BGN Tak Main-main, 137 Kepala Dapur MBG Dicopot karena Pelanggaran

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono dalam konferensi pers di kantor BGN, Jakarta. (dok. Biro Hukum dan Humas BGN)

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono dalam konferensi pers di kantor BGN, Jakarta. (dok. Biro Hukum dan Humas BGN)

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mencopot 137 Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau kepala dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah. Langkah tegas itu diambil sebagai bentuk penegakan disiplin terhadap pelanggaran yang ditemukan selama pelaksanaan program.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan pencopotan dilakukan terhadap kepala SPPG yang terbukti melanggar disiplin, memiliki rekam jejak bermasalah, hingga tidak memenuhi standar operasional dalam menjalankan Program MBG.

“Per hari ini, saya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional telah mencopot 137 kepala dapur di seluruh Indonesia, yaitu di Jawa Barat, Lampung, Jawa Timur, Sumatera Utara, Banten, dan Jawa Tengah, termasuk dapur di Semarang yang kemarin menimbulkan kasus keracunan di SMK Negeri 6 Semarang,” ujar Mas Dar usai Rapat Pimpinan di Kantor BGN, dikutip dari laman resmi Badan Gizi Nasional, Senin (3/8/2026).

Menurut Mas Dar, keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen BGN menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan Program MBG berjalan sesuai standar keamanan pangan dan tata kelola yang baik.

Ia menegaskan BGN menerapkan kebijakan tanpa kompromi terhadap setiap pelanggaran, baik yang berkaitan dengan keamanan pangan maupun penyimpangan anggaran.

“Yang jelas kami zero tolerance terhadap keracunan, zero tolerance terhadap tindakan korupsi, ngentik uang, dan lain-lain. Kami telah menyiapkan sistem mekanisme, trust is good, but control is better,” tegasnya.

Untuk memperkuat pengawasan, BGN kini mengembangkan sistem monitoring berbasis digital yang memungkinkan seluruh aktivitas operasional di setiap dapur MBG dipantau secara menyeluruh dan real time.

Selain itu, BGN juga berupaya meningkatkan keterbukaan informasi kepada publik. Nantinya, orang tua, sekolah, dinas kesehatan, dinas pendidikan, hingga pemerintah daerah dapat mengakses informasi mengenai menu makanan yang diterima siswa, kandungan gizinya, lokasi SPPG yang memasak, penanggung jawab dapur, hingga laporan apabila terjadi keluhan.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

“Sebagaimana janji saya setelah dilantik, kami ingin menyediakan informasi yang terbuka kepada orang tua, dinas kesehatan, dinas pendidikan, guru, hingga kepala sekolah. Mereka harus mengetahui anak-anak mendapat menu apa hari ini, kemarin, maupun besok, kandungan gizinya, diproduksi di SPPG mana, siapa kepala SPPG-nya, hingga apakah ada keluhan, sehingga semuanya dapat dipantau,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim
Wagub Emil Dorong Ekonomi Syariah Jatim, Tekankan Pentingnya Ekosistem Berkelanjutan
Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri
Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal
Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB
Senator Lia Istifhama Apresiasi Menko Zulhas, 26 Ribu Gerai KDKMP Siap Beroperasi Bulan Ini
Temui Presiden Prabowo, Presiden FIFA Apresiasi Sukses Indonesia Gelar FIFA ASEAN Cup 2026
Menko Cak Imin Ganti Alphard dengan Maung Garuda Buatan Pindad
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Wagub Emil Dorong Ekonomi Syariah Jatim, Tekankan Pentingnya Ekosistem Berkelanjutan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:16 WIB

Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB

Berita Terbaru

WhatsApp