Unesa Jaga Integritas UTBK-SNBT 2026, Dugaan Kecurangan Berhasil Ditangani

- Publisher

Selasa, 21 April 2026 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan UTBK - SNBT 2026 di Kampus Universitas Negeri Surabaya. (Foto:  Istimewa)

Pelaksanaan UTBK - SNBT 2026 di Kampus Universitas Negeri Surabaya. (Foto: Istimewa)

Surabaya – Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menegaskan komitmennya menjaga integritas pelaksanaan UTBK-SNBT 2026. Pada hari pertama ujian, Selasa (21/4/2026), panitia menemukan dugaan kecurangan yang langsung ditangani tanpa mengganggu jalannya tes.

Ujian sesi pertama yang berlangsung pukul 06.45–10.30 WIB tetap berjalan kondusif meski ada temuan tersebut. Panitia memastikan proses penanganan dilakukan cepat dan sesuai prosedur.

Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi mengatakan pihaknya sejak awal telah memetakan potensi kecurangan, terutama pada program studi tertentu seperti kedokteran.

“Kami sudah mengantisipasi sejak awal. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, ada prodi yang memiliki risiko kecurangan lebih tinggi. Karena itu, pengawasan kami perketat dan SOP dijalankan lebih rinci,” ujarnya.

Dari hasil pengawasan, panitia menemukan indikasi praktik perjokian yang melibatkan dugaan pemalsuan dokumen. Meski begitu, peserta tetap diperbolehkan menyelesaikan ujian sebelum diamankan untuk pemeriksaan lanjutan.

“Ini menunjukkan SOP berjalan. Sekecil apa pun potensi kecurangan bisa kami deteksi. Setelah ujian selesai, langsung kami tindak lanjuti,” tambahnya.

Hasil pemeriksaan awal mengungkap adanya dugaan pemalsuan dokumen, mulai dari ijazah hingga identitas kependudukan. Untuk memastikan keabsahan, panitia berkoordinasi dengan pihak sekolah asal peserta.

Sekolah kemudian mengirimkan salinan ijazah asli beserta identitas lengkap. Dari verifikasi tersebut, ditemukan kesamaan nama, namun terdapat perbedaan pada foto yang digunakan, sehingga mengindikasikan dokumen yang dibawa peserta bukan asli.

Selain itu, identitas kependudukan yang digunakan juga diduga palsu. Temuan ini langsung dikoordinasikan dengan panitia pusat UTBK-SNBT dan aparat kepolisian untuk proses lebih lanjut.

Martadi menilai temuan tersebut menjadi bukti sistem pengawasan berjalan efektif. Menurutnya, berbagai potensi kecurangan, termasuk yang sulit terdeteksi secara kasat mata, kini bisa diungkap lebih akurat.

BACA JUGA  Seminar Nasional IPM Jatim, Lia Istifhama Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Kekerasan

Unesa juga menerapkan langkah pencegahan, seperti pemeriksaan ketat peserta, pembatasan barang bawaan, penggunaan sistem pengamanan tas, hingga penyediaan sandal khusus guna mencegah penyalahgunaan perangkat tersembunyi.

“Kami ingin semua peserta mendapat kesempatan yang adil. Integritas menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan UTBK ini,” tegasnya.

Secara keseluruhan, pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 hari pertama di Unesa berlangsung lancar, aman, dan kondusif, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem seleksi nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seminar Nasional IPM Jatim, Lia Istifhama Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Kekerasan
DPD RI Lia Istifhama Beberkan Cara Membangun Generasi Tangguh dan Bebas Kekerasan
Gubernur Khofifah Ajak Alumni UNAIR di Riau Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Daerah
Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik
Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera
Gubernur Khofifah Sambut 120 Murid ADEM Repatriasi 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas di Jatim
KKN UWKS Hadirkan Program Lingkungan, UMKM dan Literasi Digital untuk Warga Desa Pengalangan
Puguh DPRD Jatim Dorong Gaji Guru Rp5 Juta, Minta Pemerintah Pakai Acuan UMP-UMK

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:26 WIB

Seminar Nasional IPM Jatim, Lia Istifhama Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Kekerasan

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:12 WIB

DPD RI Lia Istifhama Beberkan Cara Membangun Generasi Tangguh dan Bebas Kekerasan

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:47 WIB

Gubernur Khofifah Ajak Alumni UNAIR di Riau Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:56 WIB

Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:09 WIB

Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera

Berita Terbaru