Wagub Emil Tinjau Longsor di Jalur Nasional Trenggalek–Ponorogo, Pastikan Penanganan Dipercepat

Belum ada data penulis & editor

- Author

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor yang menutup akses Jalan Raya Nasional Trenggalek–Ponorogo KM 16 di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor yang menutup akses Jalan Raya Nasional Trenggalek–Ponorogo KM 16 di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Trenggalek – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor yang menutup akses Jalan Raya Nasional Trenggalek–Ponorogo KM 16 di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Kamis (5/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proses penanganan dan pembersihan material longsor berjalan optimal serta mempercepat pembukaan kembali jalur utama penghubung Kabupaten Trenggalek dan Ponorogo tersebut.

Berdasarkan laporan di lapangan, tanah longsor terjadi pada Selasa (3/3) sekitar pukul 17.30 WIB. Longsor membawa material berupa batu berukuran besar yang menutup seluruh badan jalan di Dusun Pacar, Desa Nglinggis, sehingga akses jalan nasional tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Karena itu proses pembersihan harus dilakukan secara hati-hati mengingat material longsor berupa batu besar yang membutuhkan alat berat untuk pemindahannya,” ujar Emil saat meninjau lokasi.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses penanganan dapat dilakukan secepat mungkin tanpa mengabaikan faktor keselamatan petugas maupun pengguna jalan.

“Koordinasi terus dilakukan antara BPBD Kabupaten Trenggalek, BPBD Provinsi, Basarnas, PU Bina Marga Jatim, serta dengan Satker Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali untuk mendatangkan alat berat guna memecah dan menyingkirkan material batu yang menutup badan jalan,” jelasnya.

Emil juga memastikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun demikian, dampak longsor menyebabkan jalur utama Trenggalek–Ponorogo harus ditutup sementara hingga proses pembersihan material selesai dilakukan.

“Hingga hari ini jalan masih ditutup sementara karena proses pembersihan dan pemecahan material batu masih berlangsung. Kami mohon masyarakat memahami kondisi ini demi keselamatan bersama,” katanya.

BACA JUGA  Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Emil juga berkesempatan menemui para sopir truk yang sempat terjebak akibat tertutupnya jalur tersebut. Ia memberikan penjelasan secara langsung mengenai kondisi di lapangan serta mengimbau para pengemudi untuk bersabar sembari menunggu proses pembersihan selesai.

“Kami memahami situasi ini tentu berdampak pada aktivitas para pengemudi. Namun keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mohon kesabaran bapak-bapak semua, karena proses pembersihan material batu besar ini membutuhkan kehati-hatian agar tidak menimbulkan risiko baru,” ujar Emil

Untuk sementara waktu, masyarakat dan pengguna jalan yang hendak melintas dari Trenggalek menuju Ponorogo maupun sebaliknya diminta menggunakan jalur alternatif yang tersedia.

Di sisi lain, Emil menyampaikan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek bersama perangkat desa setempat juga melakukan pengamanan dan pengawasan di sekitar lokasi kejadian guna mengantisipasi potensi longsor susulan serta menjaga keselamatan warga.

“Petugas di lapangan terus melakukan pemantauan. Selain pembersihan material, langkah antisipasi terhadap kemungkinan longsor susulan juga menjadi perhatian penting,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi kerja cepat seluruh pihak yang telah turun ke lapangan sejak awal kejadian, mulai dari BPBD, aparat desa, hingga unsur terkait lainnya.

“Terima kasih kepada seluruh petugas yang telah bekerja keras di lapangan. Sinergi semua pihak sangat penting agar akses jalan ini bisa segera kembali dibuka dan aktivitas masyarakat kembali normal,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memantau perkembangan penanganan longsor tersebut hingga jalur nasional Trenggalek–Ponorogo dapat kembali dilalui secara aman oleh masyarakat. (Syaiful/ Yoyok)

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

WhatsApp