Perda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disahkan DPRD Jatim, Gubenur Khofifah Soroti 4.915 Lulusan SMK Jatim Terserap di 13 Negara

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sampaikan pendapat akhir gubernur dalam sidang paripurna DPRD Jawa Timur. (dok. Istimewa)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sampaikan pendapat akhir gubernur dalam sidang paripurna DPRD Jawa Timur. (dok. Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi kepada DPRD Jawa Timur yang telah menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah dalam rapat paripurna DPRD Jawa Timur, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, pembahasan Raperda berlangsung dengan mengedepankan prinsip keterbukaan, musyawarah, dan semangat kebersamaan antara eksekutif dan legislatif.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Jawa Timur atas kontribusi, partisipasi, serta berbagai masukan dan rekomendasi selama proses pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025,” ujar Khofifah.

Gubernur Khofifah mengatakan, seluruh fraksi dan komisi DPRD Jawa Timur menerima dan menyetujui Raperda tersebut dengan sejumlah catatan, rekomendasi, dan koreksi yang akan menjadi bahan evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Seluruh masukan, koreksi, dan evaluasi tersebut akan kami cermati bersama sebagai bahan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya pengelolaan keuangan yang transparan, efektif, dan akuntabel,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pembahasan Raperda telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari pembahasan Badan Anggaran, pemandangan umum fraksi, pembahasan di tingkat komisi, hingga pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD.

Khofifah juga menegaskan, rekomendasi yang disampaikan DPRD, termasuk yang berkaitan dengan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), akan ditindaklanjuti bersama.

“Sebagian rekomendasi BPK juga menjadi kewajiban DPRD. Karena itu, mari kita tindak lanjuti bersama-sama,” tegasnya.

Selanjutnya, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Raperda yang telah disetujui bersama akan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

BACA JUGA  Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan

Dalam kesempatan itu, Khofifah turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Jawa Timur. Salah satunya sektor pariwisata yang mengalami peningkatan signifikan selama masa libur sekolah.

Menurutnya, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Jawa Timur selama 14 hari masa liburan mencapai sekitar 6,1 juta orang atau meningkat 21 persen dibandingkan periode sebelumnya. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di Indonesia.

“Peningkatan kunjungan wisata berdampak langsung terhadap sektor perhotelan, penginapan, transportasi, hingga pelaku UMKM. Ini menunjukkan roda ekonomi daerah bergerak dengan baik,” kata Khofifah.

Di bidang pendidikan vokasi, Khofifah menyebut Jawa Timur juga mencatatkan capaian membanggakan. Sebanyak 4.915 lulusan SMK diterima bekerja maupun melanjutkan pendidikan di 13 negara.

“Jumlah itu menjadi yang tertinggi di Indonesia. Ini menunjukkan kualitas pendidikan vokasi di Jawa Timur terus meningkat,” ujarnya.

Khofifah menambahkan, capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mengelola APBD secara transparan, efektif, efisien, dan akuntabel.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin antara eksekutif dan legislatif dapat terus diperkuat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terbangun selama ini. Semoga kemitraan ini terus berlanjut untuk mewujudkan Jawa Timur yang semakin sejahtera, adil, makmur, dan merata,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan
Wagub Emil Bertemu Dubes Austria, Kerja Sama Ekonomi hingga Budaya Jadi Sorotan
Wagub Emil Pastikan Distribusi BBM di Jatim Lancar, Pasokan SPBU Terjaga
Tunggakan Jukir Tembus Rp900 Juta, Dishub Sidoarjo Ancam Pecat Petugas yang Membandel
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:33 WIB

Wagub Emil Bertemu Dubes Austria, Kerja Sama Ekonomi hingga Budaya Jadi Sorotan

Berita Terbaru

WhatsApp