Kades Karyono Prioritaskan Sertifikasi Tanah Massal dan Ketahanan Pangan di Desa Jogosatru

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Sidoarjo – Kepala Desa (Kades) Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Karyono memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan selama masa kepemimpinannya periode 2026-2034. Mulai dari sertifikasi tanah massal, pengelolaan sampah, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan ketahanan pangan menjadi fokus pembangunan desa dalam beberapa tahun ke depan.

Hal itu disampaikan Karyono saat ditemui di ruang kerjanya, Kantor Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Rabu (8/7/2026).

Menurut Karyono, pembangunan Desa Jogosatru diarahkan untuk mengejar ketertinggalan sekaligus meningkatkan daya saing dengan desa-desa lain di Kabupaten Sidoarjo.

“Kami ingin pembangunan Desa Jogosatru lebih baik dari sebelumnya. Masih banyak yang perlu dibenahi dan ditata secara bertahap,” ujar Karyono.

Salah satu program yang segera direalisasikan ialah sertifikasi tanah secara massal bagi masyarakat. Program tersebut diharapkan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah sekaligus mempermudah administrasi pertanahan warga.

Selain itu, pemerintah desa juga akan menyempurnakan sistem pengelolaan sampah berbasis TPS 3R yang telah tersedia. Masyarakat akan didorong membiasakan pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah agar proses pengolahan berjalan lebih efektif.

“TPS sudah ada, tinggal penyempurnaan fasilitas. Kami juga akan membangun budaya masyarakat agar terbiasa memilah sampah sejak dari rumah,” katanya.

Di bidang pelayanan publik, Karyono berencana meningkatkan komunikasi dengan masyarakat melalui sosialisasi keliling di empat dusun menggunakan kendaraan yang dilengkapi pengeras suara. Informasi yang disampaikan meliputi pelayanan administrasi, pembayaran pajak, hingga berbagai program desa.

“Masyarakat harus mendapatkan informasi secara langsung. Karena itu kami akan turun ke setiap dusun agar komunikasi antara pemerintah desa dan warga semakin baik,” ungkapnya.

Pada sektor pertanian, Karyono menyebut Desa Jogosatru masih memiliki potensi sebagai daerah penghasil padi. Meski demikian, pemerintah desa juga akan mengembangkan komoditas hortikultura seperti bayam, kangkung, dan sawi untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat.

BACA JUGA  Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan

Tak hanya itu, sektor peternakan juga menjadi perhatian. Pemerintah desa berencana mengembangkan budidaya lele, belut, dan bebek sebagai upaya meningkatkan perekonomian warga sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Selain tanaman pangan, pemerintah desa juga menyiapkan pengembangan sektor peternakan, khususnya lele, belut, dan bebek. Ini sebagai upaya meningkatkan ekonomi desa sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Untuk merealisasikan berbagai program tersebut, Pemerintah Desa Jogosatru akan menggandeng berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, perguruan tinggi, hingga perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan melibatkan kampus agar ada pendampingan kepada masyarakat secara berkelanjutan,” tuturnya.

Meski begitu, Karyono mengakui Desa Jogosatru menghadapi tantangan berupa berkurangnya lahan pertanian akibat alih fungsi menjadi kawasan permukiman.

“Lahan pertanian berkurang sekitar 30 persen, bahkan bisa lebih. Ini menjadi tantangan bersama agar ketahanan pangan tetap terjaga,” katanya.

Sebagai langkah awal, pemerintah desa akan memprioritaskan pengembangan tanaman jagung dan serai sembari terus mencari inovasi yang sesuai dengan kondisi wilayah.

Usai pelaksanaan pemilihan kepala desa, Karyono juga mengajak seluruh masyarakat meninggalkan perbedaan pilihan politik dan kembali bersatu membangun Desa Jogosatru.

“Pilihan sudah selesai. Sekarang kita mulai dari nol. Tidak ada lagi perbedaan. Semua warga adalah bagian dari Desa Jogosatru dan harus bersama-sama membangun desa,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat terus terjalin sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah.

“Saya berharap seluruh masyarakat bersatu, saling mendukung, dan terus berkomunikasi. Dengan begitu, Desa Jogosatru akan menjadi desa yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan
Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan
DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan
Wagub Emil Bertemu Dubes Austria, Kerja Sama Ekonomi hingga Budaya Jadi Sorotan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp