah Air. Semangat itu, lanjut Khofifah, harus diwujudkan dengan menjaga persatuan dan berkontribusi dalam pembangunan sesuai bidang masing-masing.

BACA JUGA  Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

“Rasa cinta tanah air kita dapat tumbuh apabila kita bersama-sama membentangkan, mengibarkan Merah Putih,” tegasnya.

Khusus bagi siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi, Khofifah menilai momentum tersebut penting untuk menanamkan nilai perjuangan, kerja keras, disiplin, dan pantang menyerah sejak dini.

“Kita perlu menanamkan nilai perjuangan kepada generasi muda, anak-anak kita yang ada di SR. Ini akan mengajarkan bahwa untuk mendapatkan sebuah kemerdekaan, sesuatu yang kita inginkan itu ada perjuangan dan pengorbanan yang harus terus diupayakan,” katanya.

Menurut Khofifah, bentuk perjuangan generasi muda saat ini berbeda dengan perjuangan para pahlawan di masa lalu. Jika dahulu kemerdekaan diperjuangkan dengan mengangkat senjata, kini generasi muda dapat mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, prestasi, inovasi, dan penguatan karakter.

“Para siswa tidak ikut turun mengangkat senjata untuk melawan terorisme, tapi mereka harus belajar dan berusaha keras untuk meraih prestasi, berinovasi, dan tidak mudah termakan isu negatif dan provokatif,” ujarnya.

Khofifah berharap Bendera Merah Putih yang dibagikan kepada siswa SRT 2 Kota Pasuruan menjadi simbol harapan dan motivasi untuk terus belajar serta mengembangkan potensi.

Dia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, termasuk melalui akses pendidikan yang setara dan layak.

“Ini adalah simbol, motivasi bahwa masa depan bangsa ini, masa depan negara ini ada di tangan mereka. Mereka harus bertumbuh dengan baik, mendapatkan akses pendidikan yang setara dan layak. Indonesia Emas 2045 ada di tangan mereka,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi
Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional
Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB
DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif
Wacana Siswa Tidak Naik Kelas, Puguh DPRD Jatim Soroti Kesenjangan Fasilitas Pendidikan
Dukung Transformasi Pendidikan, UNESA Latih Guru Akuntansi Manfaatkan Platform Wayground
Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SMA-SMK dan SLB
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:00 WIB

DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:48 WIB

DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp