SPMB SMP Surabaya 2026 Masuk Tahap Validasi Data, Dispendik Jamin Seleksi Transparan

- Publisher

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPMB SMP Surabaya 2026 Masuk Tahap Validasi Data, Dispendik Jamin Seleksi Transparan. (Foto: Humas Pemkot)

SPMB SMP Surabaya 2026 Masuk Tahap Validasi Data, Dispendik Jamin Seleksi Transparan. (Foto: Humas Pemkot)

Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 jenjang SMP Negeri berjalan sesuai tahapan. Saat ini, proses penerimaan masih berada pada tahap verifikasi dan validasi data calon murid.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan seluruh data yang menjadi dasar seleksi sedang diperiksa secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses penerimaan berlangsung objektif, transparan, dan akuntabel.

“SPMB SMP saat ini masih dalam tahapan verifikasi dan validasi data. Kami memastikan seluruh data dan dokumen calon murid telah sesuai ketentuan sebelum memasuki proses pendaftaran,” ujar Febrina, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, verifikasi mencakup data kependudukan, dokumen jalur afirmasi, mutasi, hingga sertifikat prestasi. Pemeriksaan dilakukan secara detail guna memastikan seluruh persyaratan terpenuhi.

Khusus jalur prestasi, Dispendik masih memverifikasi keabsahan sertifikat perlombaan maupun penghargaan yang diajukan peserta. Pengecekan meliputi kesesuaian jenis prestasi hingga masa berlaku dokumen yang dapat digunakan dalam SPMB tahun ini.

Selain itu, validasi juga dilakukan pada data calon murid jalur afirmasi agar kuota yang tersedia tepat sasaran bagi keluarga yang berhak menerima prioritas layanan pendidikan.

Dispendik juga membuka posko layanan SPMB di seluruh SD dan SMP Negeri serta kantor Dispendik Surabaya. Posko tersebut dapat dimanfaatkan orang tua untuk berkonsultasi maupun mendapatkan bantuan teknis selama proses pendaftaran.

Berdasarkan jadwal, validasi data jalur afirmasi dan prestasi berlangsung hingga 15 Juni 2026. Setelah itu, uji coba pendaftaran tahap kedua digelar pada 15-20 Juni 2026 sebelum pendaftaran resmi dibuka sesuai jalur yang dipilih.

BACA JUGA  Seminar Nasional IPM Jatim, Lia Istifhama Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Kekerasan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seminar Nasional IPM Jatim, Lia Istifhama Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Kekerasan
DPD RI Lia Istifhama Beberkan Cara Membangun Generasi Tangguh dan Bebas Kekerasan
Gubernur Khofifah Ajak Alumni UNAIR di Riau Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Daerah
Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik
Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera
Gubernur Khofifah Sambut 120 Murid ADEM Repatriasi 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas di Jatim
KKN UWKS Hadirkan Program Lingkungan, UMKM dan Literasi Digital untuk Warga Desa Pengalangan
Puguh DPRD Jatim Dorong Gaji Guru Rp5 Juta, Minta Pemerintah Pakai Acuan UMP-UMK

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:26 WIB

Seminar Nasional IPM Jatim, Lia Istifhama Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Kekerasan

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:12 WIB

DPD RI Lia Istifhama Beberkan Cara Membangun Generasi Tangguh dan Bebas Kekerasan

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:47 WIB

Gubernur Khofifah Ajak Alumni UNAIR di Riau Perkuat Kolaborasi demi Kemajuan Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:56 WIB

Ini 4 Prinsip Keseimbangan Ala Lia Istifhama agar Pelajar Tak Hanya Unggul Akademik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:09 WIB

Puguh DPRD Jatim Dukung Putusan MK soal Sekolah Gratis, Guru Juga Harus Sejahtera

Berita Terbaru