Perang Lawan Miras, Pemkab Sidoarjo Sita 1.696 Botol dalam Razia Serentak di 18 Kecamatan

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perang Lawan Miras, Pemkab Sidoarjo Sita 1.696 Botol dalam Razia Serentak di 18 Kecamatan

Perang Lawan Miras, Pemkab Sidoarjo Sita 1.696 Botol dalam Razia Serentak di 18 Kecamatan

Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Forkopimda dan Forkopimka kembali menggencarkan perang terhadap peredaran minuman keras (miras) ilegal. Dalam razia serentak yang digelar pada Sabtu (1/8/2026) malam, petugas menyita sebanyak 1.696 botol miras dari berbagai lokasi di 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.

Operasi gabungan tersebut menyasar seluruh kecamatan secara bersamaan. Dari hasil razia, sebanyak 845 botol miras diamankan di wilayah kecamatan luar Kota Sidoarjo. Sementara temuan terbesar berada di kawasan Graha Kota dengan total 851 botol.

Bupati Sidoarjo, Subandi mengatakan razia dilakukan serentak dengan melibatkan para camat yang turun langsung ke lapangan bersama unsur Forkopimda dan Forkopimka. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memberantas peredaran miras yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat

“Sidoarjo perang melawan miras. Alhamdulillah, malam ini ada temuan dari teman-teman camat di tiap kecamatan yang bergerak serentak,” kata Subandi.

Dalam operasi itu, petugas juga menemukan modus baru penyimpanan miras. Salah satu lokasi yang digerebek ternyata berkedok toko vape.

Dari bagian depan, bangunan tersebut tampak seperti toko rokok elektrik. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, bagian belakang bangunan justru dijadikan gudang penyimpanan ratusan botol miras.

“Tadi sudah kita cek. Kalau dilihat dari depan tokonya adalah toko vape. Namun ternyata di bagian belakangnya adalah gudang yang isinya miras semua. Kurang lebih ada 851 botol di sana,” ungkapnya.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan dugaan penyalahgunaan izin distributor minuman beralkohol. Pemegang izin distributor diduga menjual miras secara eceran kepada konsumen melalui aplikasi daring.

Subandi menegaskan, Pemkab Sidoarjo tidak pernah memberikan izin penjualan miras golongan B. Tempat hiburan maupun karaoke yang memiliki izin hanya diperbolehkan menjual minuman beralkohol golongan A sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA  Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

“Jangan coba-coba mengelabui petugas. Pura-pura jadi distributor, tapi ternyata jual eceran lewat aplikasi online. Ini yang terus kita jaga dan tindak tegas,” tegasnya.

Subandi mengapresiasi para camat yang terlibat langsung dalam razia tersebut. Menurutnya, hampir seluruh kecamatan yang disisir berhasil mengungkap adanya peredaran miras di wilayah masing-masing.

“Kami memastikan seluruh laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti. Barang bukti yang ditemukan juga akan disita sebagai bagian dari penegakan hukum terhadap peredaran miras ilegal di Kabupaten Sidoarjo,” imbuhnya.

Di sisi lain, Camat Sidoarjo Kota, Mokhamad Aziz Muslim, mengajak masyarakat ikut berperan aktif mengawasi peredaran miras di lingkungan sekitar.

“Kepada seluruh masyarakat, waspada dan hati-hati dengan peredaran miras. Apabila ada informasi, mohon segera dilaporkan kepada kami,” tutupnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat
Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal
Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan
Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka
Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat
Kekeringan Pasuruan, Gubernur Khofifah Kirim 45 Tandon dan 500 Jeriken untuk Warga
Gubernur Khofifah Salurkan 120 Rit Air Bersih untuk 38.270 Keluarga Terdampak Kekeringan di Blitar
Tunggakan Empat TPS 3R ke TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo Capai Rp1,13 Miliar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:59 WIB

Ali Mufthi Tinjau Pembangunan Bronjong Sungai Ngasinan, 70 Meter Tanggul Diperkuat

Rabu, 9 September 2026 - 21:48 WIB

Puguh DPRD Jatim Soroti Banjir Sawojajar 2 Malang, Normalisasi Saluran Dikawal

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

Ning Lia: Gen Z Boleh Keren dan Modern, tapi Akhlak Rasulullah Harus Jadi Pegangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:41 WIB

Sebulan Tinggal di Pesantren, Ning Lia Datangi Mahasiswa Baru dan Dengarkan Cerita Mereka

Senin, 7 September 2026 - 23:07 WIB

Hadiri Maulid Nabi Bersama Kader PKK Pasuruan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Akhlak dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Berita Terbaru

WhatsApp