Penipu Catut Nama Bupati Subandi, Modus Minta Sumbangan hingga Kirim Rekening Palsu

Penulis Syaiful Hidayat
Editor -

- Author

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penipu Catut Nama Bupati Subandi, Modus Minta Sumbangan hingga Kirim Rekening Palsu. (Dok. Istimewa)

Penipu Catut Nama Bupati Subandi, Modus Minta Sumbangan hingga Kirim Rekening Palsu. (Dok. Istimewa)

Sidoarjo – Nama Bupati Sidoarjo H Subandi S,H., MKn kembali dicatut untuk aksi penipuan. Pelaku menggunakan akun media sosial palsu dan mengatasnamakan Subandi untuk meminta sumbangan kepada masyarakat.

Pemkab Sidoarjo meminta masyarakat waspada dan tidak mudah percaya terhadap pesan maupun komunikasi dari pihak yang mengaku sebagai Bupati Subandi. Masyarakat juga diminta tidak memberikan data pribadi maupun melakukan transfer uang.

“Kami imbau masyarakat untuk tidak langsung percaya. Tidak memberikan data pribadi maupun perbankan,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo Eri Sudewo, Minggu (9/8/2026).

Eri mengatakan pihak yang mencatut nama Bupati Subandi dapat menghubungi masyarakat melalui berbagai saluran, mulai media sosial, pesan pribadi, hingga nomor telepon. Modus yang digunakan di antaranya meminta uang atau donasi untuk pembangunan maupun renovasi masjid dan musala.

“Masyarakat diminta tidak percaya dengan akun atau permintaan seperti itu sebelum memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo,” tegas Eri dalam pernyataan resmi Pemkab Sidoarjo.

Jika menerima komunikasi mencurigakan, masyarakat diminta menyimpan bukti percakapan atau komunikasi. Bukti tersebut kemudian dapat dilaporkan kepada Pemkab Sidoarjo maupun aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti.

“Pesan Pemkab Sidoarjo sederhana. Jangan mudah percaya. Selalu verifikasi. Jangan transfer sebelum memastikan kebenarannya,” tandas Eri.

Pemkab Sidoarjo menegaskan masyarakat perlu mewaspadai seluruh bentuk komunikasi yang mengatasnamakan Bupati Subandi, terutama jika disertai permintaan uang atau donasi.

“Jika menemukan indikasi penipuan, simpan buktinya dan segera laporkan,” pungkas Eri.

Aksi penipuan dengan mencatut nama Bupati Subandi ternyata bukan kali pertama terjadi. Modus serupa pernah muncul menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Saat itu, pelaku menghubungi sejumlah calon korban dengan mengatasnamakan Bupati Sidoarjo. Pelaku meminta uang hingga Rp 50 juta dan membujuk korban agar segera melakukan transfer.

BACA JUGA  Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal

Salah satu yang mengalami percobaan penipuan tersebut adalah Ketua Lazisnu PCNU Sidoarjo Dodi Dhiyauddin. Dodi mengungkapkan aksi tersebut bermula dari sebuah pesan WhatsApp.

Beruntung, Dodi tidak langsung percaya. Dia menemukan sejumlah kejanggalan dalam komunikasi tersebut. Salah satunya suara dan logat pelaku yang berbeda dengan suara asli Bupati Subandi.

Pelaku juga disebut memiliki logat bahasa yang kental dengan dialek luar Sidoarjo.

Tak berhenti di situ, pelaku mengirimkan nomor rekening melalui WhatsApp. Namun, rekening tersebut tidak tercatat atas nama Bupati Subandi maupun instansi resmi.

Rekening BRI yang diberikan pelaku justru tercatat atas nama Della Pujianti.

Kecurigaan Dodi semakin kuat ketika pelaku mengajaknya melakukan video call. Saat panggilan video berlangsung, pelaku tidak berani menunjukkan wajahnya di depan kamera.

“Alhamdulillah saya selamat dan tidak sempat mentransfer uang tersebut,” tutup Dodi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : -

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo
Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura
Ning Lia Ajak Generasi Muda Jadikan Hari Santri Nasional sebagai Momentum Kebangkitan Peradaban
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi
Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan
Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun
Senator Lia Istifhama Jadi Pembina Solidaritas KING, Dorong Potensi Lokal Nganjuk Makin Dikenal
Anak Disabilitas Jadi Korban Perundungan hingga Meninggal, Senator Lia Istifhama Soroti Pentingnya Deteksi Dini
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:07 WIB

600 Personel Gabungan Tertibkan 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Senator Lia Istifhama Soroti Keadilan Pembagian Dana Cukai untuk Madura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk 196 KK Terdampak Kekeringan di Ngawi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Gubernur Khofifah Tinjau Karhutla Tahura R Soerjo di Pasuruan, Prioritaskan Keselamatan Petugas dan Relawan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Zahlul DPRD Sidoarjo Soroti Kedisiplinan 1.500 Pengendara dalam Motoran Santun

Berita Terbaru

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp