Santri Sidoarjo Keracunan MBG,Pihak Ponpes Mamba’ul Hikam Beri Pernyataan Resmi

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Rabu, 2 September 2026 - 04:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak depan Pondok Pesantren Mamba'ul Hikam Tanggulangin Sidoarjo. (Dok. Istimewa)

Tampak depan Pondok Pesantren Mamba'ul Hikam Tanggulangin Sidoarjo. (Dok. Istimewa)

Sidoarjo – Sebagian besar santri Pondok Pesantren Mamba’ul Hikam Tanggulangin yang sebelumnya diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) telah kembali ke pondok. Kondisi mereka disebut sehat dan stabil.

Pengasuh Ponpes Mamba’ul Hikam, Gus Bahron Nafi memastikan para santri telah mendapatkan penanganan medis. Sebagian santri yang hanya mengalami keluhan ringan juga sudah diperbolehkan kembali ke pondok.

“Memang ada yang sudah kembali ke pondok. Keluhannya ringan, seperti pusing-pusing,” kata Gus Nafi, Rabu (2/9/2026).

Selain kembali ke pondok, sejumlah santri yang telah keluar dari rumah sakit juga meminta izin untuk pulang ke rumah. Pihak pesantren memberikan izin tersebut.

Di sisi lain, ada santri yang memilih tetap tinggal di pondok. Mereka merasa kondisi tubuhnya sudah membaik dan tidak mengalami keluhan berarti.

Gus Bahron Nafi menyebut masih ada beberapa santri yang menjalani perawatan di rumah sakit. Namun, kondisi mereka mendapat perhatian dan penanganan medis.

“Memang ada yang masih perlu dirawat di rumah sakit. Alhamdulillah mereka juga diperhatikan dengan baik,” ujarnya.

Pihak Ponpes Mamba’ul Hikam sekaligus membantah kabar adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. Informasi yang menyebut terdapat santri meninggal dunia dipastikan tidak benar atau hoax. 

“Kami pastikan itu hoax sepenuhnya,” tegas Gus Nafi.

Pesantren juga menepis spekulasi yang menyebut sumber dugaan keracunan berasal dari dapur internal pondok. Gus Bahron meminta wali santri dan masyarakat tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Pihak pesantren mengimbau seluruh wali santri tetap tenang dan bijak dalam menyikapi perkembangan informasi terkait kondisi para santri.

“Untuk update informasi yang akurat tentang kondisi santri, silakan merujuk langsung pada pengumuman resmi dari pondok pesantren,” pungkasnya.

BACA JUGA  Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

WhatsApp