Perkuat Penanganan Bencana, Gubernur Khofifah Resmikan Gedung Gerha Majapahit dan GOR BPBD Jatim

Editor Yoyok

- Author

Jumat, 10 April 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Gerha Majapahit dan Gedung Olahraga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur di Kantor BPBD Jatim, Kabupaten Sidoarjo. (Foto: Adpim For Digitaljatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Gerha Majapahit dan Gedung Olahraga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur di Kantor BPBD Jatim, Kabupaten Sidoarjo. (Foto: Adpim For Digitaljatim)

Editor: Yoyok

Sidoarjo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Gerha Majapahit dan Gedung Olahraga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur di Kantor BPBD Jatim, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (9/4/2026).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti kedua bangunan sebagai simbol beroperasinya fasilitas baru yang diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelembagaan BPBD dalam penanggulangan bencana di Jawa Timur.

Gedung Gerha Majapahit yang memiliki luas 19 x 24 meter persegi difungsikan sebagai pusat pengelolaan logistik dan peralatan kebencanaan. Sementara itu, Gedung Olahraga BPBD dengan luas 26 x 14,5 meter persegi dibangun untuk mendukung kegiatan fisik, pelatihan, serta peningkatan kebugaran personel.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kehadiran kedua fasilitas tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola logistik kebencanaan yang lebih tertib, berkualitas, dan akuntabel.

Ia secara khusus menekankan pentingnya penerapan sistem manajemen logistik berbasis digital dengan metode First In, First Out (FIFO) atau barang masuk pertama harus keluar pertama. Sistem ini dinilai krusial dalam memastikan efektivitas distribusi serta menjaga kualitas logistik, terutama untuk barang-barang yang memiliki masa kedaluwarsa

“Proses sirkulasi dan distribusi harus dijaga agar tercipta FIFO Sistem yang optimal,” ujar Khofifah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, penerapan ekosistem digital dalam pengelolaan logistik merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditawar. Sistem tersebut akan mempermudah proses pengawasan, meningkatkan ketelitian pencatatan, serta meminimalkan risiko penggunaan logistik yang sudah tidak layak pakai.

“Digital ekosistem dalam logistik adalah wajib. Maka FIFO Sistem bisa mendeteksi barang yang akan terdistribusi sesuai dengan tanggal penggunaan logistik,” jelasnya.

“Melalui FIFO Sistem bisa diketahui apakah logistik sudah masuk tanggal Expired atau belum. Jangan sampai itu terjadi,” imbuh Khofiah.

BACA JUGA  DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah juga mengingatkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD dari seluruh Kab/Kota terkait pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi musim kemarau ekstrem yang kerap dikaitkan dengan fenomena El Nino.

Ia pun menekankan bahwa mitigasi harus dilakukan secara terukur dan terkoordinasi, dengan melibatkan seluruh pemerintah daerah guna menjaga stabilitas sektor pertanian dan ketahanan pangan di Jawa Timur.

“Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan. Pompa pompa air dalam akan disiapkan menghadapi Musim Kemarau oleh Dinas PU Jatim kepada daerah daerah yang sudah dipetakan terjadinya musim kemarau sehingga Indeks Pertanaman (IP) tetap di angka 2,7. Kita harus melakukan kewaspadaan berganda,” tegas Khofifah.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto menyampaikan bahwa pembangunan kedua gedung ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola logistik, operasional, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kebencanaan.

Gedung Gerha Majapahit diharapkan menjadi pusat logistik yang representatif dalam mendukung penyimpanan, pemeliharaan, hingga distribusi bantuan dan peralatan kebencanaan. Dengan fasilitas yang lebih memadai, kesiapsiagaan serta kecepatan respons dalam situasi darurat diharapkan semakin meningkat.

Adapun Gedung Olahraga BPBD Jatim akan dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pembinaan fisik dan pelatihan personel, sehingga mampu meningkatkan ketangguhan serta kesiapan aparatur dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di lapangan.

Lebih lanjut, Gatot menjelaskan bahwa pembangunan kedua gedung tersebut dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2025, dimulai sejak Juni hingga Desember selama 180 hari kalender. Proyek ini didanai melalui APBD Provinsi Jawa Timur dan dirancang oleh Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Provinsi Jawa Timur.

Dalam proses pelaksanaannya, pembangunan juga mendapatkan pendampingan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.

BACA JUGA  DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi D DPRD Sidoarjo Hearing soal Bansos Beras di Desa Kalimati, Soroti Transparansi Data Penerima Manfaat
Gapura Jenggala Bakal Jadi Ikon Perbatasan Sidoarjo-Surabaya, Ini Rencana Bupati Subandi
Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan
Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan
DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Komisi D DPRD Sidoarjo Hearing soal Bansos Beras di Desa Kalimati, Soroti Transparansi Data Penerima Manfaat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru

WhatsApp