Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) mulai membuka posko Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di seluruh SD dan SMP negeri se-Kota Surabaya. Posko tersebut mulai efektif beroperasi pada pekan ini.
Sekretaris Dispendik Surabaya, Putri Aisyah Mahanani mengatakan, keberadaan posko itu untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi terkait pelaksanaan SPMB 2026. Dengan begitu, orang tua siswa tidak perlu datang langsung ke kantor Dispendik.
“Pekan ini sudah mulai efektif bersamaan. Selanjutnya, kami akan merilis mengenai SPMB,” ujar Putri, Selasa (19/5/2026).
Menurut dia, masyarakat cukup mendatangi sekolah negeri terdekat untuk berkonsultasi terkait mekanisme maupun tahapan SPMB. Seluruh pertanyaan dari wali murid nantinya akan dilayani petugas posko di masing-masing sekolah.
“Jadi seluruh pertanyaan mengenai SPMB bisa disampaikan ke petugas posko di sekolah. Tidak perlu jauh-jauh ke kantor dinas,” jelasnya.
Selain membuka posko layanan, Dispendik Surabaya juga menyiapkan uji coba website SPMB jenjang SD-SMP yang dijadwalkan mulai 22 Mei 2026. Khusus jenjang SMP, simulasi akan dilakukan dua kali, yakni pada 22 Mei dan 28 Mei 2026. Setelah itu, tahap lanjutan digelar pada Juni mendatang.
Putri menuturkan, tahapan uji coba tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada wali murid terkait proses pendaftaran daring SPMB. Selama masa simulasi, masyarakat diperbolehkan mencoba seluruh fitur pendaftaran berkali-kali.
“Sehingga nantinya pada saat pelaksanaan pendaftaran, wali murid sudah memahami,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor : Yoyok











