Hadapi Krisis Global, Presiden Prabowo Dorong Percepatan Swasembada Pangan dan Energi

- Pewarta

Senin, 16 Maret 2026 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin rapat sidang kabinet di Istana Merdeka Negara. (Foto: Istimewa)

Presiden RI Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin rapat sidang kabinet di Istana Merdeka Negara. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto memimpin sidang Kabinet Merah Putih bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Rapat tersebut membahas kesiapan pemerintah menghadapi Idulfitri 1447 Hijriah serta sejumlah isu strategis nasional.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama selama bulan Ramadan. Menurutnya, suasana kondusif ditengah masyarakat menjadi kunci agar umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan tenang hingga perayaan Idulfitri.

Selain itu, pemerintah juga memastikan berbagai kebutuhan masyarakat menjelang hari raya tetap terpenuhi, mulai dari stabilitas harga bahan pokok hingga ketersediaan energi. Hal tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam sidang kabinet kali ini.

“Pemerintah harus memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga dan kebutuhan energi masyarakat aman menjelang Idulfitri,” ujar Prabowo seperti dikutip dari akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Senin (16/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga menyoroti dinamika krisis global yang masih berlangsung. Ia pun menilai situasi tersebut harus menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat kemandirian nasional, terutama di sektor pangan dan energi.

Menurutnya, percepatan program swasembada pangan dan energi harus terus dilakukan melalui pemanfaatan sumber daya alam secara optimal. Selain itu, pengembangan energi baru dan terbarukan juga dinilai penting untuk mendukung ketahanan energi nasional dalam jangka panjang.

“Dinamika krisis global harus menjadi momentum bagi Indonesia untuk mempercepat swasembada pangan dan energi, melalui pemanfaatan sumber daya alam secara optimal serta pengembangan energi terbarukan,” jelasnya.

Presiden Prabowo juga menerima laporan dari sejumlah menteri serta Ketua Dewan Energi Nasional (DEN) terkait kondisi ekonomi dan cadangan energi nasional. Dari laporan tersebut, pemerintah memastikan situasi ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi stabil.

BACA JUGA  Diterpa Isu Tak Netral, Ketua Panitia Pilkades Jumput Rejo Budi: Itu Hanya Rumor

“Cadangan energi nasional juga disebut berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk selama periode Ramadan hingga Idulfitri,” imbuh Presiden Prabowo.

Di akhir arahannya, Prabowo menegaskan bahwa seluruh kekayaan alam Indonesia harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan bangsa. Ia menilai pengelolaan sumber daya alam yang tepat akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Seluruh kekayaan alam Indonesia harus diprioritaskan untuk kepentingan bangsa dan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebijakan Baru Prabowo soal Ekspor SDA Diperdebatkan, BUMN Jadi Sorotan
Presiden Prabowo Terbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA, Kekayaan Alam Diprioritaskan untuk Rakyat
Kurs Dolar Naik hingga Rp17.600, Ketua Komisi XI DPR RI Soroti Langkah Bank Indonesia
Wagub Emil Jadi Pembicara UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting & Asia-Pacific Forum 2026
Gus Ipul Prihatin Kasus Pesantren Pati, Kemensos Siapkan Layanan Psikososial untuk Korban
Cak Imin Alarm Bahaya Kekerasan Seksual di Pesantren: Jangan Mudah Beri Izin Lembaga
KTT ASEAN ke-48 Digelar di Cebu, Presiden Prabowo Bawa Misi Penguatan Stabilitas Kawasan
Hadapi Ancaman Dunia Maya, Meutya Hafid Minta Generasi Muda Perkuat Kesadaran Diri

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:56 WIB

Kebijakan Baru Prabowo soal Ekspor SDA Diperdebatkan, BUMN Jadi Sorotan

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:32 WIB

Presiden Prabowo Terbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA, Kekayaan Alam Diprioritaskan untuk Rakyat

Senin, 18 Mei 2026 - 12:00 WIB

Kurs Dolar Naik hingga Rp17.600, Ketua Komisi XI DPR RI Soroti Langkah Bank Indonesia

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:57 WIB

Wagub Emil Jadi Pembicara UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting & Asia-Pacific Forum 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:28 WIB

Gus Ipul Prihatin Kasus Pesantren Pati, Kemensos Siapkan Layanan Psikososial untuk Korban

Berita Terbaru