Puguh DPRD Jatim Dorong Perluasan Desa Tangguh Bencana, Mitigasi Harus Dimulai dari Desa

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Jawa Timur Dapil Malang Raya Puguh Wiji Pamungkas saat menjadi narasumber pada pembukaan Pelatihan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang diselenggarakan BPBD Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Malang di Desa Ngembal, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. (dok. Istimewa)

Anggota DPRD Jawa Timur Dapil Malang Raya Puguh Wiji Pamungkas saat menjadi narasumber pada pembukaan Pelatihan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang diselenggarakan BPBD Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Malang di Desa Ngembal, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. (dok. Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Malang – Anggota DPRD Jawa Timur dari Dapil Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus memperluas program Desa Tangguh Bencana (Destana) sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman bencana yang kerap melanda berbagai wilayah di Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Puguh saat menjadi narasumber pada pembukaan Pelatihan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang diselenggarakan BPBD Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Malang di Desa Ngembal, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Selasa (14/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut hadir jajaran Forkopimcam Wajak, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang beserta jajaran, serta tokoh masyarakat setempat.

Menurut Puguh, program Destana merupakan investasi penting dalam membangun budaya sadar bencana di tingkat desa. Sebab, masyarakat merupakan pihak pertama yang menghadapi risiko ketika bencana terjadi.

“Program Destana adalah salah satu program unggulan BPBD Provinsi Jawa Timur yang sangat strategis. Masyarakat desa perlu dibekali kemampuan mitigasi sehingga mampu bertindak cepat, tepat, dan mandiri saat menghadapi bencana,” ujar Sekretaris Fraksi PKS di DPRD Jawa Timur itu.

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi dari BPBD Kabupaten Malang, hingga saat ini telah terbentuk sekitar 166 Desa Tangguh Bencana dari total sekitar 390 desa yang ada di Kabupaten Malang.

Menurutnya, capaian tersebut patut diapresiasi, namun masih perlu terus diperluas mengingat tingginya potensi bencana di wilayah Jawa Timur, khususnya Kabupaten Malang.

“Jawa Timur merupakan daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Karena itu, pembentukan Destana harus terus diperluas agar semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan mitigasi kebencanaan,” katanya.

Puguh menjelaskan, keberhasilan pengurangan risiko bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

BACA JUGA  Senator Lia Istifhama Dorong Penguatan JLS dan Trans Jatim untuk Konektivitas Wilayah Selatan

Ia menilai pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, organisasi masyarakat, dan warga menjadi kunci keberhasilan mitigasi bencana.

“Kolaborasi aktif seluruh unsur sangat penting. Ketika masyarakat sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan menghadapi bencana, maka dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan,” jelasnya.

Pelatihan Destana yang berlangsung selama tujuh hari tersebut, lanjut Puguh, merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang didukung DPRD Jatim dalam meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.

“Melalui pelatihan yang didampingi fasilitator kompeten, masyarakat tidak hanya memahami teori kebencanaan, tetapi juga memiliki kemampuan praktis dalam melakukan mitigasi dan penanganan awal ketika bencana terjadi,” tuturnya.

Puguh berharap program Desa Tangguh Bencana terus diperluas hingga menjangkau seluruh desa di Jawa Timur sehingga mampu memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus mengurangi risiko korban maupun kerugian akibat bencana.

“Semakin banyak desa yang tangguh, semakin siap pula masyarakat Jawa Timur menghadapi berbagai ancaman bencana. Ini adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan
600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:40 WIB

Gubernur Khofifah Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Tremas Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp