Peran Politisi Muda dalam Demokrasi, Pesan Lia Istifhama untuk Duta Parlemen Muda Indonesia

- Pewarta

Selasa, 28 April 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Surabaya – Dalam momentum pengukuhan Duta Parlemen Muda (DPM), Anggota DPD RI sekaligus figur politisi nasional potensial, Dr. Lia Istifhama, menegaskan pentingnya kemampuan memahami kebutuhan masyarakat secara kontekstual.

Menurutnya, setiap wilayah memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga pendekatan kebijakan tidak bisa disamaratakan. Para duta parlemen muda diharapkan mampu menjadi representasi aspirasi rakyat secara nyata dan adaptif.

“Duta parlemen muda ke depan itu harapan saya pasca dikukuhkan, bagaimana kalian benar-benar mengerti apa keinginan masyarakat di setiap wilayah. Tidak semua daerah bisa diperlakukan sama, semuanya harus dibaca secara situasional, adaptif, dan inventif,” ujar Politisi muda Lia Istifhama, pada Senin (27/4/2026).

Kontingensi Teori, Kunci Kepemimpinan Politisi Muda

Dalam arahannya, politisi daerah Lia memperkenalkan konsep kontingensi teori, yakni pendekatan kepemimpinan yang menyesuaikan strategi dengan kondisi nyata di lapangan.

Ia mencontohkan kondisi di Surabaya yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) tinggi, salah satunya dari sektor kendaraan bermotor. Namun, ia menyoroti ketimpangan distribusi manfaat terhadap daerah lain yang turut terdampak.

“Kita mendapatkan pemasukan besar dari kendaraan, tapi jalan yang dilalui tidak hanya di Surabaya atau Jakarta. Ada daerah lain yang menanggung risiko kerusakan jalan, namun tidak mendapatkan manfaat. Di sinilah pentingnya kebijakan yang adil,” jelas Lia Istifhama dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/4/2026).

Hal ini menjadi refleksi penting bagi para politisi daerah maupun politisi nasional agar mampu merumuskan kebijakan yang berkeadilan dan tidak terpusat.

Generasi Muda Harus Jadi Politisi yang Kuat dan Tangguh

Selain kecerdasan membaca situasi, Lia Istifhama juga menekankan pentingnya resiliensi atau ketangguhan mental bagi generasi muda.

“Kalian harus menjadi pribadi yang kuat, memiliki resiliensi. Resiliensi adalah bagaimana kalian tetap tangguh menghadapi tantangan,” tegasnya.

BACA JUGA  Arumi Bachsin Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Berintegritas dan Siap Bersaing Global

Dalam dunia politik yang dinamis, kemampuan bertahan dan beradaptasi menjadi faktor penting bagi politisi muda untuk tetap relevan dan berpengaruh.

Demokrasi Sehat Dimulai dari Generasi Muda

Lia Istifhama juga mengajak generasi muda untuk membangun demokrasi yang sehat melalui pendekatan yang tidak kontradiktif, melainkan persuasif dan inklusif.

Ia menekankan pentingnya bahwa membangun kesepahaman di tengah perbedaan, mengedepankan edukasi politik yang konstruktif, dan meningkatkan kecerdasan membaca isu-isu terkini.

Nilai-nilai ini dinilai penting untuk menciptakan benevolent society, yakni masyarakat yang saling peduli dan berorientasi pada kebaikan bersama.

Peran Strategis Politisi Muda di Era Digital

Di era digital, generasi muda memiliki peluang besar untuk memainkan peran strategis dalam politik. Lia Istifhama menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi.

“Kalian punya alasan untuk terus speak up dan tampil di depan publik. Tanyakan pada diri kalian, apa yang bisa saya lakukan untuk negara ini. Maksimalkan kolaborasi dan konvergensi digital,” ungkap Lia Istifhama.

“Mahasiswa dan pelajar sebagai bagian dari politisi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif, kritis, dan solutif,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMB Resmi Berganti Jadi PBG, Ketua DPRD Sidoarjo Minta Pemkab Buat Juknis yang Mudah Dipahami
FJN Desak Pemerintah Bertindak Cepat, Empat Jurnalis Ditahan Israel Jadi Sorotan Dunia
Maju Lagi di Pilkades 2026, Abah Yadi Prioritaskan Perbaikan TPS Desa Tenggulunan
Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Dukung Panen Raya Jagung Prabowo di Tuban, Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Kurs Dolar Naik hingga Rp17.600, Ketua Komisi XI DPR RI Soroti Langkah Bank Indonesia
1.061 KDMP Resmi Beroperasi, Ketua PC Tidar Mojokerto Sebut Era Baru Ekonomi Desa Dimulai
Anggota DPR RI Arzeti Bilbina Gandeng BGN Sosialisasikan Program MBG di Sidoarjo, Dorong Generasi Emas 2045
LKPJ 2025 Disorot, Ketua Fraksi PKS Jatim Minta Pemprov Benahi BUMD dan Tekan Kemiskinan

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:42 WIB

IMB Resmi Berganti Jadi PBG, Ketua DPRD Sidoarjo Minta Pemkab Buat Juknis yang Mudah Dipahami

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:16 WIB

FJN Desak Pemerintah Bertindak Cepat, Empat Jurnalis Ditahan Israel Jadi Sorotan Dunia

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:45 WIB

Maju Lagi di Pilkades 2026, Abah Yadi Prioritaskan Perbaikan TPS Desa Tenggulunan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:58 WIB

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Dukung Panen Raya Jagung Prabowo di Tuban, Ketahanan Pangan Jadi Fokus

Senin, 18 Mei 2026 - 12:00 WIB

Kurs Dolar Naik hingga Rp17.600, Ketua Komisi XI DPR RI Soroti Langkah Bank Indonesia

Berita Terbaru