Efisiensi Tak Jadi Alasan, Setwan DPRD Jatim Tetap Moncer dengan Nilai 98,78 Persen

- Reporter

Rabu, 29 April 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Efisiensi Tak Jadi Alasan, Setwan DPRD Jatim Tetap Moncer dengan Nilai 98,78 Persen.

Efisiensi Tak Jadi Alasan, Setwan DPRD Jatim Tetap Moncer dengan Nilai 98,78 Persen.

Surabaya – Tekanan efisiensi anggaran dan penerapan skema Work From Home (WFH) tak membuat kinerja Sekretariat DPRD Jawa Timur (Setwan DPRD Jatim) mengendur. Di bawah komando Sekretaris DPRD Jatim, Ali Kuncoro, performa lembaga justru menunjukkan tren positif.

Terbaru, Setwan DPRD Jatim menempati peringkat kedua terbaik senilai 98,78 persen dalam monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik dengan predikat informatif. Posisi tersebut berada tepat di bawah Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur sebesar 99,44 persen.

Capaian itu menegaskan bahwa kinerja birokrasi tetap moncer di tengah berbagai keterbatasan. Fakta tersebut mengemuka dalam Diskusi Indrapura bertema Kinerja DPRD Jatim di Tengah Efisiensi 2026 yang digelar di ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Jatim, Rabu (29/4/2026).

Sekretaris DPRD Jawa Timur Ali Kuncoro menegaskan, efisiensi bukan menjadi penghambat produktivitas. Sebaliknya, kebijakan tersebut justru menjadi kunci menjaga kinerja tetap optimal.

“Di tengah efisiensi dan WFH, kami tetap aktif dan produktif. Kehadiran Pokja Indrapura juga sangat membantu, termasuk dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap keterbukaan informasi,” ujarnya.

Ia mengibaratkan sekretariat DPRD Jatim sebagai kendaraan besar yang harus terus melaju meski menghadapi tekanan fiskal. Karena itu, diperlukan strategi adaptif tanpa menghilangkan fungsi representatif kepada masyarakat.

“Ada tiga hal yang kami lakukan, yakni penyesuaian tanpa kehilangan ruh representatif, inovasi berbasis prioritas, serta keselarasan dengan program pemerintah seperti Nawa Bhakti Satya dan Asta Cita,” jelas Ali.

Ali juga menekankan pentingnya pelayanan paripurna. Menurutnya, satu keluhan dari anggota dewan menjadi indikator bahwa sistem belum berjalan maksimal.

“Kalau masih ada komplain, berarti kita harus berbenah. Pelayanan harus tuntas,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim Budiono mengapresiasi langkah sekretariat dalam menyikapi kebijakan efisiensi fiskal.

BACA JUGA  Bikin Haru, Mahasiswa KIP Polteksi Beri Buket Mawar untuk Ning Lia

“Di tengah efisiensi dan WFH, kinerja Setwan DPRD Jatim sudah tepat. Semangat kebersamaan dan kerja maksimal tetap terjaga,” ujarnya.

Budiono juga menyoroti langkah konkret efisiensi, termasuk penghematan energi dan BBM. Ia mengaku kini beralih menggunakan transportasi umum.

“Saya sekarang naik kereta api dari Bojonegoro ke Surabaya. Penghematan bisa sampai 50 liter BBM,” ungkapnya.

Senada, Komisioner Komisi Informasi Publik Jawa Timur, Solahudin, menyebut capaian tersebut sebagai bukti komitmen terhadap keterbukaan informasi publik.

“Bertepatan dengan Hari Keterbukaan Informasi Nasional 30 April, Setwan DPRD Jatim selangkah di depan,” tuturnya.

Dari total 64 badan publik yang dievaluasi, hanya 18 yang meraih predikat informatif.

“Artinya, capaian Setwan DPRD Jatim ini bukan hal biasa, tetapi termasuk yang terbaik di Jawa Timur,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Pemecatan Guru Makin Sorot Publik, Senator Lia Istifhama: Marwah Pendidik Harus Dijaga
Prudential Banking Jadi Bahasan Utama Diskusi Senator Lia Istifhama Bersama Bank Mandiri
Bikin Haru, Mahasiswa KIP Polteksi Beri Buket Mawar untuk Ning Lia
Ning Lia Istifhama Soroti Pentingnya Kredit Inklusif, Apresiasi Bank Mandiri Regional VIII
Perusakan Mobil Wisatawan Bikin Resah, Puguh DPRD Jatim: Ancaman Serius bagi Pariwisata
Suli Daim DPRD Usul Grand Design BUMD Jatim, Fokus Investasi dan PAD
Nasih Aschal DPRD Minta Reformasi Total BUMD Jatim, Harus Akuntabel dan Kompetitif
BUMD Jatim Disorot, FPKS: Banyak Aset Idle hingga Minim Kontribusi PAD

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:56 WIB

Polemik Pemecatan Guru Makin Sorot Publik, Senator Lia Istifhama: Marwah Pendidik Harus Dijaga

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:48 WIB

Prudential Banking Jadi Bahasan Utama Diskusi Senator Lia Istifhama Bersama Bank Mandiri

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:06 WIB

Bikin Haru, Mahasiswa KIP Polteksi Beri Buket Mawar untuk Ning Lia

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:44 WIB

Ning Lia Istifhama Soroti Pentingnya Kredit Inklusif, Apresiasi Bank Mandiri Regional VIII

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:10 WIB

Perusakan Mobil Wisatawan Bikin Resah, Puguh DPRD Jatim: Ancaman Serius bagi Pariwisata

Berita Terbaru

Pemerintahan & Kebijakan

230 Calon Kades Digembleng di Pendopo Delta Wibawa, Ini Pesan Bupati Subandi

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:42 WIB