Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Amaliyah Ramadan Rp13,76 Miliar untuk Warga Pamekasan

Belum ada data penulis & editor

- Author

Selasa, 10 Maret 2026 - 04:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial amaliyah Ramadan kepada warga Pamekasan di Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Pamekasan. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial amaliyah Ramadan kepada warga Pamekasan di Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Pamekasan. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Pamekasan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan tali asih kepada masyarakat Kabupaten Pamekasan dengan total nilai mencapai Rp13.760.750.000 melalui program Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 H.

Kegiatan yang digelar di Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Pamekasan, Minggu (8/3/2026) sore tersebut merupakan rangkaian kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-11 yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa program Sapa Bansos Amaliyah Ramadan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

“Program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota untuk mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat,” ujar Khofifah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/2/2026).

Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pengentasan kemiskinan serta menghadirkan kesejahteraan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi masyarakat.

“Ini cara kita membangun komplementaritas dengan intervensi kebijakan dari pusat dan Kabupaten. Seperti tadi, Pemprov mengambil posisi disabilitas berat pada bansos Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas,” ujar Khofifah.

Dari total bantuan sebesar Rp13,76 miliar tersebut, rinciannya meliputi bantuan melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebesar Rp4.914.200.000, bantuan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur sebesar Rp521.550.000, bantuan keuangan desa dari berbagai perangkat daerah sebesar Rp8.175.000.000, serta penyaluran zakat produktif melalui BUMD Jawa Timur sebesar Rp50.000.000.

Bantuan sosial dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur mencakup berbagai program perlindungan sosial, di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH) Plus sebesar Rp3.878.000.000 bagi 1.939 keluarga penerima manfaat, bantuan sosial Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) sebesar Rp435.600.000 bagi 121 penerima, serta bantuan KIP PPKS Jawara sebesar Rp285.000.000 untuk 95 penerima.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Selain itu, disalurkan pula bantuan operasional dan tali asih bagi pilar-pilar sosial yang berperan langsung dalam pelayanan kesejahteraan masyarakat, meliputi SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) dengan total bantuan sebesar Rp315.600.000 bagi 166 penerima.

Khofifah menjelaskan bahwa bantuan ASPD diberikan sebesar Rp3.600.000 per tahun yang disalurkan secara bertahap dalam empat kali penyaluran. Mekanisme ini dilakukan agar proses pendampingan dan pemantauan terhadap penerima bantuan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Untuk ASPD, mereka satu tahun mendapat Rp3.600.000 dibagi empat kali supaya ada continuity penyapaan. Kemudian ada PKH Lansia, setahun mendapat Rp 2 juta per tri wulan, semuanya berbeda sesuai dengan hasil assesment di lapangan,” jelas Khofifah.

Lebih lanjut, untuk bantuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Jawa Timur juga disalurkan berbagai program pemberdayaan desa, di antaranya Program Desa Berdaya sebesar Rp100.000.000 untuk satu desa, Program Jatim Puspa sebesar Rp296.550.000 untuk dua desa, bantuan BUMDes sebesar Rp100.000.000, serta Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten sebesar Rp25.000.000.

Sementara itu, bantuan keuangan desa juga disalurkan melalui berbagai perangkat daerah, meliputi Rp200.000.000 untuk dua desa melalui Dinas PMD Jatim, Rp4.325.000.000 untuk 23 desa melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jatim, Rp3.450.000.000 untuk 26 desa melalui Dinas PU Bina Marga Jatim, serta Rp200.000.000 untuk satu desa melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim.

Menurut Khofifah, berbagai bantuan tersebut difokuskan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, mengurangi ketimpangan sosial, sekaligus memperkuat kemandirian desa dan masyarakat.

“Fokus utamanya adalah mempercepat pengentasan kemiskinan dan menekan ketimpangan. Harapannya, perlindungan sosial ini adaptif dan mampu memberdayakan sekaligus memperkuat kemandirian desa dan masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Bangga Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

Tak hanya bantuan sosial, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan program pembinaan jalan bagi Pemerintah Kabupaten Pamekasan berupa 250 drum aspal, serta bantuan material bagi korban bencana angin kencang senilai Rp100.000.000.

Terkait bantuan 250 drum aspal, Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membantu penanganan kerusakan jalan, terutama di tengah musim penghujan yang cukup panjang.

“Hampir semua Kabupaten itu mengajukan perbaikan jalan di tengah musim hujan yang cukup panjang ini. Di tengah penyesuaian anggaran saat ini, kalau itu jalan Pemprov maka akan melakukan proses perbaikan jalan, kalau itu jalan kabupaten/desa maka Pemprov hanya memberikan support aspal dimana-mana,” terangnya.

“Jadi intinya kita sharing dengan Kabupaten/Kota,” imbuh Khofifah.

Sementara itu, Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Pamekasan melalui berbagai program bantuan tersebut.

Ia meyakini bantuan yang diberikan akan semakin memotivasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang berada di bawah garis kemiskinan.

“Ada tiga hal yang menjadi prioritas Pemkab Pamekasan. Yang pertama adalah pengobatan bagi yang penyakit serius di Rumah Sakit, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, serta pengentasan kemisikinan bagi mereka yang berada dibawah garis kemiskinan,” ucapnya.

“Kami berharap dengan kunjungan Gubernur Jatim, dan adanya bantuan aspal dan pasar murah bisa meringankan beban masyarakat di masa mendatang,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp