Wagub Emil Tinjau Jembatan Sentong Bondowoso, Minta Pembangunan Ulang Dipercepat

Penulis Syaiful Hidayat

- Author

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Bupati Bondowoso Abdul Hamid turun langsung meninjau kondisi jembatan Sentong di Kabupaten Bondowoso yang ditutup total setelah ambles. (Foto: Adpim For digitalJatim)

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Bupati Bondowoso Abdul Hamid turun langsung meninjau kondisi jembatan Sentong di Kabupaten Bondowoso yang ditutup total setelah ambles. (Foto: Adpim For digitalJatim)

Penulis: Syaiful Hidayat

Bondowoso – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Bupati Bondowoso Abdul Hamid turun langsung meninjau kondisi jembatan Sentong di Kabupaten Bondowoso yang ditutup total setelah ambles, Rabu (25/2/1026).

Setibanya dilokasi, Wagub Emil disambut masyarakat sekitar dan jajaran instansi Dinas Perhubungan Provinsi Jatim dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Wagub Emil menjelaskan, awalnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jatim sudah terlebih dulu mengambil langkah inisiatif untuk merancang pembangunan ulang jembatan dengan spesifikasi yang lebih kuat dan lebih lebar. Namun ternyata, jembatan Sentong ambles lebih dulu.

“Jembatan Sentong ini berada di jantung kota dan merupakan ruas jalan provinsi. Maka memperhatikan kondisi selama beberapa tahun terakhir rekan di PU mengambil langkah inisiatif untuk merancang, menganggarkan dan mengadakan lelang pembangunan ulang jembatan dengan spesifikasi yang lebih kuat,” kata Wagub Emil.

“Ternyata belum dilaksanakan, jembatan ambles. Sudah terbukti jembatan ini rapuh karena usianya sudah lebih dari 1 abad. Ini yang menjadi sebuah keputusan yang membawa kemaslahatan,” imbuhnya.

Untuk itu dengan kejadian seperti ini, Wagub Emil menilai pembangunan bisa lebih cepat dilakukan. Dari yang awalnya pengerjaan dibulan April akan dipercepat sesegera mungkin. Nantinya pelaksanaan pembangunan ulang dengan estimasi 8 bulan menggunakan konstruksi girder beton total anggaran Rp17.5 Milyar.

“Harusnya April pengerjaannya karena asumsinya saat itu masih bisa dilalui. Sekarang harus ditutup, sehingga untuk mengurangi kesulitan warga sebaiknya ini dimulai lebih awal. Katakanlah dibulan Ramadhan ini bisa dimulai harapannya,” tambahnya.

“Kemudian untuk pelaksanaannya estimasi 8 bulan. Tentu untuk mempercepat pembangunan jembatan yang seperti ini tidak boleh melanggar kaidah teknis. Anggaran Rp17.5 Milyar dan mudah mudahan terbangun dengan kokoh dan aset kebanggaan masyarakat Bondowoso,” terangnya.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar

Tak hanya meninjau, dirinya juga berkesempatan berbincang singkat dan menyapa masyarakat sekitar yang terkena dampak penutupan jembatan Sentong yang juga menghubungkan Bondowoso dan Jember.

Wagub Emil juga bersyukur, masyarakat mau memahami dan berkorban selama 8 bulan untuk pembangunan ulang jembatan dengan spesifikasi yang lebih kokoh. Selain itu, lebar jembatan juga akan diperluas dari sebelumnya 9 meter menjadi 14 meter.

“Atas amanah dari Ibu Gubernur, kami juga menyapa warga dan memang ini nyatanya tidak bisa dilewati. Maka untuk sementara waktu kami himbau warga sekitar bisa menggunakan jalan alternatif atau jalan Kabupaten,” lanjutnya.

“Ini kan jalan mau dilebarkan jadi pasti tidak bisa dilalui. Alhamdulillah masyarakat luar biasa mau memahami. Tentu tentu ada pengorbanan sementara, pengorbanan 8 bulan ini akan dijawab dengan jembatan yang kokoh dan lebar untuk jangka waktu yang sangat panjang,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

WhatsApp