Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp8,35 Miliar di Tuban Saat Ramadan, Dorong Perlindungan Sosial

Belum ada data penulis & editor

- Author

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa salurkan bantuan sosial di Pendopo Kridho Manunggal Kabupaten Tuban. (Foto: Adpim For digitalJatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa salurkan bantuan sosial di Pendopo Kridho Manunggal Kabupaten Tuban. (Foto: Adpim For digitalJatim)

Tuban – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melanjutkan rangkaian kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10 dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Kabupaten Tuban senilai Rp8.358.950.000.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kridho Manunggal Kabupaten Tuban, Kamis (5/3/2026). Dari total bantuan sebesar Rp8,35 miliar tersebut, penyaluran berasal dari sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim serta Badan Usaha Milik aerah (BUMD).

Rinciannya meliputi bantuan melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebesar Rp7.145.500.000, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur sebesar Rp348.450.000, bantuan keuangan desa melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya sebesar Rp840.000.000, serta penyaluran melalui BUMD Jatim sebesar Rp25.000.000.

Bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) Plus sebesar Rp4.008.000.000 bagi 2.004 keluarga penerima manfaat, bantuan kemiskinan ekstrem sebesar Rp1.894.500.000 untuk 1.263 jiwa, serta bantuan sosial penyandang disabilitas (ASPD) sebesar Rp561.600.000 untuk 156 jiwa.

Selain itu, disalurkan pula bantuan melalui program KIP Putri Jawara sebesar Rp240.000.000 untuk 80 penerima serta KIP PPKS Jawara sebesar Rp66.000.000 bagi 22 penerima.

Pemprov Jawa Timur juga memberikan dukungan operasional dan tali asih bagi pilar-pilar sosial yang berperan langsung dalam pelayanan kesejahteraan masyarakat, meliputi SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), dengan total Rp375.400.000 untuk 188 penerima.

Sementara itu, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, disalurkan Program Desa Berdaya sebesar Rp100.000.000 untuk satu desa, Program Jatim Puspa sebesar Rp223.450.000 untuk tiga desa, serta Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten sebesar Rp25.000.000.

Untuk bantuan dari BUMD Jatim diberikan dalam bentuk zakat produktif senilai Rp25.000.000 kepada 50 penerima manfaat sebagai upaya mendukung penguatan usaha ekonomi masyarakat.

BACA JUGA  600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa penyaluran bansos ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat rentan.

Menurutnya, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperluas kemanfaatan program-program sosial agar dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Ini adalah proses Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan yang ke-10. Kita berharap seluruh proses distribusi bansos tepat sasaran dan tepat pemakaian. Ada bantuan yang diarahkan untuk penguatan modal usaha, tetapi ada juga yang bersifat charity bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/3/2026).

Khofifah menambahkan, berbagai bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar berkelanjutan Pemprov Jawa Timur dalam memastikan masyarakat rentan tetap terlindungi, sekaligus mendorong peningkatan kemandirian dan ketahanan ekonomi keluarga penerima manfaat.

“Seluruh bantuan ini adalah bagian dari ikhtiar Pemprov Jawa Timur untuk memastikan masyarakat rentan tetap terlindungi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi mereka,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga mengajak pemerintah kabupaten/kota untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mengoptimalkan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, integrasi program antara provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci agar bantuan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga mampu menjadi pengungkit kemandirian serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Kita punya banyak program bantuan sosial yang bisa dikolaborasikan dengan kabupaten/kota. Ini penting agar bantuan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga menjadi bantalan ekonomi sekaligus pengungkit bagi kemandirian serta ketahanan ekonomi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Pemprov Jatim kepada masyarakat Tuban. Ia menilai bantuan yang disalurkan sangat membantu kelompok rentan dan mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Tuban dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Dampingi Wapres Gibran Kunjungi Pabrik Sepeda di Sidoarjo, Bangga Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Gubernur Khofifah atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat Kabupaten Tuban. Bantuan yang diberikan hari ini tentu sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari rangkaian Amaliyah Ramadan, di akhir kegiatan Gubernur Khofifah turut menyerahkan 100 Al Quran hadiah dari Kerajaan Arab Saudi untuk masyarakat Tuban.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp