Unesa Ubah Arah Pendidikan, Rektor Cak Hasan Ingatkan Lulusan Harus Tangguh Hadapi Disrupsi Global

- Publisher

Rabu, 29 April 2026 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Unesa Cak Hasan didampingi Wakil Rektor 1 Martadi. (Foto: Istimewa)

Rektor Unesa Cak Hasan didampingi Wakil Rektor 1 Martadi. (Foto: Istimewa)

Surabaya – Persaingan global di tengah derasnya arus digitalisasi menuntut sumber daya manusia (SDM) memiliki strategi adaptif agar mampu bertahan. Tantangan itu terasa kuat di sektor pendidikan, yang menjadi pusat lahirnya inovasi dan pengembangan pengetahuan.

Arah baru pendidikan tinggi pun mulai ditegaskan Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Kampus ini tak lagi sekadar mencetak sarjana, tetapi menargetkan lulusan dengan mental tangguh menghadapi disrupsi global yang kian dinamis.

Pesan itu disampaikan Rektor Unesa Prof Dr Nurhasan, M.Kes., usai memimpin wisuda ke-119 di Graha Unesa, Rabu (29/4/2026). Ia menyoroti perubahan drastis dunia kerja dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan yang diprediksi akan menggerus banyak profesi konvensional.

“Geopolitik dan teknologi bergerak sangat cepat. Kalau mental tidak siap, lulusan akan kalah sebelum masuk arena,” tegasnya.

Menurut dia, tantangan ke depan bukan hanya soal kompetensi teknis. Lebih dari itu, lulusan dituntut memiliki daya tahan menghadapi tekanan, ketidakpastian, dan perubahan yang cepat. Karena itu, Unesa mulai mendorong mata kuliah tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga menanamkan daya juang.

Langkah tersebut diikuti pembenahan kurikulum yang lebih progresif. Kampus mengintegrasikan program pendamping ijazah untuk memperkuat keterampilan praktis mahasiswa agar selaras dengan kebutuhan industri.

Meski demikian, Unesa tidak serta-merta mengorbankan program studi nonindustri. Wacana restrukturisasi atau penutupan program studi masih dalam tahap kajian.

“Ada prodi yang langsung terserap industri, ada yang tidak. Namun, yang tidak pun tetap penting bagi kepentingan bangsa, termasuk budaya dan pembangunan jangka panjang,” ujarnya.

Selain itu, Unesa juga memperkuat fungsi career center guna memastikan lulusan terserap di pasar kerja sekaligus menjaga relevansi program studi.

BACA JUGA  Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah

Dalam momentum wisuda tersebut, capaian mahasiswa juga menjadi sorotan. Salah satunya Adi Tarigan dari S1 Pendidikan Luar Biasa (PLB) yang mampu menyelesaikan studi hanya dalam tujuh semester.

Di sisi internal, Unesa menempuh langkah berbeda dibanding banyak perguruan tinggi lain, yakni berinvestasi besar pada sumber daya manusia. Kampus memberikan fasilitas pendidikan gratis bagi pegawai tetap untuk melanjutkan studi S2 hingga S3.

“Kami tidak hanya membangun mahasiswa, tetapi juga dosen dan tenaga kependidikan. Ini investasi jangka panjang,” kata Nurhasan.

Langkah tersebut menegaskan pergeseran peran kampus, dari sekadar lembaga pendidikan menjadi pusat pembentukan manusia adaptif yang siap menghadapi tekanan global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seminar Nasional IPM Jatim, Lia Istifhama Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Kekerasan
DPD RI Lia Istifhama Beberkan Cara Membangun Generasi Tangguh dan Bebas Kekerasan
Gubernur Khofifah Ajak Alumni UNAIR di Riau Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Daerah
Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik
Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera
Gubernur Khofifah Sambut 120 Murid ADEM Repatriasi 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas di Jatim
KKN UWKS Hadirkan Program Lingkungan, UMKM dan Literasi Digital untuk Warga Desa Pengalangan
Puguh DPRD Jatim Dorong Gaji Guru Rp5 Juta, Minta Pemerintah Pakai Acuan UMP-UMK

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:26 WIB

Seminar Nasional IPM Jatim, Lia Istifhama Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Kekerasan

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:12 WIB

DPD RI Lia Istifhama Beberkan Cara Membangun Generasi Tangguh dan Bebas Kekerasan

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:47 WIB

Gubernur Khofifah Ajak Alumni UNAIR di Riau Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:56 WIB

Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:09 WIB

Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera

Berita Terbaru