Anggota DPRD Jatim Ma’mulah Harun Soroti Peran Perempuan, Dari Politik hingga Kebijakan Publik

- Reporter

Selasa, 21 April 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur (Jatim) dari Fraksi PKB Ma'mulah Harun. (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur (Jatim) dari Fraksi PKB Ma'mulah Harun. (Foto: Istimewa)

Surabaya – Momentum Hari Kartini 2026 menjadi pengingat pentingnya peran perempuan di berbagai sektor. Perempuan masa kini dinilai perlu mengambil peluang lebih besar, termasuk di bidang Politik.

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur (Jatim) dari Fraksi PKB Ma’mulah Harun, menegaskan dalam ajaran Islam konsep kesetaraan gender telah diatur, termasuk kebebasan individu yang diiringi tanggung jawab.

“Dalam Al-Quran sebenarnya sudah ada konsep gender. Laki-laki maupun perempuan memiliki kebebasan untuk berbuat dan masing-masing bertanggung jawab,” ujar Ma’mulah saat diwawancarai di kantor DPRD Jawa Timur, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, hal tersebut menjadi landasan bahwa perempuan memiliki ruang yang sama untuk berpartisipasi aktif di berbagai bidang, termasuk politik yang kini semakin terbuka.

Ma’mulah juga menyinggung regulasi di Indonesia yang mewajibkan keterwakilan perempuan minimal 30% dalam struktur partai politik (parpol) maupun daftar calon legislatif. Kebijakan ini dinilai sebagai peluang strategis bagi perempuan untuk mengambil peran lebih besar.

“Ini kesempatan yang sangat baik bagi perempuan. Tapi tentu tidak bisa instan. Harus dipersiapkan sejak dini, misalnya dengan aktif berorganisasi sejak usia muda,” katanya.

Ia menambahkan, perempuan yang ingin terjun ke dunia politik perlu membekali diri dengan pemahaman teori politik serta mendalami regulasi terkait pemerintahan, kenegaraan, dan kebangsaan. Selain itu, penting juga memiliki basis pemilih yang jelas sebagai modal dalam kontestasi pemilu.

Meski demikian, Ma’mulah mengingatkan bahwa kebebasan berekspresi dalam politik tetap harus memperhatikan norma dan batasan.

“Perempuan bisa berekspresi, tapi tetap ada batas-batas yang perlu dijaga, termasuk dalam cara bergaul atau berinteraksi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ma’mulah mengapresiasi meningkatnya peran perempuan dalam kebijakan publik. Ia mencontohkan hadirnya fasilitas ramah perempuan, seperti ruang laktasi di tempat umum hingga kebijakan perlindungan terhadap kekerasan.

BACA JUGA  Ketua Bhayangkari Trenggalek Ajak Perempuan Terus Berkarya di Hari Kartini 2026

“Itu semua tidak lepas dari perjuangan legislator perempuan dan aktivis perempuan,” tuturnya.

Terkait keterwakilan perempuan di PKB, Ma’mulah menilai kondisinya terus menunjukkan tren positif.

“Alhamdulillah, perempuan di PKB sudah cukup baik,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perempuan Jadi Pemimpin di Era Modern? Ini Strategi Versi Lia Istifhama
Kodifa Jawara Jadi Wadah Ekonomi Difabel di Jatim, Sri Untari: Ini Langkah Nyata Kemandirian
Wakil Ketua DPRD Jatim Sebut Kartini Bukan Sekadar Sejarah, Tapi Inspirasi Perempuan
Lonjakan Kasus Gagal Ginjal, dr Benjamin DPRD Jatim: Waspadai Pola Hidup Tak Sehat
Semarak Hari Kartini, Sekwan DPRD Jatim Gelar Lomba untuk Kaum Perempuan
Peringati Hari Kartini 2026, Lia Istifhama Tekankan Pentingnya Perempuan Melek Digital
Lonjakan Gagal Ginjal di Jatim, Puguh DPRD Dorong Edukasi Hidup Sehat
Perkuat Peran PDUF MUI, Lia Istifhama Tekankan Sinergi Dana Umat dan CSR

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 22:08 WIB

Perempuan Jadi Pemimpin di Era Modern? Ini Strategi Versi Lia Istifhama

Selasa, 21 April 2026 - 20:29 WIB

Anggota DPRD Jatim Ma’mulah Harun Soroti Peran Perempuan, Dari Politik hingga Kebijakan Publik

Selasa, 21 April 2026 - 17:50 WIB

Kodifa Jawara Jadi Wadah Ekonomi Difabel di Jatim, Sri Untari: Ini Langkah Nyata Kemandirian

Selasa, 21 April 2026 - 17:18 WIB

Wakil Ketua DPRD Jatim Sebut Kartini Bukan Sekadar Sejarah, Tapi Inspirasi Perempuan

Selasa, 21 April 2026 - 12:24 WIB

Lonjakan Kasus Gagal Ginjal, dr Benjamin DPRD Jatim: Waspadai Pola Hidup Tak Sehat

Berita Terbaru

Pemerintahan & Kebijakan

Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Semua Pihak Turunkan Angka Kematian Ibu

Selasa, 21 Apr 2026 - 19:39 WIB