Surabaya – Terpilih sebagai Ketua DPC PKB Kota Malang periode 2026–2031, Hikmah Bafaqih langsung menyiapkan langkah percepatan untuk memperkuat mesin partai. Konsolidasi internal dan eksternal menjadi agenda utama yang akan dijalankan dalam waktu dekat.
Menurut Hikmah, konsolidasi diperlukan untuk menyatukan kekuatan seluruh kader sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen pendukung partai. Langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan politik di Kota Malang yang memiliki karakter masyarakat beragam.
“Yang pertama akan kami lakukan adalah konsolidasi internal dan eksternal bersama seluruh stakeholder serta kekuatan-kekuatan yang selama ini mendukung PKB,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).
Mantan anggota DPR RI itu menilai, amanah yang diterimanya bukan sekadar pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, momentum untuk memperkuat posisi PKB sebagai partai yang dekat dengan masyarakat dan mampu beradaptasi dengan dinamika perkotaan.
Sebagai kota pendidikan sekaligus pusat ekonomi dan jasa, Kota Malang memiliki karakter politik yang berbeda dibanding daerah lain. Masyarakatnya heterogen dengan latar belakang, kebutuhan, dan aspirasi yang beragam.
Karena itu, kata Hikmah, strategi politik yang diterapkan PKB harus mampu menjawab kondisi tersebut. Meski arah perjuangan partai telah dirumuskan oleh DPP PKB, implementasinya tetap harus disesuaikan dengan realitas sosial masyarakat setempat.
“Kami tinggal menyesuaikan dengan situasi riil di Kota Malang. Sentuhan yang berbeda tentu harus dilakukan karena masyarakat Kota Malang memiliki karakter urban dan menjadi kota pendidikan, tetapi di sisi lain masih terdapat wilayah-wilayah yang memiliki nuansa pedesaan,” jelasnya.
Karakter ganda Kota Malang itu, lanjut Hikmah, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi PKB. Pendekatan kepada kalangan mahasiswa, generasi muda, dan masyarakat perkotaan harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat akar rumput yang selama ini menjadi basis partai.
Selain memperkuat struktur organisasi, PKB Kota Malang juga akan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai kalangan. Hikmah menegaskan partainya siap merangkul tokoh masyarakat, akademisi, komunitas, hingga kelompok profesional yang memiliki perhatian terhadap pembangunan politik yang sehat.
Menurutnya, partai politik tidak hanya berfungsi sebagai kendaraan elektoral. Partai juga harus menjadi ruang pendidikan politik bagi masyarakat sekaligus jembatan yang menghubungkan aspirasi warga dengan kebijakan publik.
“Kami akan mengundang semua pihak yang memiliki kompetensi dan perhatian terhadap PKB untuk bersama-sama membangun dan membesarkan partai. PKB harus menjadi institusi politik yang mampu menjalankan fungsi edukasi politik dan mengagregasi aspirasi masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, PKB Kota Malang diharapkan mampu menghadirkan energi segar dalam memperkuat peran partai di tengah masyarakat. Konsolidasi organisasi, adaptasi terhadap karakter masyarakat urban, serta kolaborasi lintas elemen menjadi fokus utama untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Yoyok
Sumber Berita: digitaljatim.com












