SPPG Disorot Publik, Rasiyo DPRD Jatim: Evaluasi Sepenuhnya Kewenangan BGN

- Publisher

Senin, 9 Maret 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Rasiyo. (Foto: Syaiful/DigitalJatim)

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Rasiyo. (Foto: Syaiful/DigitalJatim)

Surabaya – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah melakukan evaluasi terhadap sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Evaluasi ini dilakukan menyusul banyaknya masukan dari masyarakat serta sejumlah kalangan akademisi terkiat operasional SPPG di berbagai daerah.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Rasiyo mengatakan evaluasi SPPG ini merupakan kewenangan penuh dari BGN sebagai lembaga yang mengatur teknis pelaksanaan program pemenuhan gizi tersebut.

“Jadi begini, SPPG itu kan sempat disoroti. Ada masukan dari masyarakat dan kalangan akademisi seperti UGM. Karena itu saat ini BGN melakukan evaluasi terhadap SPPG yang ada,” ujar Rasiyo saat diwawancarai wartawan DigitalJatim di ruang Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur, Senin (9/3/2026).

Rasiyo menjelaskan bahwa setiap SPPG harus memenuhi sejumlah ketentuan teknis yang telah ditetapkan. Jika tidak memenuhi standar yang ditentukan, maka fasilitas tersebut berpotensi ditutup.

“SPPG itu ada ketentuannya. Kalau tidak memenuhi ketentuan tentu bisa ditutup. Itu kewenangan dari Badan Gizi Nasional (BGN),” jelasnya.

Ia mengakui sebagai anggota dewan hanya memberikan dukungan dari sisi kebijakan. Menurut Rasiyo, teknis operasional hingga standar fasilitas sepenuhnya menjadi kewenangan BGN.

“Kalau soal teknis saya tidak terlalu paham detailnya. Yang memahami secara teknis adalah BGN,” kata dia.

Rasiyo menyampaikan operasional SPPG harus memenuhi berbagai standar, mulai dari luas lahan hingga fasilitas pengolahan makanan.

“Misalnya, area SPPG harus memiliki ukuran tertentu, seperti lahan sekitar 10×20 meter,” terangnya.

Selain itu, fasilitas dapur hingga pengelolaan limbah juga harus tersedia dan memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan.

“Harus ada tempat memasak, tempat pendingin, sampai pengelolaan limbahnya juga diatur. Semua itu sudah ada standar operasionalnya,” jelas Politisi Partai Demokrat.

BACA JUGA  Puguh DPRD Jatim: Jangan Sampai Trans Jatim Matikan Mata Pencaharian Sopir Angkot

Di sisi lain, Rasiyo juga menyoroti persoalan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Jawa Timur. Ia pun menilai perlu dilakukan pendataan yang lebih akurat terkait jumlah anak berkebutuhan khusus tingkat sekolah.

Menurutnya, Pendataan tersebut sangatlah penting, agar Pemerintah Provinsi dapat menyiapkan fasilitas pendidikan yang sesuai baik sekolah luar biasa (SLB) maupun sekolah umum.

“Nanti kita minta Dinas Pendidikan Jawa Timur melakukan pendataan. Berapa sebenarnya anak usia sekolah yang berkebutuhan khusus mulai dari tingkat SD sampai SMP,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mega Citra Alam Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif, Ketua Tidar Mojokerto: Layak Jadi Teladan Perempuan Muda
Belum Ada Titik Temu, DPRD Sidoarjo Akan Sidak Bengkel CV Multi Triloka Cemerlang Pekan Depan
DPD RI Lia Istifhama: Perpres 111/2025 Jadi Langkah Preventif Cegah Penyebaran LGBTQ
Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Segera Susun Regulasi Turunan Usai Terbitnya Perpres soal LGBTQ
Kecelakaan Beruntun Akses Suramadu Jadi Sorotan, Harisandi DPRD Jatim Desak Audit Keselamatan
Puguh DPRD Jatim: Jangan Sampai Trans Jatim Matikan Mata Pencaharian Sopir Angkot
Lilik DPRD Ajak Warga Jadi Penjaga Demokrasi, Bukan Hanya Pemilih Saat Pemilu
Maraknya Curanmor Libatkan Anak, Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Perkuat Ketahanan Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:44 WIB

Mega Citra Alam Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif, Ketua Tidar Mojokerto: Layak Jadi Teladan Perempuan Muda

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:20 WIB

Belum Ada Titik Temu, DPRD Sidoarjo Akan Sidak Bengkel CV Multi Triloka Cemerlang Pekan Depan

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:54 WIB

DPD RI Lia Istifhama: Perpres 111/2025 Jadi Langkah Preventif Cegah Penyebaran LGBTQ

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:03 WIB

Puguh DPRD Minta Pemprov Jatim Segera Susun Regulasi Turunan Usai Terbitnya Perpres soal LGBTQ

Senin, 6 Juli 2026 - 17:47 WIB

Kecelakaan Beruntun Akses Suramadu Jadi Sorotan, Harisandi DPRD Jatim Desak Audit Keselamatan

Berita Terbaru

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MADAS Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang. (Dok. Istimewa)

Komunitas/Organisasi

DPD RI Lia Istifhama Dorong MADAS Sedarah Ambil Peran Bangun Ekonomi Bangsa

Rabu, 8 Jul 2026 - 08:49 WIB