Gubernur Khofifah Temui 2 Mahasiswa Jatim Usai Dievakuasi dari Iran, Siap Bantu Hingga Pulang

- Pewarta

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa  menerima dua mahasiswa Jawa Timur yang berhasil dipulangkan dari Iran, di Kantor PP Muslimat NU. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima dua mahasiswa Jawa Timur yang berhasil dipulangkan dari Iran, di Kantor PP Muslimat NU. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Jakarta – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersyukur dua mahasiswa Indonesia asal Jawa Timur yang menempuh pendidikan tinggi di Iran berhasil dipulangkan dengan selamat sampai ke Indonesia.

Secara khusus, Gubernur Khofifah menerima dua mahasiswa Jawa Timur yang berhasil dipulangkan dari Iran, di Kantor PP Muslimat NU, Sabtu (14/3/2026).

Dua putra-putri asal Jember dan Malang itu adalah mahasiswa Fakultas Teknik Komputer Universitas QOM dan Fakultas Kedokteran Universitas Shiraz.

Setelah mendapatkan kesempatan evakuasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran akibat meningkatnya ketegangan dan konflik bersenjata di kawasan tersebut, keduanya dalam kondisi yang sehat dan selamat.

“Alhamdulillah kami menerima kunjungan dua mahasiswa dari Jember dan Malang yang studi di Iran dan hari ini baru tiba di Indonesia,” kata Gubernur Khofifah.

“Terima kasih kepada Kemenlu yang sudah berhasil melakukan proses evakuasi warga Indonesia di Iran secara bertahap di tengah meningkatnya ketegangan dan konflik dikawasan Timur Tengah,” lanjutnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menyebut, di tengah perkembangan situasi di Iran dan kawasan Timur Tengah, maka prioritas pemerintah Indonesia adalah memastikan keselamatan WNI yang berada di Iran.

Ia menjelaskan, usai berhasil dievakuasi oleh KBRI Teheran dan tiba di Indonesia keduanya akan dibantu Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asal masing-masing lewat Badan Penghubung Daerah.

“Alhamdulillah kami telah berkoordinasi dengan Badan Penghubung Jawa Timur supaya bisa difasilitasi balik ke rumahnya masing-masing. Ini tahap ketiga dan malam ini akan ada yang datang lagi ,” terangnya.

“Semoga mereka bisa kembali dengan selamat dan selamat bertemu dengan keluarga dirumah,” pungkasnya.

Sementara itu, Dian, mahasiswa Kedokteran asal Malang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemenlu dan Pemprov Jatim yang sudah memfasilitasi kepulangannya dari Iran menuju Tanah Air.

BACA JUGA  Sukses Transformasi JConnect, Bank Jatim Raih Digital Innovation Award 2026

Ia menjelaskan, proses evakuasi dilakukan secara bertahap mulai KBRI di Teheran, KBRI Azerbaijan, kemudian dijemput Konjen Turki, lalu difasilitasi Kemenlu untuk balik ke Indonesia.

“Jadi mulai Kemenlu, KBRI Teheran di Iran, terus KBRI Azerbaijan, kemudian sempat dijemput Konjen Turki, lalu difasilitasi Kemenlu untuk balik ke Indonesia. Habis itu dihubungkan ke Badan Penghubung Daerah untuk difasilitasi balik ke daerah masing-masing,” kata Dian.

“Alhamdulillah bisa bertemu Ibu Gubernur, difasilitasi juga pemulangannya balik ke Malang. Beliau sangat peduli dengan mahasiswa Jawa Timur yang studi di Iran, beliau memastikan supaya kami bisa pulang ke Malang dengan selamat,” pungkasnya.

Senada dengan Dian, Muhammad Baghir, mahasiswa Teknik Komputer Universitas QOM mengaku bersyukur berhasil dipulangkan ke Indonesia pasca ketegangan yang dialami Iran.

“Terima kasih kepada Kemenlu, Pemprov Jawa Timur Ibu Khofifah yang sudah memfasilitasi kami kembali ke daerah asalh masing-masing dengan selamat dibantu Badan Penghubung Jawa Timur,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebijakan Baru Prabowo soal Ekspor SDA Diperdebatkan, BUMN Jadi Sorotan
Presiden Prabowo Terbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA, Kekayaan Alam Diprioritaskan untuk Rakyat
Kurs Dolar Naik hingga Rp17.600, Ketua Komisi XI DPR RI Soroti Langkah Bank Indonesia
Wagub Emil Jadi Pembicara UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting & Asia-Pacific Forum 2026
Gus Ipul Prihatin Kasus Pesantren Pati, Kemensos Siapkan Layanan Psikososial untuk Korban
Cak Imin Alarm Bahaya Kekerasan Seksual di Pesantren: Jangan Mudah Beri Izin Lembaga
KTT ASEAN ke-48 Digelar di Cebu, Presiden Prabowo Bawa Misi Penguatan Stabilitas Kawasan
Hadapi Ancaman Dunia Maya, Meutya Hafid Minta Generasi Muda Perkuat Kesadaran Diri

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:56 WIB

Kebijakan Baru Prabowo soal Ekspor SDA Diperdebatkan, BUMN Jadi Sorotan

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:32 WIB

Presiden Prabowo Terbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA, Kekayaan Alam Diprioritaskan untuk Rakyat

Senin, 18 Mei 2026 - 12:00 WIB

Kurs Dolar Naik hingga Rp17.600, Ketua Komisi XI DPR RI Soroti Langkah Bank Indonesia

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:57 WIB

Wagub Emil Jadi Pembicara UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting & Asia-Pacific Forum 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:28 WIB

Gus Ipul Prihatin Kasus Pesantren Pati, Kemensos Siapkan Layanan Psikososial untuk Korban

Berita Terbaru