Blitar – Upaya pencarian korban tenggelam di Sungai Brantas akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan Isnaini, 50, warga Dusun Sawahan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (20/5/2026).
Korban ditemukan sekitar pukul 11.20 WIB di aliran Sungai Brantas. Lokasinya berjarak sekitar 16,9 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.
Search Mission Coordinator (SMC) operasi SAR, Nanang Sigit P.H., mengatakan pencarian dilakukan secara intensif selama tiga hari dengan menyisir aliran sungai menggunakan sejumlah unsur SAR gabungan.
“Korban ditemukan di aliran Sungai Brantas dan langsung dievakuasi oleh tim gabungan,” ujarnya.
Setelah dievakuasi ke darat, jenazah korban dibawa menuju RSUD Srengat untuk penanganan lebih lanjut oleh petugas berwenang.
Sebelumnya, operasi SAR dimulai sejak hari pertama pascakejadian. Namun, pencarian awal terkendala minimnya pencahayaan karena proses pencarian dilakukan pada malam hari.
Memasuki hari kedua, tim SAR meningkatkan upaya pencarian dengan mengerahkan dua search and rescue unit (SRU) air menggunakan perahu karet untuk menyisir aliran Sungai Brantas. Sedangkan pada hari ketiga, penyisiran dilanjutkan oleh satu SRU air.
Selama proses pencarian, petugas melakukan manuver perahu di sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi korban. Tim SAR darat juga disiagakan untuk memantau area bantaran sungai.
Selain itu, petugas turut meminta warga yang beraktivitas di sekitar sungai agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Malang Raya, BPBD Kabupaten Blitar, Polsek Kanigoro dan Srengat, Koramil Kanigoro dan Sutojayan, PMI, TAGANA, Damkar, RAPI, ORARI, hingga relawan dan warga sekitar.
Editor : Yoyok